"Haru? Ga sekolah?" tanya Chaerin yang baru aja keluar dari kamar mandi begitu lihat Haru duduk di sofa dengan camilan di sebelahnya
"Ga, gue mau nemenin lo" ucap Haru
"Gue kan biasanya juga sendirian. Baru nanti sore rame ada kalian" ucap Chaerin
Haru memutar kepalanya menghadap ke Chaerin, "ayo ke dokter kandungan" ucapan Haru membuat Chaerin terkejut
Ke dokter kandungan? Chaerin belum pernah memeriksakan kandungannya sejak pertama kali ia tahu kalau ia hamil. Ia terlalu takut untuk itu
"Emm"
"Ga terima penolakan, sana buruan ganti baju" Haru berdiri kemudian berjalan ke kamar mandi
Chaerin segera mengganti bajunya dan memasukkan beberapa barangnya. Tak lupa ia memasukkan parfum milik Han yang ia minta kemarin
Entah kenapa parfum Han membuatnya lebih tenang belakangan ini. Bahkan dengan Yohan yang parfumnya lebih mahal dari Han, Chaerin bisa muntah
"Ayo" Chaerin menoleh dan mengangguk. Haru memilih menggunakan mobil daripada bus. Takut nanti ada yang melihat keduanya. Apalagi Chaerin yang katanya pindah keluar kota
"Lo tunggu sini ya, gue mau daftar" ucap Haru kemudian berjalan ke arah loket. Chaerin duduk menunggu sambil bermain ponselnya
Nathanseo_
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
❤ renjunhuang, aeraahn, hyujinlee_ and 657.372 likes
Nathanseo_ all good boys go to heaven, but bad boys bring heaven to you
Comments are disable for this post
Chaerin tersenyum. Dia tidak munafik, dia benar-benar merindukan Nathan
Disatu sisi juga dia sangat benci kenyataan bahwa dia memermainkan Chaerin. Chaerin sudah jatuh ke pesona Nathan, tetapi dengan tega dia mematahkannya
Tak adil rasanya jika saat ini Chaerin yang selalu tersakiti. Terlalu klise, jika karakter perempuan selalu tersakiti
Chaerin menghela nafas kasar. Sudah hampir genap lima bulan, tapi Nathan tak sedikit pun datang. Atau sekedar mengirim pesan pun tidak
Nathan benar-benar hilang. Seolah membuangnya dan tidak mungkin kembali
Sakit. Jujur, Chaerin merasakan sakit setiap hari. Setiap malam pun rasanya dihantui oleh rasa bersalah karena tidak bisa menjaga diri
Terutama pada ayahnya dan Yohan. Mereka benar-benar berusaha menjaga Chaerin, tapi Chaerin malah seperti ini
Chaerin tersenyum dan mengusap perutnya
"Nak, ini ayah kamu" ucapnya lembut
"Chaerin?"
~tbc~
guys aku ada cerita baru. daddy versi kevin the boyz, check it out yass