Malam tiba Janji mereka akan mereka jalani mulai sekarang gelar raja jalanan akan mereka rebut dari silhouette grup dari sekolah yang mengajak hibi untung bertarung di jalanan malam yang sepi
Mereka mengendarai motor mereka dengan kecepatan rata rata saja ini belum saatnya mereka untuk menangkap gas lebih dari rata rata jalanan yang mereka lewati masih ramai keselamatan lebih penting dari pada tujuan mereka agar mendapat gelar
Mereka berhenti di salah satu tempat,jalan panjang yang di jadikan tempat untuk mereka menjadi liar malam ini
Mereka turun dari motor mereka yang memang berwarna serempak hitam
Mereka melihat ke sekeliling tak ada tanda tanda lawan yang datang nampak sepi
"Ini kita di bohongin?"tanya Regan sambil melihat ke sekeliling mencoba untuk mencari ciri ciri keberadaan lawan takutnya mereka menyerang tiba tiba
Keluar mereka datang dengan jumlah...
Tunggu...
Bukankah harusnya lebih banyak dari yang mereka kira?tapi kenapa jumlah mereka seimbang?dari info yang mereka tau silhouette itu lebih dari 50 orang yaitu orang orang paling ahli dalam hal begini
"Tunggu bentar,ini kita kaga di jebak kan?"ucap Regan lagi yah mulai sekarang ia sangat bawel
"Infonya bener di jalan ini tapi lawan yang di tunggu bukan segini jumlah nya gua yakin bukan mereka"ucap Glen yakin
"Yaiya bukan mereka,badan kecil gitu!tapi serem jugak penampilannya"ucap Angga saat melihat pakaian yang mereka pakai
Yah seram sama seperti jubah hitam panjang kupluk besar dengan bentuk kuping kucing di atasnya mereka berjalan seperti yang akan mencabut nyawa saja
"Woy ini gua ga mimpi kan ya?"ucap Angga mulai was was
"Woy gua masih belom siram bekas gua woy!kasian emak gua woy!!"ucap Rama tak masuk akal
Mereka yang sedang berjalan berhenti hibi nampak tenang mereka merasa lega karena mereka berhenti dengan sendirinya
"Batre mereka abis keknya"ucap Ardi
"Sht!mampus Lo kalo mereka denger kalo gua di cabut nyawanya lu gantiin yak"ucap Angga
"Miper lo ae"
"BACOT!!"teriak mereka okey mereka ngamoks
"Weh serem!"ucap Regan kembali heboh
"Gan lama lama gua sumpel mulutlu pake kolor gua"ucap frisiqi mulai kesal
"Iya ga papa"jawabnya
"MAJU!KALAHIN KITA GENG BODOH!"bentakan itu membuat hibi nampak emosi akan mereka lakukan tanpa suruhan
"KETUA GENG MAJU!"ucap salah satu dari mereka,salah satu maju,Glen.
"Heh..ketua geng nya aja gini dahlah balik sana minta gendong boboin sama emak"ucapnya,Glen emosi ia hendak membuka kupluk yang dikenakan oleh lawan
"Diem!"ucapnya,entah kenapa Glen benar benar memberhentikan aktivitas nya tak biasanya ia begini
"Mau apa Lo?"tanyanya,Glen sedikit kenal suara ini tapi sangat beda
Halu gua aja kali ya Batin Glen
"Gua kesini sesuai janji!mana anggota Lo yang katanya lebih dari 50 hah?takut mereka?batalin aja kasian kalian ga akan menang"balas Glen,tak ada reaksi dari lawan
Kenapa gak ngebales dah?
Glen semakin di buat bingung oleh lawannya,ia yakin yang ada di hadapannya bukan lawan yang di janjikan
KAMU SEDANG MEMBACA
Anak Ayam VS Serigala
Teen FictionHanya kisah sehari hari delapan gadis ceria,dengan kegilaan yang melebihi batas maksimal. -solidaritas gak menjamin terus bersama.-
