Anda yang merebut dan saya yang dicibir, apakah anda waras?.
~€ my prince €~
Ting tung Ting tung
"Eh den Arga"ucap bibi saat membuka pintu rumah Alya.
"Assalamu'alaikum bi"
"Waalaikumsalam den, masuk den"kata bibi mempersilahkan Arga masuk kedalam.
"Nak Arga"kata Kirana saat melihat Arga diruang tamu.
"Iya tan"kata Arga sambil menyalami tangan Kirana.
"Mau jemput Aya ya?"tanya Kirana.
"Iya "Arga mengangguk sambil tersenyum.
"Aya masih tidur, kamu si datangnya pagi banget, sana kamu aja yang bangunin ya"
"Boleh Tante?"tanya Arga.
"Iya boleh"
Setelah itu Arga langsung naik ke lantai dua, ia memasuki kamar Alya yang sudah ditunjukkan oleh Kirana.
Arga langsung memasuki kamar Alya yang tidak terkunci itu. Rapi, wangi, dingin, itulah keadaan kamar Alya, kamar Alya didominan dengan warna putih membuat kamar Alya terkesan indah. Ia melihat kekasihnya sedang tertidur pulas sambil memeluk guling. Ia menghampiri Alya dan duduk di tepi tempat tidur Alya. Ia merapikan rambut Alya yang menutupi wajah cantiknya.
"Al bangun udah pagi"Arga membangun kan dengan suara lirih sambil mengusap usap pipi Alya.
Terdengar suara rengekan dari Alya karena terusik oleh gerakan Arga akan tetapi Alya tetap tak membuka matanya.
"Kebo banget si pacar ku untung aku sayang"kata arga sambil mengusap rambut Alya.
"Bangun sayang"Arga mencoba membangunkan Alya tetapi wanita itu tak membuka matanya juga.
"Sayang bangun nanti kita telat"kata Arga sambil menutup hidung Alya.
Alya langsung terbangun karena ia tidak bisa bernafas. Arga terkekeh kecil melihat kekasihnya akhirnya terbangun dengan cara jahilnya.
"Ihh argaaa mau buat aku mati"marah Alya saat melihat yang menutup hidungnya itu Arga.
"Gak mungkinlah aku mau buat pacar aku sendiri mati, sana mandi ntar telat"kata Arga sambil mengacak acak rambut Alya padahal rambut Alya sudah acak acakan karena tidur.
"Yaudah aku mandi dulu"kata Alya langsung beranjak menuju kamar mandi yang ada di dalam kamarnya.
Mata Arga tak sengaja melihat boneka beruang kecil berwarna coklat disamping Alya tadi tidur.
"Boneka itu sama kaya boneka yang gue kasih ke Aya dulu, tapi kan boneka kaya gitu kan gak cuma satu doang"batin Arga setelah itu ia keluar dari kamar Alya, dan menunggu dibawah.
🍁🍁🍁🍁
Arga menunggu Alya bersiap siap sekitar dua puluh menit setelah itu mereka sarapan dirumah Alya bersama kedua orang tua alya.
"Ma pa aku berangkat duluan"ucap Alya sambil menyalimi kedua orang tuannya dan diikuti oleh Arga.
"Hati hati ya"
"Siap ma"
Ditengah perjalanan tidak ada yang membuka pembicaraan, mereka fokus dengan pemikirannya masing masing.
Motor Arga menjadi sorotan siswa siswi yang berlalu lalang saat masuk ke gerbang SMA Dirgantara.
Tangan Alya tak henti hentinya terlepas dari genggaman tangan Arga saat mereka berjalan ke kelas.

KAMU SEDANG MEMBACA
my prince [ Completed ]
Teen Fiction[ FOLLOW SEBELUM MEMBACA ] Alya Adevva Ramanjaya biasa dipanggil Alya. Seorang gadis cantik, pintar, moodyan, pecinta es krim dan pencinta novel. Arga Adrian Dirgantara biasa dipanggil Arga. The most wanted di SMA Dirgantara yang mempunyai sifat pos...