Chapter 56

204 18 0
                                        

Setelah beberapa hari beristirahat dirumah, Nari mulai bekerja hari ini. Awalnya Dia tidak percaya kalo Dia sudah tertidur cukup lama. Dia baru beberapa hari beristirahat di apartemennya dan sekarang sudah memulai pekerjaannya.

Jungkook sudah bilang kepadanya untuk memulihkan tubuhnya tapi Nari tetap ingin bekerja karena Dia merasa bosan kalo terus berdiam diri.

Di kantornya Nari sedang melihat beberapa pekerjaan yang ditinggalkannya.
Sejenak Dia terdiam dan mengingat Ibunya.

Sejak hari dimana Nari mengusir Ibunya, Nari belum bertemu dengan Ibunya. Setelah Chun Hei menceritakan tentang saat Dia koma, Ibunya juga mengurusnya. Nari merasa bersalah kenapa Nari bisa seperti itu kepada Ibunya.

Walau hati kecilnya ingin bertemu tapi Dia tetap tidak bisa berlaku baik kepada Ibunya, Dia masih merasa canggung.
Dia takut dengan luka lamanya, walau Ibunya memang sudah benar benar berubah tapi Nari masih takut untuk bertemu denganya.

" Nona."

" ahh iya, Ada apa?," Ucap Nari yang memang terlamun dengan pikirannya.

" bisa anda cek ini. Ini jadwal pemotretan yang akan dilakukan member untuk Season Greeting tahun depan. Anda bisa memilih tema nya." Ucap Seol.

" oke aku akan mengeceknya. Ohh ya, kapan pengambilan foto untuk FESTA dimulai." Tanya Nari.

" sebelum pengambilan foto untuk Season Greeting, Nona.."

" ohh ya sudah, Aku akan lihat ini dulu. Terima kasih ya." Ucap Nari.

Karena tubuh Nari belum begitu pulih jadi membuatnya mudah sekali lelah, Padahal seharian ini Nari hanya duduk di dalam kantornya tapi Nari tetap merasa lelah.

Dia sesekali meregangkan tubuhnya, Dia harus menyiapkan 2 kegiatan untuk para member jadi Dia harus berfokus dengan itu.

.
.
.
.
.
.
💜❤💜

Hari ini Nari menyiapkan pemotretan yang akan member lakukan.
Member juga sedang bersiap, Nari sendiri mengecek kamera yang akan digunakannya.

Ponsel Nari berdering, Terlihat itu dari Dae Jung.

Telpon:

" halo Noona..." Panggilnya terdengar Dia sedang menangis.

" ada apa? Kenapa kamu manangis.." Tanya Nari.

" Ibu,pingsan tadi. Dae Jung takut. Dae Jung tidak mau Ibu sakit sepertiku. Bagaimana ini Noona." Ucapnya.

" memangnya kemana ayah kamu? Apa Dia ada?,"

" ayah sedang mengurus Ibu.," Noona.

" dengarkan aku, Ibu pasti baik baik saja. Kamu jangan takut ya. setelah menyelesaikan pekerjaan, Noona akan melihatnya. Jangan takut ya? Berhenti menangis. Bukankah Dae Jung sudah berjanji kepada Noona untuk tidak menangis lagi. Apa Dae Jung mau mengingkari janjinya kepada Noona." Ucap Nari.

" tidak, Dae Jung tidak menangis. Kalo Dae Jung menangis Noona tidak akan menemuiku lagi. Dae Jung akan berhenti menangis tapi Dae Jung takut." Ucapnya.

" jangan takut, Noona yakin Ibu baik baik saja. Tunggu ayah datang dan jangan menangis. Ibu akan baik baik saja. Hmmm?," Ucap Nari.

" iya Noona."

.
.
.
.
.
.
💗

Setelah menutup sambungan telponnya, Nari mencoba menghubungi ponsel Ayah Dae Jung tapi tidak di angkat. Mungkin Dia sedang mengurus Ibu nya.

The Truth Untold (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang