Dance Cover

5.6K 730 36
                                        

📍Incheon International Airport

Jennie Kim berjalan lurus menuju mobil van berwarna hitam

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jennie Kim berjalan lurus menuju mobil van berwarna hitam. Tidak menghiraukan beberapa kamera media maupun penggemar yang mengambil gambarnya. Bahkan ratusan cahaya flash tidak mengganggu sedikitpun fokusnya.

Ia tergesa-gesa untuk menemui Jisoo, kekasihnya. Bahkan jadwal kepulangan pun sengaja ia percepat. Tidak peduli seberapa lelah dirinya. Ia khawatir dengan keadaan Kim Jisoo.

Eomma Kim sebelumnya memberitahu dirinya jika Jung Nam telah meninggal dunia. Bahkan wanita paruh baya itu mengatakan jika kondisi Jisoo benar-benar buruk. Suhu badan tinggi serta selera makannya yang menurun.

Hampir satu jam berada di perjalanan, akhirnya Jennie pun sampai dipekarangan luas kediaman Jisoo. Eomma Kim sudah menunggu kedatangannya. Tanpa menunggu lagi Eomma Kim segera membawa Jennie kedalam pelukannya. Jennie pun segera membalas pelukan Eomma Kim.

Mereka kemudian berjalan memasuki rumah. Diruang tengah Jennie bisa melihat wanita berambut pirang yang tampak asing bagi dirinya. Wanita itu tengah menonton tayangan di televisi.

"Apakah itu Chaeng?"

Batin Jennie.

"Itu Park Chaeyoung, sepupu kekasihmu." Ucap Eomma Kim yang membuat Jennie sedikit lega.

Jennie lalu berjalan menaiki satu persatu anak tangga. Sampai akhirnya ia sampai didepan pintu kayu. Pintu kamar Jisoo. Jennie dengan perlahan membuka pintu tersebut.

Dapat dilihat Jisoo yang masih memejamkan matanya. Jennie duduk ditepi kasur. Tangannya juga mulai membelai lembut rambut hitam terurai sang kekasih.

"Jisoo-ya!" Panggil Jennie lembut.

Jisoo yang memang sudah tidak asing dengan suara wanita disampingnya pun segera membalikkan tubuh. Menatap wanita yang sudah sangat ia rindukan.

"Kau sudah kembali eoh?" Tanya Jisoo sembari meraih lengan Jennie.

Tanpa menunggu Jisoo segera mengecup tangan Jennie berkali-kali.

"I miss you."

"Me too."

"Mianhae karena tidak bisa menemani mu setelah kematian Jung Nam."

"Tidak apa. So, how about America?"

"Indah... tapi kau jauh lebih indah."

"Aku tahu." Jawab Jisoo yang mendapat cubitan dari Jennie.

"Aish, kekasihmu sedang sakit Jennie Kim."

"Aku tidak peduli." Ucap Jennie lalu mengulurkan lidahnya mengejek.

"Yah! apa Amerika mengubah dirimu?" Gerutu Jisoo.

Jennie hanya mengangguk lalu tersenyum kearah Jisoo. Membuat Jisoo mencubit pipi chubby miliknya.

Melihat tubuh sang kekasih yang semakin kurus, Jennie segera meraih rantang berisi lauk pauk lalu menyendokkan Jisoo sesuap nasi.

[END] COïNCIDENCETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang