Hari ini penampilan presentasi Bahasa Indonesia.
Setelah dua kelompok lain maju terlebih dahulu dengan materi mereka, kini giliran kelompokku dan Velia untuk tampil. Aku sudah menyiapkan senjata rahasia ini selama seminggu tanpa diketahui oleh mereka—mereka bisa saja menggagalkan rencana ini kalau mereka tahu.
“Sekarang, kelompok Velia silahkan tampil ke depan.” Pinta pak guru.
“Maaf pak, materi powerpoint-nya tidak dibuat oleh Aria.” Tanpa basa-basi, tanpa ragu-ragu, Velia langsung berniat menjatuhkanku.
“Ada!” Sebelum pak guru berkomentar tentang perkataan Velia, aku bangkit dari tempat dudukku yang sudah diatur berkelompok dengan Velia sambil menunjukkan sebuah USB. “Saya punya materinya.”
“Bagaimana bisa?!” Velia dan ketiga temannya bereaksi terkejut bersamaan.
“Tunggu dulu, kau jangan bercanda idiot, bagaimana kau bisa memiliki materinya?”
“Oh… Kenapa kau terkejut begitu? Bukannya bagus kalau kita memiliki materi untuk ditampilkan?” aku sedikit menggoda Velia dengan USB di tanganku.
“Kalian berdua, hentikan! Cepat tampilkan saja kalau memang sudah ada.” Bentakkan pak guru menghentikan emosi Velia.
Aku pun memasukan USB-ku ke dalam laptop pak guru dan menunjukkan powerpoint-nya lalu menyambungkannya dengan proyektor agar terlihat untuk seluruh kelas. Velia terlihat sangat terkejut dengan tampilan yang ada di hadapannya, materi dengan judul “PROSES PENAIKKAN SUHU BUMI (GLOBAL WARMING) BESERTA PENYEBAB DAN GEJALANYA” dan di bawahnya terdapat nama kami berlima.
“Bagaimana dia bisa membuatnya?” Saat Velia dan Sarah masih bertanya-tanya, pak guru langsung meminta mereka untuk memulai presentasinya.
“Silahkan dimulai.”
“B-baik pak.”
Aku yang bertugas sebagai pengatur tampilan powerpoint hanya tinggal duduk dan memulai slideshow-nya satu per satu dan tidak harus bersusah payah memikirkan apa yang terjadi selanjutnya. Beberapa kali aku melihat Velia mencontek buku catatannya, tapi ternyata materi yang ia sampaikan tidak sesuai dengan apa yang sedang ditampilkan.
“Velia, kenapa yang kau ucapkan berbeda dengan yang ditampilkan?” tanya pak guru.
“Ma-maaf pak.” saat itu Velia sedang membaca materi penyebab global warming sementara tampilan slide-ku menunjukkan tentang pengertian global warming.
Jelas saja berbeda, Velia tidak sempat melihat slide ini sebelumnya. Dan beruntungnya lagi, bukan aku yang salah kali ini, tapi Velia dan Sarah. Inilah salah satu keuntunganku sebagai orang yang membuat powerpoint-nya. Karena pada akhirnya, akulah pusatnya, pak guru mungkin akan melihat buku apa yang kami pinjam, tapi pada akhirnya ia tidak akan benar-benar memperhatikannya dan hanya fokus pada tampilan slide di depan kelas, karena ini pelajaran Bahasa Indonesia, bukan pelajaran IPA, materi yang sedikit berbeda tidak akan benar-benar diketahui. Itulah rencanaku kemarin, dengan semua pemikiran ini, aku mau tidak mau harus mempelajari materi tentang global warming sendirian dan keseluruhan lalu membuatnya sendiri, bermodalkan informasi dari internet dan beberapa buku yang kumiliki, aku berhasil membuatnya. Kesalahan mereka karena memberitahuku tema yang akan dipakai dan menjebakku sebagai pembuat powerpoint, mungkin bila aku yang jadi pembicara, aku akan jauh terlihat gugup bila tidak tahu bahkan tema apa yang di sampaikan, dan dengan ini, rencanaku berhasil.
Presentasi kami akhirnya selesai, nilai perseorangan kami tidak terlalu buruk, tapi nilai kami sebagai kelompok tidak benar-benar baik, tidak ada kekompakan antara Velia, Sarah dan aku membuat pak guru sedikit curiga, tapi pertanyaan murid-murid lain yang dapat dengan mudah diatasi oleh Hellen dan Vania yang tidak terpengaruh terhadap penampilan sebelumnya. Pada akhirnya tidak ada yang benar-benar dirugikan atau bisa kusebut win-win solution. Meskipun rencana Velia akhirnya terhitung sebagai sebuah kegagalan.
Kegagalan itulah yang membuatnya menyeretku sampai ke atap sekolah saat jam istirahat dan dengan kasar mendorongku hingga jatuh ke lantai.
Aku tersenyum sedikit sinis melihat emosinya yang tidak stabil karena rencananya yang gagal.
KAMU SEDANG MEMBACA
Idiot Aria [COMPLETE]
Teen FictionAria, seorang gadis SMA yang hanya ingin berteman dengan semua murid di kelasnya, harus menyadari kenyataan ia tidak lebih dari sekadar murid yang dibully oleh Velia dan gengnya. Akankah keinginan Aria dapat terwujud?
![Idiot Aria [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/194337535-64-k347072.jpg)