my prince 55

3.3K 127 8
                                    

Aku rindu, kapan kita bisa bertemu.

~€ my prince €~

Pagi ini Alya bangun lebih awal, ia kini sedang menyiapkan pakaian yang akan dibawanya ke Bandung, ia sangat rindu kakek dan neneknya apalagi suasana disana,  padahal terakhir ia ke Bandung sebulan yang lalu.

"Aya... Sayang..."panggil Kirana Dari balik pintu.

"Buka aja Ma"seru Alya, Kirana langsung membuka pintu kamar sang anak.

"Yuk kebawah dulu, kita sarapan bareng bareng"ajak Kirana.

"Iya Ma"Alya langsung meninggalkan tas koper kecilnya yang sudah rapi untuk sarapan pagi bersama keluarganya.

🍁🍁🍁🍁

Pukul 07.15 keluarga Alya sudah siap. Kini keluarga Alya berada didalam mobil menuju ke Bandung rumah kakek nenek Alya. Alya menikmati perjalanannya dengan senang hati ia sangat tak sabar untuk bertemu sang Kakek dan neneknya.

"Kak nanti di Bandung main kerumah lama yuk"kata Alya kepada sang kakak.

"Mau apa di sana? mau jadi tukang sapu halaman rumah orang?"ucap Arka sambil melirik ke arah belakang.

Rumah Alya yang di Bandung dulu sekarang sudah disewakan ke orang lain namun masih milik keluarga Alya. Dan alasan Alya pindah ke Jakarta karena sekarang pekerjaan orang tua Alya berada di Jakarta semua. Jadi mau nggak mau Alya ikut bersama keluarganya. Banyak kenangan di rumahnya dulu bersama sahabat kecilnya yang selalu ia rindukan. Terutama di rumah pohon yang berada di antara rumahnya dan rumah sahabat kecilnya, Alya kecil dan Aga sahabat kecilnya Alya selalu bermain bersama, mengerjakan tugas, dan bahkan melihat bintang dan bulan pada malam hari hanya mereka berdua di rumah pohon itu.

"Kakak aja yang jadi tukang sapunya, aku si ogah banget"

"Terus mau apa?"

"Mau lihat rumah pohonnya, siapa tau disana ada Aga"jawab Alya.

"Aga terussss yang dipikirin"cibir Arka.

"Ya suka suka aku lah"

"Mau nostalgia nih ceritanya"kata Kirana sambil mengusap rambut Alya.

"Mamah tau aja"jawab Alya sambil tersenyum malu.

"Lo suka ya sama Aga? Inget lo udah punya cowok"

"Aku suka Aga sebagai sahabat dan aku kangen sama dia"

"Terus kalo ketemu sama Aga, mau apa?"

"Mau peluk"kata Alya sambil tertawa.

"Sini peluk sama kakak aja"

"Ogah banget sama kakak"kata Alya sambil memeluk sang mama yang ada ada disampingnya.

🍁🍁🍁🍁

Sejak sampai didalam kelas Arga selalu melihat kearah pintu karena ia sangat menunggu kedatangan Alya, namun sampai sekarang bel masuk berbunyi Alya tak kunjung datang.

"Lo kemana si Al? Lo sakit ya?"batin Arga.

"Kenapa lo bro?"tanya Kenzi yang melihat Arga yang sedang resah.

"Nggak, nggak papa"

"Lo nyariin Alya?"tanya Vino.

"Nggak"kata Arga singkat.

"Nggak usah gengsi, gue tau lo sebenarnya khawatir kan sama Alya"kata Kenzo, Arga hanya diam karena memang yang diucapkan Kenzo itu benar.


"Alya kemana Ca?"tanya Dira kepada Caca.

"Eh iya gue lupa, tadi malem Alya bilang dia ijin dan suratnya nanti mau diantar sama supirnya katanya"jawab Caca.

"Kok gue nggak tau si?"kata Dira.

"Emang lo punya kuota, Alya udah nelpon lo tapi lo nggak aktif"kata Caca.

"Eh iya gue lupa nggak punya kuota"kata Dira.


Tak lama kemudian, guru yang mengajar datang dan seketika kelas menjadi tenang.

🍁🍁🍁🍁

Bel istirahat berbunyi, guru yang berada di kelas XII IPA 1 keluar dan di ikuti seluruh siswa siswi yang ada di dalam nya.

Saat Arga keluar dari dalam kelas, tiba tiba dihadang oleh Elyn.

"Hai... ayok ke kantin bareng"kata Elyn dengan wajah sumringah. Arga hanya mengangguk sebagai jawaban nya.

"Kok kak Alya nggak kelihatan si?"tanya Elyn saat berjalan menuju kantin.

"Nggak tau"kata Arga.

"Owhhh"

"Asik nih nggak ada kak Alya, makin puas gue ngedeketin Arga"batin Elyn.

🍁🍁🍁🍁

Sejak di kantin Arga terus terusan diam hanya sesekali ia menjawab pertanyaan Elyn.

"Kok tiba tiba gue kangen banget sama Aya"batin Arga.

"Apa gue ke Bandung aja?, main kerumah pohon, buat ngilangin kangen gue sekalian buat nenangin diri gue"lagi lagi Arga memikirkan Aya sahabat kecilnya.

"Arga"panggil Elyn membuat Arga terkejut.

"Eh apa?"

"Kamu kenapa? dari tadi kok bengong si? Akunya dicuekin terus, makanannya juga kok nggak dimakan si?"

"Eh aku nggak papa kok, udah kenyang"

"Kamu mikirin kak Alya kan?"tanya Elyn.

"Enggak kok"

"Ngapain si kamu mikirin kak Alya, padahal dia udah jahat sama aku"

"Aku nggak mikirin Alya, Elyn. Sekarang kamu habisin makanan nya terus kita balik ke kelas"jelas Arga dengan lembut.

"Oke"

"aku sayang sama kamu"lanjut Elyn sambil memeluk Arga dari samping membuat Arga tersentak kaget.

Arga mencoba melepaskan pelukan Elyn.

"Aku juga sayang sama kamu"kata Arga setelah terlepas dari pelukan Elyn dan wajah Elyn berubah sangat senang dengan penuturan Arga tersebut.

"Sayang sebagai kakak dan adik"lanjut Arga membuat raut wajah Elyn berubah 180 derajat.

"Sayang sebagai kakak adik?, tapi aku pengen nya lebih dari itu"

"Nggak bisa Lyn, gue udah anggap lo sebagai adik gue, dan nggak ada yang lebih dari itu"jawab Arga dengan tegas.

"Pasti ini gara gara Kak Alya, dulu waktu di London Arga baik banget sama gue, ternyata dia cuma anggap gue adik, awas aja tuh kak Alya"batin Elyn dengan amarahnya.

🍁🍁🍁🍁

~2 Mei 2020~
shofi_tr

Hayyy semuanya
Aku kembali
Makasih buat yang masih setia baca cerita aku
Jangan bosen ya nungguin aku update
Follow akun wattpad dan Instagram @shof.i_tr yaaa
Jangan lupa vote, comment, and share ❤️

my prince [ Completed ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang