Jangan biarkan hatimu terluka karena terus memaafkan kesalahan yang sama.
~€ my prince €~
Malam ini keluarga Alya kumpul bersama di ruang tengah, Alya ingin melupakan masalahnya dengan berkumpul diruang tengah bersama keluarganya.
Alya sengaja tak bermain handphone, ia meletakkan handphone nya di meja depannya, handphone Alya terus terusan berbunyi menandakan ada seseorang yang sedari tadi menghubunginya.
"Berisik banget hp lo dik"kata Arka terganggu dengan suara handphone sang adik.
"Biarin"kata Alya saat memakan es krim yang dibelikan sang kakak tadi siang.
"Dilihat dulu, siapa tau penting"kata Kirana sambil mengusap rambut Alya.
"Gak penting ma"kata Alya sambil menidurkan kepalanya di pangkuan sang mama.
"Mungkin penting dari tadi bunyi terus"timpal Rama.
Saking kepo nya dengan handphone sang adik Arka langsung menyambar ponsel Alya dan membuka hp tersebut.
"Panggilan tak terjawab dari Arga dua puluh, chat dari Arga lima puluh lebih"kata arka fokus mengotak atik handphone Alya.
Ya sejak kemarin Arga terus menerus mencoba menelpon dan mengechat Alya tapi tak kunjung mendapat jawaban dari Alya.
"Balikin hp aku"kata Alya bangun dari tidurannya untuk merebut handphone nya.
"Ogah gue jawabanin aja"kata Arka menjauhkan handphone Alya dari Alya.
"Gak usah dijawabin gak penting"kata Alya masih mencoba merebut handphone nya.
"Kalo bisa ambil sendiri"kata Arka mengangkat handphone Alya tinggi membuat Alya kesulitan untuk mengambil.
"Mamaaaaaa kakak gak mau ngembaliin hp aku"rengek Alya. Kirana dan Rama hanya menggeleng gelengkan kepalanya melihat kedua anaknya jika dipersatukan seperti Tom and Jerry.
Alya mengoleskan es krimnya ke muka Arka membuat Arka kedinginan, tanpa sengaja Arka menjatuhkan handphone Alya kelantai untung saja tidak terjadi apa apa dengan handphone Alya.
"Hp akuuuuuuuu"teriak Alya.
"Muka akuuuuuuuu"teriak Arka bersamaan dengan Alya.
"Muka ganteng kakak sudah ternodai"kata Arka alay.
Alya buru buru mengambil handphone nya yang terkapar di lantai.
"Untung aja nggak rusak"gumam Alya.
"Kalian berdua tuh berisik banget, bikin kepala mama pusing"kata Kirana.
"Kakak duluan yang mulai"kata Alya sambil menunjuk Arka.
"Lo duluan"kata Arka tak mau disalahkan.
"Udah jangan salah salahan"kata Rama.
🍁🍁🍁🍁
Arga, Kenzo, Kenzi, dan Vino kini sedang berkumpul di rumah duo Ken, disana mereka hanya berkumpul dan bermain play station.
"Ga lo gak main PS?"tanya Vino.
"Gak ah"jawab Arga singkat.
"Main sama gue aja"kata Kenzo sambil duduk di samping Vino.
"Ga lo kenapa si jadi deket sama tuh adik kelas baru?"tanya Kenzi sambil memakan martabak bawaan Arga.
"Gue terpaksa"ucap Arga membuat Kenzi tersedak makanannya.
"Kalo lo terpaksa kenapa masih dilakuin"kata Vino sambil menatap sekilas kearah Arga.
"Dia punya penyakit kanker darah, dia nggak boleh down, jadi semua permintaannya harus dipenuhi biar dia semangat melawan penyakitnya,"jelas Arga membuat mereka tercengang mendengarkan alasan Arga.
"Tapi apa yang lo lakuin itu nyakitin hati Alya"kata Kenzo.
"Gue tau, gue juga nggak mau kaya gini"terlihat dimata Arga ada sebuah penyesalan.
"Seharusnya lo harus tegas sama si cewek itu"timpal Vino.
"Iya tuh . Harusnya lo bisa tegas, masa dia minta disuapin lo mau aja nurutin dia padahal Alya ada disitu, bayangin betapa sakitnya Alya bro"tambah Kenzi.
"Kita kecewa sama sikap lo ga, dulu lo ngebet banget deketin Alya, sekarang Alya udah jadi milik lo, tapi lo malah sia siain dia"kata Kenzo.
Arga hanya diam mencerna perkataan sahabat sahabatnya, betul ia dulu sangat ingin mendapatkan hati Alya, tapi sekarang ia malah menyakiti hatinya. Betapa bodohnya Arga sudah menyakiti hati orang yang sangat dia cintai.
"Tapi lo nggak pernah ngerasain di posisi gue, gue bingung. Keluarga gue udah berutang budi sama keluarga Elyn dan sekarang mama gue mau membalas jasa mereka"kata Arga.
"Gue cinta banget sama Alya, tapi gue nggak bisa ngebantah permintaan mama gue"tambah Arga setelah itu ia pergi meninggalkan mereka bertiga.
🍁🍁🍁🍁
Setelah berdebat dengan kakaknya Alya memutuskan untuk masuk kedalam kamar nya dan kini Alya sedang berada di balkon kamarnya, ia duduk di kursi yang ada di balkon itu dengan memeluk kakinya yang ditekuk didepan dadanya.
"Agaaa gue kangen banget sama lo, pasti lo marah kalo lihat gue sedih apalagi kalo gue nangis, sekarang air mata gue keluar apa lo nggak mau menghapus air mata gue ga"batin alya sambil memandang bulan yang bersinar terang di langit sana seolah olah ia berbicara dengan sahabat kecilnya.
Alya melihat kearah bawah disana terdapat sebuah motor sport berhenti didepan rumahnya, pengendara motor itu sedang mendongakkan kepalanya melihat kearah balkon kamar Alya, ia sudah tau siapa orang dibalik helm full face nya itu. Kemudian pengendara motor itu membuka helm full face nya melihatkan wajah ganteng sang pengendara itu. Di hati Alya, ia sangat merindukan wajah tampan itu. Tapi egonya tak mau perduli lagi dengan laki laki itu.
"ALYAAAAA gue mau minta maaf, plisss maafin gue"teriak Arga tapi ia tak mendapat respon dari Alya, Alya memilih memasuki kamarnya dari pada hatinya semakin sakit.
"Percuma ga lo selalu minta maaf, tapi lo selalu ngelakuin kesalahan yang sama"batin Alya.
🍁🍁🍁🍁
~26 Maret 2020~
shofi_trHaiiii semuanya
Makasih ya yang udah setia nunggu aku update jangan bosen yaaaa❤️
I love you guysss
Jangan lupa vote, comment, and share ❤️❤️❤️❤️

KAMU SEDANG MEMBACA
my prince [ Completed ]
Teenfikce[ FOLLOW SEBELUM MEMBACA ] Alya Adevva Ramanjaya biasa dipanggil Alya. Seorang gadis cantik, pintar, moodyan, pecinta es krim dan pencinta novel. Arga Adrian Dirgantara biasa dipanggil Arga. The most wanted di SMA Dirgantara yang mempunyai sifat pos...