38. I'm Home

41.1K 5.3K 221
                                        

"Sunhee." Panggil mama.

"Kenapa ma?" Mata gue masih fokus ke jalanan. Nyetir di malam hari itu nggak enak. Gue lebih suka nyetir di siang hari. Kalau malem-malem kayak gini, penglihatan gue kurang tajam.

"Mama pengen deh ketemu sama Jaehyun."

"Kok tiba-tiba?" Gue mengernyitkan dahi gue, walaupun mama gak bisa liat ekspresi gue sekarang karena mama duduknya dibelakang.

"Mama udah denger tentang Jaehyun dari Junmyeon. Cuma gak pernah ketemu aja sama Jaehyun, tapi kalau mama denger dari ceritanya Junmyeon, Jaehyun itu orangnya baik."

"Nanti aja ya ma? Aku kayaknya masih belum siap deh ngenalin Jaehyun ke mama dan papa." Kata gue merasa sedikit bersalah. Mama tuh sebelumnya nggak pernah bilang ke gue kalau mama mau ketemu sama pacar gue. Makanya gue ngerasa agak bersalah waktu mama minta sesuatu yang belum bisa gue penuhi sekarang. Nggak tau deh kalau nanti.

"Nggak apa-apa sayang, take your time. I'll be waiting."

"Jangan nunggu ma. Aku takut hubungan aku sama Jaehyun kandas ditengah jalan. Nanti mama malah capek nunggu aku sama Jaehyun tapi taunya putus."

"Kak! Kok ngomongnya gitu sih?" Kata Jungwoo setengah berteriak sambil memutarkan tubuhnya ke gue.

"Hubungan manusia siapa yang tau, Woo?"

"Berdoanya yang baik-baik dong, aku mau jadi omnya Nara soalnya. Dia lucu banget."

"Nara?" Tanya papa.

"Anaknya Jaehyun pa."

"Oooh."
"Ya intinya sih, kalau kamu udah siap ya kenalin ke mama sama ke papa. Tapi jangan terlalu lama ya, semoga aja hubungan kalian lancar terus jadi kamu semakin yakin untuk ngenalin Jaehyun ke mama sama papa." Tambah papa.

"Doain aja pa. Walaupun sekarang aku bahagia sama Jaehyun, aku belum tau kedepannya kayak gimana. Bisa aja kan dia tiba-tiba menjatuhkan harapan aku ke dia? Aku nggak mau berharap banyak dulu."

"Papa doain yang terbaik buat kamu. I hope Jaehyun is the one ya."

"Well, same thing for me. I hope he's the one."

Sisa perjalanan dari bandara ke rumah hanya diisi oleh suara lagu Rocoberry. Gue suka banget sama lagu-lagunya Rocoberry, vibes-nya bikin tenang.

"Ma, pa, udah sampe." Kata gue begitu kita sampai didepan rumah. Mobil gue, gue masukin ke dalem tentunya. Tapi begitu gue menoleh ke belakang, mama, papa, bahkan Jungwoo tertidur semua. Mungkin capek juga perjalanan dari Sydney ke sini.

"Jungwoo, bangun udah sampe." Gue membangunkan Jungwoo sambil menepuk lengannya pelan. Jungwoo langsung bangun begitu gue menepuk lengannya. Dia nguap dulu dan merentangkan tangannya.

"Ma, pa, udah sampe." Kata Jungwoo. Nggak lama mama dan papa bangun dari tidurnya. Keliatan capek banget ini mama papaku huhuhuhu kasian.

"Ma, langsung tidur aja. Papa juga. Kamu juga Woo."

Gue pun langsung turun dari mobil dan membuka bagasi mobil untuk mengambil koper-koper yang tersimpan disitu. Gue berjalan menuju pintu depan yang udah dibuka sama bibi, yang membantu mengurus rumah ini. Ada beberapa orang sebenernya yang bantu-bantu disini, nggak cuma bibi aja. Mungkin udah pada tidur? Udah malem juga soalnya.

"Ada yang mau diambil lagi ngga mba, dimobil?" Tanya bibi ke gue sambil mengambil alih koper yang gue pegang.

"Kayaknya udah deh bi, udah diambil Jungwoo sama papa juga tuh." Gue menunjuk ke arah Jungwo dan papa yang membawa koper.

Dr. Jung | Jung JaehyunCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang