Rahasia yang merubah segalanya..
kisah perjalanan hidup Im Nari yang menjadi kekasih seorang idol ternama. Dia bahkan terjebak dengan cinta segitiga.
Siapa yang harus Nari pilih?
😘
07/10/2019
By: nyemoetdz_noeryanthi
Ada waktu beberapa hari sebelum acara Tour berlanjut ke London, selesainya acara di Brasil tapi walaupun begitu Nari masih sibuk dengan kegiatannya di Jepang.
"Tidak perlu sayang. Aku akan ke London setelah menyelesaikan pekerjaanku. Kamu pasti akan lelah. Aku janji akan di sana sebelum kamu berangkat ke Paris." Nari.
Nari sedang ada perdebatan kecil dengan Jungkook dari sambungan telepon, Jungkook ingin sekali menjemput Nari tapi bukankah itu akan membuatnya semakin lelah. Karena perjalannya akan memakan banyak waktu.
"Kamu bilang hanya 1 minggu tapi ini sudah 2 minggu sayang." ucap Jungkook.
"Iya maafkan aku. Nari janji setelah selesai, Nari akan segera menemui Oppa, ya?" ucap Nari.
"Oke. Aku merindukanmu." ucap Jungkook.
"Aku juga merindukan Oppa."
. . . 🌹
Setelah dari London, member akan terbang ke Paris. Nari melewatkan 2 minggunya di Jepang untuk mengurus pekerjaannya di sana dan sesekali kembali ke Korea untuk memberikan hasil dokumenternya ke pihak BigHit. Seperti sekarang Nari baru sampai Korea dan di jemput oleh tuan Do.
"Apa kabar Nona?" sapanya.
"Baik tuan Do. Apa semua berjalan dengan baik?" ucap Nari.
"Semua berjalan dengan baik Nona."
"Syukurlah, Tuan Do bisakah kita belanja sebentar sebelum pulang." ucap Nari.
"Baik Nona."
"Maaf sebelumnya, aku selalu merepotkanmu, Tuan Do." ucapnya.
"Tidak apa apa Nona. sudah tugas saya."
. . . 💗
Nari kemudian berjalan ke sebuah pusat perbelanjaan, di sana Nari berbelanja bahan makanan. Dia memasukan beberapa bahan makanan yang dia perlukan kedalam kranjang. Setelah selesai belanja dan berjalan keluar, Nari melihat seseorang yang tak asing menurutnya yakni Ibunya. Dia berjalan ke arah Nari. Dia bersama seorang anak laki laki berusia 5 tahun dan seorang pria yang menggandeng tangannya tapi itu bukan pria yang ditemuinya saat dirumah sakit waktu itu. Nari memalingkan wajahnya, dia berharap Ibunya tidak tahu kalau itu Nari. Nari kemudian berjalan ke arah mobil.
"Tuan Do, bisa kita pulang sekarang."
"Baik Nona."
. . . 🌹
Sesampainya di apartemen, Nari masih mengingat kejadian di pusat perbelanjaan tadi. Ibunya terlihat sangat bahagia. Ibunya berbeda dengan yang dulu, dia terlihat sangat berbeda tapi siapa pria itu dan siapa anak kecil itu. Kepalanya terus memikirkan hal itu. Ibu yang mengusirnya, yang membuatnya merasakan sakit ini terlihat baik baik saja dan bahagia. Tanpa memikirkan Nari yang menderita karenanya.
"Apa begitu tidak pentingnya aku di mata nya?" Batin Nari.
" aaahhh😭 kenapa hidupku seperti ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.