0.5 •• Seo

3K 417 49
                                        

Nathan berjalan santai masuk ke dalam rumahnya. Sekarang pukul satu dini hari. Hal yang lumrah Nathan lakukan hampir setiap hari

"Nathan" Nathan berhenti, kemudian tersenyum

"Bunda" Nathan berjalan hendak memeluk bundanya. Belum sampai ia di depan bundanya, bundanya lebih dulu menodongkan pistolnya

"Darimana kamu?" ucap Hani, Nathan mengangkat tangannya

"Da-dari balapan bunda" ucap Nathan gugup. Hani menghela nafas berat

"Kamu udah gede Nathan, udah punya adik" Hani menurunkan pistolnya, kemudian menjewer telinga Nathan

"Ad-aduh bunda. Nathan ga mau telinga Nathan kaya pak Chanyeol. Udahan bunda" Nathan berteriak kesakitan

"Terus ya kamu balapan. Pake mobil siapa kamu kali ini. Mending kalo menang, ini kalah terus" Hani menarik Nathan masuk ke kamarnya. Disana Johnny sudah menunggunya

"Nih, lihatin anak kamu" ucap Hani melepaskan jewerannya

Johnny menatap Nathan, kemudian berjalan mendekat sambil memainkan pisau lipatnya

Johnny berhenti, kemudian mengangkat dagu Nathan agar menatapnya

Johnny menatap tajam mata Nathan

"Yang balapan sama kamu cewek atau cowok?" ucap Johnny

"Ce-cewek, Yah" ucap Nathan

"Menang?"

"Kalah"

"Cupu kamu" Johnny melepaskan tangannya dari wajah Nathan

"Pake mobil siapa kamu?" tanya Johnny

"Om Ten" jawab Nathan

"Pantesan, besok lagi pake mobil ayah. Mobil Ten 'kan buluk" ucap Johnny menaruh pisau lipatnya

"Siap ayah!" ucap Nathan sambil tersenyum

Hani menggelengkan kepalanya, "Nathan masuk kamu ke kamar. Uang jajan kamu bunda potong lima puluh ribu"

"Bundaaaa, uang jajan Nathan kan cuma dua puluh ribu" rengek Nathan

"Berarti kamu punya hutang sama bunda" Hani duduk di tepi ranjang

"Ayaaaaah" Nathan menatap Johnny

"Tenang, besok ayah tambahin" Johnny menelpon seseorang

"Halo, Lucas. Bawakan mobil yang ku pesan kemarin" ucapnya. Nathan berbinar

"Yah, yakin Nathan mau dibeliin mobil?" ucapnya

"Siapa yang mau beliin kamu?" ucap Johnny

"Terus?"

"Mobil itu buat bunda kamu" Johnny menatap Hani sambil tersenyum

"Serius?" tanya Hani. Johnny mengangguk

"Aww, daddy" Hani berjalan memeluk Johnny. Johnny tersenyum dan membalas pelukan Hani

Nathan memutar matanya malas. Selalu saja begini

Nathan kembali ke kamarnya dan merebahkan dirinya

Ingatannya kembali ke balapan tadi. Banyak hal yang terjadi hari ini

Mulai dari Chaerin yang kepergok merokok, sampai ia yang kalah balapan dengan Chaerin

Nathan mengusap wajahnya kasar, 'lo ngapain gue sih, Lee Chaerin'

~tbc~

[2] Bad LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang