"Nara, kenalin dulu ini temen papa. Namanya tante Kim Sunhee." Jaehyun membalikan tubuhnya dan melihat ke anak kecil perempuan itu. Begitu mendengar perkataan 'papa'nya, anak kecil perempuan itu menjulurkan tangannya dan tersenyum ke gue, senyumnya cantik banget.
"Halo tante, namaku Naya (Nara)."
Mengambil tangannya yang mungil, gue tersenyum dan memperkenalkan diri gue ke Nara.
"Halo Nara, nama tante, Kim Sunhee. Panggil aja Tante Sunhee ya."
"Tante Sunny?"
"Iya Tante Sunhee." Gue gak akan bohong, walaupun gue sekarang kaget banget karena ternyata Dokter Jung punya seorang anak perempuan, anaknya cantik pake banget. Matanya hitam bulat, hidungnya mungil, senyumnya juga manis. Ada bibit-bibit cantik didalam dirinya, gimana nggak? Ayahnya aja ganteng begini dan ibunya— eh, ibunya? Ibunya kemana?
Selesai perkenalan gue dengan Nara, Dokter Jung langsung menginjakkan kakinya di pedal gas dan berjalan menuju arah pulang.
Selama diperjalanan gue terus mempertanyakan siapa ibu dari Nara? Kok Dokter Jung mau nganterin gue pulang? Nasib paca- berarti Dokter Jung bukan udah berpacar tapi udah beristri! Istrinya gimana nanti kalau tau gue dianter pulang sama suaminya? Pokoknya selama di jalan gue udah gak tenang, Dokter Jung yang menyadari akan hal itu langsung menyudahi pikiran-pikiran gue yang nggak-nggak.
"Saya tau apa yang Dokter Kim pikirin sekarang." Tangannya masih memegang erat setir dan matanya masih fokus pada jalanan tapi kelihatan bibirnya sedikit terangkat.
"Emangnya saya mikirin apa, Dok?" gue pura-pura bego. Yang tadinya gue melihat ke arah luar jendela sekarang gue memutarkan kepala gue melihat ke arah Dokter Jung, yang masih fokus menyetir.
"Dokter pasti nggak percaya saya punya anak, kan? Dan Dokter pasti mengiranya, Nara bukan anak saya, tapi keponakan. Betul gak, Dok?"
"Hahaha, bener sih, Dok." Gue jujur aja, karena emang itu yang ada dipikiran gue. Mana mungkin dokter semuda ini udah punya anak? Eh, tapi emang umurnya berapa? Karena gue orangnya kepo dan gak bisa rasa keingintahuan gue dibiarkan begitu aja, gue memutuskan untuk menanyakan berapa umur Dokter Jung.
"Oh iya, Dok."
Sekarang kita lagi ada di lampu merah, mendengar gue memanggil dia, Dokter Jung langsung menoleh ke arah kursi penumpang.
"Hm? Kenapa?"
"Sebelumnya maaf ya dok kalau gak sopan. Tapi umur Dokter Jung berapa ya?"
"Saya 29 tahun." Jawabnya enteng.
Whoa, gue awalnya gak percaya karena kalau diliat dari penampilannya, Dokter Jung masih lolos untuk dibilang masih berumur 25 atau 26. Tapi ternyata ayah beranak satu ini udah mau berkepala tiga.
"Kok kayak yang kaget?"
"Saya kira masih umur 25 atau 26 tahun, Dok."
"Emang muka saya semuda itu?"
Muda dokter... makanya saya ngira kalau Dokter Jung masih umur 25 atau 26 dan belum punya anak. Siapa yang bakal ngira kalau Dokter Jung, bintang baru di Rumah Sakit Universitar Myunghei udah punya anak, dan mungkin, udah punya istri? Gak ada.
"Saya sih ngeliatnya gitu, Dok." Gue diam beberapa saat sebelum mengajukan pertanyaan selanjutnya, "Kalau Nara umur berapa sekarang?"
"Nara sekarang 4,5 tahun." Oke berarti Dokter Jung udah memiliki Nara saat dia masih berusia 24 tahun?
Gue hanya mengangguk pelan mendengar jawaban Dokter Jung. Nggak ada satu hal pun yang terjadi malam ini gue harapkan, ini semua terjadi begitu aja.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dr. Jung | Jung Jaehyun
Fanfiction[COMPLETED] "it is very rude of me for not introducing myself. The name's Jaehyun, Jung Jaehyun." Start 9/03/2019 Finish 6/04/2019 #46 in Jaehyun 26/04/2019 #51 in Jaehyun 25/04/2019 #169 in fanfiction 09/04/2019 Copyright © 2019 by peachandpeony
