2.3 •• Untold

2.2K 302 15
                                        

"Temen kalian gapapa, cuma perutnya masih lebam. Bakalan mual kalo buat makan, tapi saya sudah kasih obat. Jangan terlalu dipaksa bicara ya, biarkan istirahat dulu" dokter yang baru aja keluar dari ruang tindakan langsung ngasih penjelasan ke Han, Hwall, Haechan sama Jisung

Mereka berempat mengangguk paham dan segera masuk ke kamar Chaerin

"Dih, ngapain lo pada panik" Chaerin terkekeh sambil menatap keempatnya

"Bangsat lo, masih sempet ketawa lo sekarang?" ucap Jisung. Chaerin cuma ketawa sambil megangin perutnya yang ngilu

"Aduh duh, sakit. Udah ih, jangan gitu. Gue gapapa kali" Chaerin berusaha duduk tapi ditahan oleh Hwall

"Baring aja lo, masih sakit juga belagu"

"Halah, cuma gini" Chaerin duduk dan menatap mereka berempat

"Ambilin minum dong" segera mereka menyodorkan akua yang mereka bawa

"Yawla, soswitnya kalian" Chaerin mengambil salah satu akua itu

"LEE CHAERIN" Chaerin langsung menoleh dan menatap Haru yang baru saja masuk

"Huhu, sampe bonyok gini. Maapin gue yang telat bantu lo" ucap Haru sambil mengusap pelan luka Chaerin

"Hahaha, santuy lah" Chaerin menatap Nathan yang berdiri dengan wajah panik di belakang Hwall

"Bisa tinggalin gue sama Nathan?" pinta Chaerin

Mereka pun segera keluar dan meninggalkan keduanya

"Nathan?" bukannya menjawab panggilan Chaerin, Nathan langsung memeluk Chaerin. Kemudian mencium pucuk kepala Chaerin

"Maafin aku, aku tadi lagi ketemuan sama ayah aku" Nathan mengusap perlahan kepala Chaerin

"Gapapa, aku gapapa ini. Udah biasa" Nathan melepas pelukannya dan menatap Chaerin

"Udah biasa?" tanya Nathan, Chaerin mengangguk

Nathan mendekatkan wajahnya dan menciumi setiap luka Chaerin. Terakhir ada di sudut bibirnya

Nathan mencium bibir Chaerin lembut, kemudian melumatnya perlahan

Nathan menyamankan posisinya dan memperdalam ciumannya

Chaerin mengalungkan tangannya di leher Nathan, kemudian berpindah ke pangkuan Nathan

"A-aw" Chaerin meringis pelan saat tangan Nathan mengusap perut Chaerin

Nathan menghentikan kegiatannya dan segera mengangkat baju Chaerin

"Nat" Chaerin menahan tangan Nathan, tapi Nathan menatapnya dengan tajam

Nathan membulatkan matanya kala melihat luka lebam yang cukup besar di perut Chaerin

"Kamu bilang ini gapapa?"

"Ja-jangan dipegang. Ngilu" Chaerin menahan tangisnya saat tangan Nathan memegang luka itu

"Aku ga bakal diem aja Chae" Nathan mengepalkan tangannya

"Aku gamau ya sampe kamu datengin kak Ryujin" ucap Chaerin menatap Nathan tajam

"Chae"

"Nathan"

"Ga bisa gitu Chae--"

"Jonathan Seo"

"Oke, kamu menang" Chaerin tersenyum kemudian mencium Nathan

"Nakal ya"

"Sama kamu doang sih" Nathan tersenyum dan memeluk Chaerin lagi

"Kayanya bener mereka pacaran" ucap Jisung mengintip dari kaca pintu

"Mana gitu nempel-nempel mulu lagi. Kaya pasutri"

'Tolol banget gue, masih aja sayang sama pacar temen gue sendiri' batinnya

'You did well Nat, dikit lagi' batinnya

~tbc~

nih up saya, problem's coming babe:)

[2] Bad LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang