Paginya sebelum berangkat ke Tokyo, Nari menikmati sarapannya sambil bekerja. Walau hanya menikmati 1 buah pisang dan segelas susu itu sudah membuatnya kenyang.
Sejak seharian kemarin Jungkook tidak memberinya kabar. Sebenarnya ada apa dengannya.
"Kita akan melakukan pengambilan foto di Tokyo, jadi bersiaplah untuk berangkat." ucap Nari.
Mereka berpindah tempat lagi. Mereka akan ke Tokyo, menggunakan studio disana. Bos juga sedang ada di Tokyo.
Membutuhkan waktu 1 jam 35 menit menempuh perjalanan ke Tokyo, Nari sedang fokus dengan hasil foto dikameranya. Kamera yang di berikan Jungkook untuknya membuatnya semakin bersemangat bekerja.
"Aku mengirimkan sebuah video ke ponselmu, lihatlah." ucap Yuta.
"Video apa?"
Nari segera melihat ponselnya dan membuka pesan video dari Yuta. Terlihat video dirinya yang sedang bekerja hingga sibuk dengan kameranya. Dan ada sebuah lagu di video itu, terlihat sangat bagus hasil rekaman video itu dan lagu nya pun enak di dengar. Yuta memang jagonya dalam hal seperti ini.
"maafkan aku. mungkin aku lancang tapi aku menyukaimu. Maafkan aku..."
Di ujung video Yuta menuliskan kata itu untuk Nari. Sontak Nari menoleh ke arah Yuta.
"Maafkan aku." ucap Yuta.
"Apa maksudnya ini? Bukankah aku sudah bilang untuk tidak membahas hal ini. Walaupun kita berteman lagi. Aku tidak akan bisa sedekat dulu, maafkan aku." ucap Nari.
Nari kembali memasukkan ponselnya ke dalam sakunya dan kembali fokus pada kameranya. Walaupun nyatanya Dia tetap memikirkan apa yang Yuta kirimkan. Bagaimana bisa Dia seperti itu kepada Nari, padahal dia jelas jelas mengatakan kalau hubungan mereka hanya sebatas rekan kerja.
.
.
.
💜
Sesampainya di Tokyo, Nari dan timnya menyiapkan pengambilan foto di studio. Dia banyak diam kepada Yuta. Lebih tepatnya menghidari kontak mata dengan Yuta.
Hanya akan ada beberapa foto yang akan diambil untuk hari ini, saat menunggu keluarga mempelai datang Nari menyempatkan untuk beristirahat. Perutnya kembali berulah, terasa sensasi nyeri dan panas dibagian perutnya. Setelah meminum obat Nari mencoba untuk tidur.
Karena terlelap, Nari tidak mendengar ponselnya bergetar di meja sampingnya tidur.
Telepon:
"Ya halo."
"Siapa ini?" tanya Jungkook.
Yuta yang melihat ponsel Nari ada panggilan masuk segera mengangkatnya. Dia tidak membangunkan Nari, dia malah menjawab telepon masuk di ponsel Nari.
"Memangnya ini siapa?" tanya Yuta.
"Aku ingin bicara dengan Nari. Bukankah ini ponsel Nari kenapa anda yang menjawabnya." ucap Jungkook.
"Aku Yuta. Dan Nari sedang istirahat, apa ada yang bisa saya bantu?" tanya Yuta.
"Tidak perlu."
Jungkook langsung mematikan sambungan teleponya.
"Siapa dia berani menjawab telepon orang lain. Tidak bisanya Dia tertidur di jam kerjanya. Dia bahkan bilang sedang di studio." ucap Jungkook.
"Ada apa?" tanya Taehyung.
"Ah bisa gila aku, siapa Dia?" tanya Jungkook.
"Kau kenapa?" tanya Taehyung.
Nari bangun saat salah satu staff membangukannya karena mereka akan melakukan pemotretan lagi.
Setelah membasuh wajahnya agar terlihat segar, Nari bersiap untuk memulai kegiatannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Truth Untold (END)
FanfictionRahasia yang merubah segalanya.. kisah perjalanan hidup Im Nari yang menjadi kekasih seorang idol ternama. Dia bahkan terjebak dengan cinta segitiga. Siapa yang harus Nari pilih? 😘 07/10/2019 By: nyemoetdz_noeryanthi
