Sudah hampir sebulan Anne pergi meninggalkan mansion dan kehidupannya bersama James. Memilih kembali tinggal di Bandung, kota tempat dulu ia tumbuh dan dibesarkan adalah alternatif yang cukup baik.
Menempati sebuah villa yang terletak di daerah Lembang, Bandung, Anne dapat menjalani kehidupannya dengan cukup baik. Villa yang ditempatinya adalah villa sederhana pemberian mendiang Oma Renee. Setelah Opa Louis meninggal, Anne satu-satunya yang bersedia untuk mengurus dan memelihara villa tersebut jika dibandingkan dengan kedua adik kembarnya.
Dibantu oleh Lorry, salah seorang asisten rumah tangga yang akan membantu pekerjaannya di villa, Anne merasa sudah cukup senang. Lorry sudah cukup lama bekerja pada keluarganya, bahkan mereka sudah saling mengenal saat Anne masih duduk di bangku sekolah dasar.
Meskipun jauh dengan Jakarta, ia tetap mengontrol bagaimana perkembangan restonya melalui Rossie dan juga Jenny. Ia kerap kali menghubungi mereka jika merasa rindu. Meninggalkan Jakarta seperti mengurangi tingkat stress yang ada pada dirinya. Hal itu jelas akan dilakukan Anne mengingat banyak hal yang harus dipertimbangkan jika mengingat kehamilannya saat ini.
Anne sering berkonsultasi dengan Karen via telefon. Perempuan itu banyak menjelaskan perubahan yang terjadi serta bagaimana kalang kabutnya James saat menemukan dirinya pergi dari mansion. Hanya saja saat ini, bagi Anne lebih baik ia pergi ketimbang berharap pada perasaan yang bahkan takkan mungkin dibalas oleh James.
Usia kandungannya hampir memasuki 10 minggu, perut rata Anne kini sudah sedikit berubah karena mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan manusia lain dalam tubuhnya. Meski berat badannya tidak naik secara signifikan, tapi perutnya sudah terlihat sedikit membuncit.
Mual dan pusing masih seringkali dirasakannya, bahkan Anne baru bisa mengkonsumsi sarapannya di jam 10 pagi jika tidak ingin mengalami muntah dan mual seperti sebelumnya. Terkadang hanya buah dan susu yang bisa dikonsumsi olehnya. Atau beberapa makanan lain seperti permintaannya yang jelas akan dibantu oleh Lorry untuk dibuatkan.
Berdiam diri jelas bukan bagian dari gaya hidup Anne. Meski masih memiliki penghasilan yang cukup dari mapan, Anne tidak terbiasa menghabiskan waktunya dengan bersantai di villa, ia membangun sebuah bisnis kue kering dengan memberdayakan beberapa ibu-ibu muda yang hampir sebaya dengannya di sekitaran villa.
Tempat yang digunakan adalah sebuah rumah besar lain peninggalan Opa Louis yang dulu banyak digunakan untuk mengolah hasil perkebunan teh. Beberapa dari masyarakat disana mengenal Anne dengan cukup baik sebagai cucu dari orang yang pernah sangat mereka hormati.
Berjalan dua minggu usaha baru yang dikelola Anne dengan beberapa pekerja disana terlihat cukup baik. Mereka memasarkan kue kering seperti nastar, kastangel, dan cheese stick buatan mereka di sekitaran daerah Bandung. Bahkan belum lama ini Anne mengirimkan beberapa paket kue buatannya kepada Rossie dan Karen di Jakarta. Respon mereka sangat baik dan antusias. Bahkan Rossie mengusulkan Anne memasukkan daftar kue kering tersebut ke kafe baru mereka.
Mengingat Jakarta nyatanya seperti membuka lembaran hitam bagi Anne. Tidak bisa dipungkiri meski apa yang dijalaninya di Lembang terbilang lancar dan sukses kadang ada moment-moment tertentu Anne akan mengingat kenangan lamanya bersamanya James. Anne tak ingin membohongi perasaannya sendiri bahwa ia masih sangat merindukan dan mencintai pria itu. Menjalani masa-masa kehamilan awal sungguhlah terasa berat tanpa suami yang berada di sekitarnya.
Anne seringkali mengajak bicara bayi dalam kandungannya. Meskipun belum mampu merespon dengan tendangan yang kuat, tapi Anne yakin apa yang disampaikan ibu kepada bayinya adalah ikatan naluriah yang alami. Ia seringkali menceritakan James dalam dongengnya. Berharap bayi itu dapat mengenal sosok ayahnya dengan baik meskipun hanya dari cerita yang disampaikannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Gift Love (COMPLETE)
Storie d'amoremencintai atau dicintai ? mana yang akan jadi pilihan paling tepat dalam hidup ? jika mencintai adalah sebuah keinginan, maka dicintai bukankah sebuah kesediaan ? Adalah Annelise Rosalie Winathan menghabiskan sebagian hidup untuk bertaruh antara pil...
