"I think I found myself a new home. You are my home now, Kim Sunhee."
Ucapan Jaehyun tersebut berhasil membuat gue terdiam. Gue sama sekali nggak pernah berharap atau berpikir kalau gue ini akan menjadi rumahnya Jaehyun. Ya rumah, tempat seseorang untuk berpulang.
"Maybe home is nothing, tapi, rumahku adalah dua tangan yang lagi meluk aku sekarang. Kamu itu tempat aku berpulang. Bukan rumahku di Seongbuk-dong tempatku berpulang, tapi kamu Sunhee." Jaehyun berhenti sebentar sebelum melanjutkan ucapannya, "waktu aku jauh dari kamu, aku ngerasa ada yang beda." Lanjutnya. Ada senyum tipis di wajahnya Jaehyun sekarang. "Tapi setiap aku sama kamu, aku selalu ngerasa nyaman dan betah untuk deket-deket sama kamu."
Gue yang mendengar ucapan dia hanya bisa tersenyum.
"Jaehyun." Panggil gue pelan. Tangan kanannya sekarang mengelus kepala gue.
"Hm?" Jawabnya.
"I'm glad to hear that I'm your home now. Because you know what?"
"Apa?"
"I think I'm home too. Wherever you are every time I'm with you, I'm home. Even though we are hundred thousand miles away from Seoul but if I'm next to you, I'm home."
"So we both are home to each other now." Kata Jaehyun dengan senyum tipisnya yang khas.
"Iya."
"Sunhee." Panggilnya. Tapi senyumnya memudar.
"Ya?"
"Boleh nggak a— ak–" kenapa Jaehyun jadi gagap gini?
"Jangan gagap gitu. Ngomong yang jelas."
Jaehyun mengambil nafas dan menghembuskannya perlahan.
"Can I kiss you?"
"In the forehead?" Gue membalas pertanyaannya dengan pertanyaan lagi.
Jaehyun menggeleng.
"In the cheek? You kissed my cheek two days ago."
Jaehyun menggeleng lagi. Jadi maunya dimana?
"So in my nose?"
"Nggak bukan."
"Terus dimana?" Nggak mungkin kan kalau Jaehyun mau... kiss gue di... bibir?
"In the lips." Kalimat dia barusan menjawab pertanyaan yang ada dibenak gue. He wants to kiss me in the lips?
"Jae..."
"It's okay, kalau kamu nggak mau. Mungkin aku yang terlalu cepet. Hehe maaf." Katanya sambil nyengir dan mengalihkan pandangannya dari mata gue ke kepala gue, tangannya mengelus kepala gue lagi.
"Bukan itu."
"Terus kenapa?" Sekarang matanya kembali menatap gue.
"I've never been kissed in the lips in my entire life. So I didn't know to kiss someone." Kata gue malu-malu. Ya Jaehyun kan sebelumnya udah pernah ya dulu... gue kan belum... sama mantan gue aja gue larang. Because first kiss should be special.
And Jaehyun, he has a special place in my heart now.
"So this is your first kiss then?"
"You're going to kiss me?" Gue menatap Jaehyun sedikit panik.
"Do you want me too?"
"Well yeah– but I don't know how? Should I see the tutorial on youtube first?"
"Instead of watching the tutorial on youtube why didn't you just kiss me instead."
WAH PEMIRSA. Detak jantung gue udah nggak karuan nih, cepet banget bisa-bisa 200 detak per menit. Nggak deng.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dr. Jung | Jung Jaehyun
Fanfiction[COMPLETED] "it is very rude of me for not introducing myself. The name's Jaehyun, Jung Jaehyun." Start 9/03/2019 Finish 6/04/2019 #46 in Jaehyun 26/04/2019 #51 in Jaehyun 25/04/2019 #169 in fanfiction 09/04/2019 Copyright © 2019 by peachandpeony
