Han sama Chaerin berhenti sebentar di pedagang kaki lima buat makan malam, soalnya udah jam tujuh dan mereka belum makan dari pulang sekolah tadi
"Disini gapapa ya Chae" ucap Han. Chaerin mengangguk kemudian mencari tempat duduk sementara Han memesan
"Sibuk ngapain sih" ucap Han duduk di depan Chaerin yang sibuk mainin ponselnya
Sebenernya dia nunggu pesan dari Nathan sih, tapi dia alibi ke Han kalo dia buka IG
"Ini buka Instagram, ngeliatin feed" ucap Chaerin
"Oh iya, gue belum punya kontak lo nih" Han mengeluarkan ponselnya dari saku celana, terus ngasih ke Chaerin
"Sandinya apa nih" tanya Chaerin
"Nama lo" ucap Han membuat Chaerin tersipu malu
"Serius Han"
"Lo mau gue seriusin?" Han terkekeh
"Ih Han!"
"Hahaha, iya bener. Nama lo"
Tapi salah, Chaerin tidak bisa membuka ponselnya
"Ga bisa Han" rengek Chaerin
"Lo nulis apa?"
"Lee Chaerin, Chaerin juga" kata Chaerin
"Hahaha, bukan. Sandinya itu 'nama lo', Chae" ucap Han sambil tertawa geli
'Musnah aja lah gue' batin Chaerin sambil menutup wajahnya dengan ponsel Han
"Makasih mas" ucap Han saat pesanan mereka datang
"Nih Han" Chaerin langsung ngasih ponselnya ke Han. Han buru-buru masukin lagi ke sakunya dan segera makan
Nathan Seo
|dimana?
|apartemen atau rumah?
Chaerin menoleh saat ponselnya hidup. Segera ia membalas pesan dari Nathan dengan hati yang sedikit senang
Chaerin Lee
lagi makan|
kenapa? |
"Siapa Chae?" tanya Han
"Ah ini, Nathan" ucap Chaerin kemudian menyimpan ponselnya
Nathan Seo
|sama siapa?
|send loc
Chaerin Lee
sama Han|
bentar lagi plg|
ke apt|
Chaerin kali ini benar-benar menyimpan ponselnya. Tak sopan rasanya bermain ponsel jika sedang makan
Keduanya selesai, segera Han mengantar Chaerin pulang ke apartemennya. Malam ini Chaerin sedang malas di rumah
"Mau gue anter ke unit lo?" tawar Han
"Ga usah, gue udah ngerepotin lo tau. Di traktir lagi"
"Haha, itu tanda terima kasih gue buat hari ini" kekeh Han
"Ya walaupun cuma nasi goreng pinggir jalan" sambungnya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"Iya Han. Gue naik dulu ya, have a great day, Han" ucap Chaerin sambil tersenyum manis dan melambaikan tangannya kepada Han
'RIP jantung Han Jisung' batin Han sambil tersenyum-senyum senang
×××
Chaerin langsung masuk ke apartemennya. Segera ia melepas dasinya dan kancing kemeja seragamnya
Kebiasaan buruk Chaerin yang ga pernah ngehidupin lampu kamar kalo belum selesai mandi. Soalnya biasanya dia bakalan pake tanktop sama celana pendek doang
Mana gitu suka jalan-jalan keliling apartemen
"Kalo baju lo dilepas, gue ga bisa jamin lo bakalan bisa jalan besok"
"AAAA!" Chaerin berteriak kemudian berjalan ke arah pojok
"Si-siapa lo?!" Chaerin gemeteran sendiri
Lampu kamarnya nyala, Chaerin langsung nyari ke arah saklar lampunya
"Nathan?" Chaerin menatap Nathan yang berdiri dengan seringai menyeramkannya
Nathan langsung mendekat ke arah Chaerin, terus narik pinggang Chaerin supaya deket sama badan Nathan
"Setan lepas" Chaerin berusaha melepas pelukan Nathan itu
"Ga mau, badan lo bau Han. Apa perlu gue ilangin bau ini biar bau badan gue?" tawar Nathan sambil mengusap pipi Chaerin
"Apasih lo, lepas gue mau mandi" Chaerin mencubit perut Nathan, tapi Nathan tidak bergerak sama sekali. Yang ada Nathan semakin mengeratkan pelukannya
"Ga mau ih, cium dulu" ucap Nathan
"Nathan!" Chaerin memukul dada Nathan
"Nempel doang" Nathan mempoutkan pipinya
"Ga mau"
"Gue bisa kasar lo Chae"
"Ga takut"
"Lo bakal nyesel ngomong kaya gitu Chae" Nathan tersenyum miring, sedetik kemudian dia menyerang bibir Chaerin
Nathan membawa Chaerin ke gendongannya. Kemudian membawanya ke ranjang
Chaerin sedari tadi sudah melawan, tapi Nathan lebih kuat dari dia. Chaerin pasrah aja, yang ada sekarang Chaerin ngalungin tangannya di leher Nathan
Ciuman Nathan turun, jadi ke leher Chaerin. Awalnya cuma cium, tapi lama-lama dia gigit kecil leher Chaerin
"Nathanhh" Chaerin menjambak kecil rambut Nathan
"Moan for me, baby" Nathan tersenyum miring
Tapi Chaerin masih setengah sadar, dia langsung aja jambak rambut Nathan kuat
Nathan memberhentikan kegiatannya dan mengaduh kesakitan
Segera Chaerin menyingkirkan tubuh Nathan dan berjalan ke arah cermin
"Bangsat lo Than, kalo besok ada yang liat gimana?" ucapnya sambil mengusap bekas kemerahan itu
"Biarin, itu tanda kalo lo milik gue"
"Buka hati lo buat gue Chae" lirih Nathan
~tbc~
KAMU SEDANG MEMBACA
[2] Bad Love
Krótkie Opowiadania[ c o m p l e t e d ] { Sequel of Daddy - Johnny NCT } Lika-liku kehidupan Jonathan Seo, anak dari mantan mafia terkenal--Johnny Seo yang bertemu dengan gadis yang tak jauh beda dengannya ⚠ : Harsh word © swalsay_ 2019
![[2] Bad Love](https://img.wattpad.com/cover/207990125-64-k713966.jpg)