"Sunheee!! Bantuin packing." Ucap Jaehyun sambil cemberut yang sekarang lagi berdiri di pintu kamarnya Nara.
Kita lagi siap-siap untuk pergi ke New York selama 2 minggu. Ini gue lagi packing bajunya Nara dulu. Gue sih udah selesai packing, jadi gue ke apartemen gue dulu untuk packing dan setelah selesai gue bawa koper gue ke rumahnya Jaehyun.
Jaehyun ini... udah besar padahal. Tapi dia masih butuh bantuan untuk packing. Nggak apa-apa deng, gue senang merasa dibutuhkan.
"Tunggu, kamu liat kan aku lagi packing baju-bajunya Nara?" Kata gue masih melipat baju-bajunya Nara ala-ala Marie Kondo.
"Liat." Jaehyun menghampiri dan duduk di samping gue.
"Kamu packing sebisa kamu aja dulu, nanti aku bantuin sisanya."
"Ini tuh udah maksimal Sunhee, aku udah nggak bisa packing lagi."
"Hhh yaudah bentar-bentar. Aku masih packing bajunya Nara."
Sementara gue memasukan barang-barang Nara ke dalam kopernya, Jaehyun hanya diem aja duduk di lantai.
Barang-barang Nara yang gue bawa itu lumayan banyak. Untuk jaga-jaga aja sebenernya. Ada baju, celana, rok, dress, legging, kaus kaki, sepatu 6 pasang, ikat rambut, sabun mandi, body lotion, pengharum bayi, obat-obatan, dan masih banyak lagi.
"Udah nih, udah selesai." Ucap gue Jaehyun. Nara lagi di ruang tengah, biasa, main sambil nonton.
"Sini aku tutup kopernya." Jaehyun kemudian bangkit dari duduknya dan menutup koper Nara dan memberdirikannya.
"Sekarang bantuin aku ya?" Pintanya sambil menunjuka puppy eyes-nya.
"Yayayayaya."
Jaehyun bergegas menuju kamarnya dan gue mengikutinya dari belakang.
"Nih liat hasil packing aku." Seru Jaehyun sambil menunjuk ke koper hitamnya.
Ini sih bukan packing, tapi ini apa yang dia temuin langsung dia masukin tanpa dilipet terlebih dahulu. Jaehyun orangnya sangat menjaga kebersihan sih, tapi, untuk packing... sangat diragukan. Nggak ada korelasinya sebenarnya antara kebersihan dan packing, tapi gue berpikir kalau orang yang suka bersih, udah pasti bisa packing, tapi ternyata nggak ya?
"Jae ini apaan???" Tanya gue sambil ketawa.
"Kok ketawa?! Itu hasil packing aku."
"Nggak kamu lipet dulu?"
"Gak bisa lipet untuk packing."
Selama ini Jaehyun mempekerjakan seseorang untuk melakukan laundry. Hanya untuk laundry. Ya masuk akal sih kalau dia gak bisa ngelipet.
"Ya ampun, keluarin semuanya deh."
"Kok dikeluarin?!!!?!" Tanyanya kaget.
"Kamu katanya tadi minta bantuan aku untuk packing?"
"Tapi masa dikeluarin semuanya?"
"Jaehyun, ini tuh masih berantakan. Kamu nggak akan bisa bawa barang yang kamu butuhin kalau gini caranya." Gue masih menatap ke Jaehyun sesekali melihat ke kopernya.
"Nurut aja sama aku."
Jaehyun nggak banyak ngomong dan langsung nurut sama ucapan gue. Dia mengeluarkan semua barang-barang yang ada di kopernya. Kopernya ini berantakan banget. Banget.
"Udah nih." Katanya yang duduk di lantai di depan kopernya.
Gue ikut bergabung dengan Jaehyun yang duduk di lantai.
"Ini baju-bajunya udah semua yang mau kamu bawa?" Jaehyun menggeleng.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dr. Jung | Jung Jaehyun
Fanfiction[COMPLETED] "it is very rude of me for not introducing myself. The name's Jaehyun, Jung Jaehyun." Start 9/03/2019 Finish 6/04/2019 #46 in Jaehyun 26/04/2019 #51 in Jaehyun 25/04/2019 #169 in fanfiction 09/04/2019 Copyright © 2019 by peachandpeony
