Sudah kembali masuk ke SMA,semua sudah mulai belajar materi pertama walaupun tak semuanya masih ada yang memutuskan untuk organisasi di kelas mereka masing masing
Rata rata setiap kelas memang masih menentukan organisasi untuk kelas mereka,hanya beberapa saja yang sudah menentukan
Gudang belakang sudah menjadi incaran mereka kembali sigadis gadis nakal yang tak pernah memberhentikan aksi gilanya
Mereka entah melakukan apa di dalam gudang,tapi tempat itu sangat kotor juga sedikit bau tak pernah terurus mungkin padahal barang barang di situ masih layak di pakai
"Sedikit lagi edan!"ucap ope histeris yang lainnya pun nampak serius menonton film itu
"Iyaaa!!!!!"lagi lagi ope begitu nampaknya film yang menarik
"Kyahh meleset bro!"ucap Zaskia sebal padahal sedikit lagi masuk
"Dahlah,yuk balik ke kelas gue mau nonton di rumah aja suka ada kan film bola nyasar"ucap Risti mereka pun keluar dari gudang itu saat melewati lapangan nampak begitu ramai di situ niat mereka yang akan ke kantin mereka urungkan entah kenapa rasa penasaran mereka sangat besar
Dan setelah sampai di sana ternyata ada pertengkaran,dua laki laki dan ada 1 cewek yang hendak memisahkan laki laki yang sedari tadi memukul laki laki yang tak melawan sama sekali
"LAWAN GUA NJ*NG!!!"bentaknya nampaknya masalah serius
"Kek bocah teka"ucap Dilla asal,sialan memang dia ini suara nya terlalu keras semuanya melihat ke arah gadis itu
"Dil lama lama gua bungkam mulut lu pake kaos kaki si Dinda"ancam Risti Dilla menggeleng cepat
"Heh apa lu bilang hah?!!kek bocah teka?INI URUSAN GUA GA USAH LU URUSIN!!!MATI SANA LU SIALAN!"bentakan yang terlalu kasar itu membuat Dilla sakit hati
"Nti"panggil Dilla,Risti menuntun Dilla keluar dari gerombolan itu sialan seharusnya mereka tak ke sini
"Sakit lagi hehe"ucapnya yang malah tertawa
"Tarik napas terus buang 3 kali okey"suruh Risti Dilla melakukan apa yang Risti suruh dan akhirnya kembali seperti biasa
"Nti aku mau bunuh orang itu ya,kalo di biarin bakal banyak yang dia sakitin"ucap Dilla,semuanya menggeleng
"Ga akan boleh mot"ucap Zaskia,Dilla nampaknya harus terbiasa di panggil seperti itu di sekolah
"Yaiya tau aku juga ga boleh,just kidding"balas Dilla
Dan tak lama semuanya bubar hanya tinggal 1 laki laki saja di situ yang masih tergeletak dengan posisi terlentang nampaknya harus di bawa ke UKS
"Anu,ga papa?"tanya Dilla,laki laki itu menatap Dilla dan bangun
Familiar banget ga boong kapan ketemu ya ishh lupaaa!!! Batin Dilla ia sangat gemas dengan dirinya ingin sekali ia ganti otak yang masih bagus
"Ga papa?"tanyanya,Dilla di buat aneh kenapa malah dirinya yang di tanya
"Aku ga papa,ko malah nanya nya ke aku sih?kan kamu yang di pukuli"ucap Dilla heran
Masih ada anak SMA ngomong aku-kamu?kapan lu berubah bodoh.Ucap laki laki itu dalam hati
"Dil"panggil Risti Dilla menengok Risti yang sedang bicara tanpa suara membuat Dilla bingung sendiri
"Apa sih nti aku ga ngerti nti ngo--"belum selesai bicara Risti memotong kalimat Dilla karna sudah kesal
"ITU SI ARDIAZ BODOH!!"bentak Risti,kali ini Dilla tak merasa sakit pada dadanya ia malah menatap laki laki itu tak percaya
"Ardiaz?bodoh?"ucapnya lagi suatu nama pun terlintas di pikirannya
KAMU SEDANG MEMBACA
Anak Ayam VS Serigala
Ficção AdolescenteHanya kisah sehari hari delapan gadis ceria,dengan kegilaan yang melebihi batas maksimal. -solidaritas gak menjamin terus bersama.-
