Chapter 29

203 18 0
                                        

Hari ini Nari sedang di apartemennya seorang diri. Chun Hei sedang mengajar dan Jungkook ada jadwal sejak kemarin.

Walaupun dokter menyuruhnya untuk tidak melakukan pekerjaan tapi Nari tidak bisa untuk tidak mengerjakan sesuatu.
Seperti sekarang, Nari baru menyelesaikan pekerjaan rumahnya.
Walau badannya masih terasa lemas tapi Dia tetap ingin melakukan pekerjaannya.
Selesai membereskan rumah, Nari kemudian duduk di sofa depan tv menatap layar laptopnya, mencoba melihat email yang masuk.
Karena beberapa hari ini Dia tidak sempat melihatnya.

Ada beberapa email tawaran pekerjaan dari bosnya tapi Nari menolaknya, dia sedang tidak ingin mengambil pekerjaan di Jepang.
Minggu depan saja BTS akan meneruskan tour mereka ke Osaka dan Shizuoka Jepang tapi Jungkook melarang Nari untuk bekerja dulu. Dia menyuruhnya untuk beristirahat total tapi Nari tidak bisa terus berdiam pikirnya, dia sudah meninggalkan pekerjaannya di Korea dari cuti yang diambilnya. Dia tidak bisa terus bersantai dan menyusahkan yang lain.

Besok saja Nari berencana untuk masuk bekerja, Dia sudah bicara dengan tuan Do. Akan ada pemotreran Summer Pack untuk BTS dan Nari harus menyiapkan konsepnya. Ada beberapa konsep yang akan Dia bicarakan dengan staff BTS.

"Oke Nari, kamu harus semangat. Dan perut, jangan sakit sakit lagi ya." ucap Nari sambil mengusap perutnya. Nari menyemangati dirinya sendiri dan mulai bekerja dengan laptopnya.

.
.
.
💗

Keesokan paginya, Nari sudah bersiap untuk pergi bekerja. Dia berjalan menuju halte bus untuk berangkat ke kantor BigHit. Sebenarnya mobilnya sudah selesai diperbaiki tapi Nari memilih menaiki bus ke tempat kerjanya.
Meskipun badannya belum begitu sehat tapi Nari tidak mau terus diam di kamarnya tanpa melakukan apapun.

"Seelamat pagi." sapa Nari.

"Oh Nari ssi, apa sudah merasa lebih baik?" tanya salah satu staff.

"Sudah." jawab Nari sambil tersenyum kearahnya.

"Oh Nona Nari, selamat pagi." sapa tuan Do.

"Pagi tuan Do. Aku sangat menyusahkan bapak beberapa hari ini. Maafkan saya." ucap Nari.

"Ahh tidak kok Nona." ucap Tuan Do.

"Bapak lupa lagi."

"Lupa? Memangnya apa Nona?," ucap Tuan Do terlihat bingung.

"Panggil Nari saja." ya, Nari tidak ingin Tuan Do memanggilnya dengan sebutan Nona. Karena memang tuan Do lebih senior dari Nari.

"Oh iya maafkan saya."

"Sudahlah pak, tidak apapa. Hari ini apa yang harus aku kerjakan?," Nari.

"Ada meeting jam 9 nanti." ucap Tuan Do.

Hari pertama bekerja setelah sakit rasanya memang berbeda, masih terasa lemas tapi Nari harus tetap bersemangat.
Meeting hari ini akan membahas tentang jadwal tour dan Summer Pack yang akan dilakukan member setelah tour mereka di Jepang.

"Sudah merasa lebih baik?" tanya RM.

"Sudah Oppa. Apa yang lain belum datang." ucap Nari.

"Masih di lift. Apa pagi ini kamu membuatnya marah?" tanya RM. Maksudnya dia membicarakan Jungkook.

"Ah itu, iya. Dia melarangku untuk bekerja tapi aku bosan harus terus dirumah. Apa Dia marah marah saat di Dorm?" tanya Nari.

"Iya aku marah kepadamu." ucap Jungkook tiba tiba.

Orang yang mereka bicarakan datang dan mendengar apa yang dibicarakan Nari dan RM. Nari sedikit terkejut dengan Jungkook yang tiba tiba sudah ada dibelakangnya.

The Truth Untold (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang