34

958 20 0
                                        

Bila dirimu adalah penggemar senja dan kopi. Maka izinkan aku mencintaimu tanpa jeda dan tetapi.
~RakaSaputra

🍭🍭🍭

"Abang!! Mama!!" teriak angel di dalam kamarnya.

"Ada apa ngel?" tanya rahmat saat menghampiri adiknya yang berteriak.

"Astaga! Angel!" ucap siti kaget saat melihat didepan kaki angel yang dikelilingi dua ular.

"Abang tolong angel. Angel takut" ucap angel dengan nada takut nya.

"Ryan ambil sapu sama karung! Atau apa kek terserah" titah rahmat yang langsung membuat ryan melenggang pergi.

"Sabar ngel jangan gerak. Kalo lo gerak ularnya bakal nyetuk lo" rahmat memberi intruksi agar angel tidak melakukan banyak gerak agar ular nya tidak merasa risih.

Angel mengangguk dengan ritme cepat.
Wajahnya kini sudah berkeringat dingin lantaran takut jika ular itu mematok nya.
Dari dulu angel memang takut dengan ular semenjak paman nya dulu meninggal karena di patok ular.

Tak lama kemudian ryan datang dengan membawa kayu yang tidak terlalu panjang dan satu buah karung. Ryan segera memberikan nya kepada rahmat.

Rahmat menaruh karung itu kelantai, memberikan intruksi kepada ryan agar dia membuka karung itu. Sedangkan rahmat sudah mulai menggiring ular itu satu persatu untuk masuk ke dalam karung. Ukuran ular itu cukup besar, mereka juga tidak tahu bagaimana bisa ular semacam itu masuk kekamar adiknya. Kalaupun memang bisa, lewat dari mana mereka? Sedangkan kamar angel hanya mempunyai satu jendela, itupun jarang dibuka oleh angel, kalau angel sedang mood baru dia akan membukanya. Tapi sekarang jendela itu tidak terbuka.

Setelah selang beberapa menit akhirnya ular itu berhasil di kurung di dalam karung.
Angel yang sudah aman langsung memeluk siti. Sedangkan ryan dan rahmat pergi untuk mengamanakan ular itu untuk sementara. Tidak tahu akan diamankan dimana yang penting tidak bisa menjangkau mama dan adik nya.

"Ma angel takut" ujar angel dengan suara serak nya yang akan menangis.

"Udah kamu nggak usah takut lagi. Abang kamu udah buang ular itu" balas siti mengelus punggung belakang angel untuk menenangkan nya.

Siti melepaskan pelukan nya dan menggiring angel untuk duduk di kasurnya.

"Udah jangan nangis lagi ya sayang" siti terus menenangkan angel yang menangis akibat ketakutan.

Siti tahu bahwa anak nya angel ini pobia dengan ular. Mengingat paman nya dulu meninggal karena di cetuk ular. Dan kejadian nya terjadi didepan mata kepala angel, saat usia angel memasuki enam tahun.

"Apa perlu mama telpon raka biar kamu bisa tenang" tawar siti yang dibalas gelengan oleh angel.

"Angel. Kenapa bisa ada ular dikamar kamu?" tanya rahmat saat memasuki kamar angel yang di ekori oleh ryan.

Angel menggeleng "angel juga nggak tau bang. Pas angel mau buka tas angel tiba tiba ular itu langsung jatuh kebawah. Angel kira ularnya satu, tapi ternyata dua. Angel nggak tau kenapa bisa ada di sana. Angel takut bang. Hiks..." jelas angel yang masih menangis.

Rahmat yang duduk disebelah angel dengan sigap menyandarkan kepala angel di bahunya. Mengelus rambutnya dan mencium puncak kepala angel.

TOUGH GIRL [THE END] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang