Jika sebatas teman, jangan panggil aku sayang.
~€ my prince €~
Bel pulang sekolah sudah bunyi dari 10 menit yang lalu. Keadaan sekolah sekarang sudah mulai sepi hanya saja di lapangan basket banyak orang sedang latihan basket.
Sepulang sekolah Alya langsung ditarik oleh Arga untuk menemaninya latihan lomba basket bersama timnya. Di lapangan basket tidak hanya anak kelas XI IPA tetapi ada juga anak chiliders yang sedang latihan untuk pembukaan lomba tersebut. Alya melihat disana ada cewek cabe, siapa lagi kalau bukan Monica dan dayang dayangnya ia teringat saat kejadian dikamar mandi waktu itu ia sangat membenci monica.
🍁🍁🍁🍁
"Beliin gue air mineral yang dingin"suruh Arga saat beristirahat dari latihannya.
"Jangan lama lama"tambah Arga.
Aya pergi ke kantin untuk membelikan Arga air mineral untung saja masih ada yang buka dan ia membeli satu air mineral yang dingin dan ketika ia kembali ke lapangan ia melihat Monica sedang nggelayut manja di lengan Arga. Entah kenapa hati ya terasa sakit melihat itu.
"Apaan si Al gak usah cemburu, dia bukan siapa siapa lo"batin Alya.
"Nih minumannya"Kata Alya sambil menyerahkan air mineral itu.
"Ohhh ini babu kamu ya?"tanya Monica sinis dan merebut air mineral yang dibawa Alya lalu membuangnya. Membuat semua orang yang ada disana keget melihat kejadian itu. Mereka bertiga kini menjadi pusat perhatian semua orang yang ada disana.
"Sok tau lo"kata Arga sambil melepaskan gelayutan monica dengan kasar.
"Gak usah sok perhatian sama cowok gue"kata Monica sambil mendorong tubuh Alya. Untung saja Alya dapat menahan keseimbangan tubuhnya.
"Jangan pernah lo ganggu Alya!!"kata Arga dengan keras. Lalu mengambil air mineral itu yang tadi dibuang oleh Monica.
"Ihhh Arga kamu jangan minum itu, pasti itu ada racunnya"kata Monica dengan ganjen.
"Gak mungkinlah"kata Arga dengan wajah yang sangat marah lalu menggandeng Alya untuk pergi dari hadapan Monica.
🍁🍁🍁🍁
"Lo gak papa kan?"tanya Arga.
"Gak papa kok"jawab Alya dengan tersenyum manis.
"Lo gak papa kan Al?"tanya Caca heboh saat tadi melihat kejadian antara Alya dengan Monica.
"Gak papa kok, cuma didorong kaya gitu doang kok"jawab Alya.
"Beneran Al?"tanya Lena.
"Iya gue gak papa"
"Gue latihan dulu setelah itu kita pulang"pamit Arga lalu berlalu pergi dan diangguki oleh Alya.
Alya dan sahabat sahabatnya duduk di bangku pinggir lapangan untuk menonton tim Arga latihan.
"Ihhh itu Monica kok bisa sih ngedorong lo?"tanya Lena dengan emosi.
"Gue juga gak tau, gue cuma mau ngasih minuman ke Arga dia malah marah"jelas Alya.
"Ihhh padahal dia kan bukan siapa siapanya Arga"Caca juga ikut emosi.
"Udah biarin aja cewek cabe kurang belaian kaya gitu di urusin"tambah Dira membuat mereka tertawa.
🍁🍁🍁🍁
"Lo ganteng ga kalo kaya gitu"batin Alya dengan tersenyum saat melihat Arga bermain basket sangat keren. Keringat membasahi wajah Arga membuat ketampanan cowok itu bertambah.
"Lo kenapa Al kok senyum senyum sendiri?"tanya Dira saat melihat Alya sedang senyum senyum sendiri.
"Eh gak papa kok"kata Alya dengan gelagapan karena tertangkap basah oleh sahabatnya.
"Pasti lagi ngelihatin Arga kan?"tebak Lena.
"Enggak kok"elak Alya.
"Ihhh kelihatan banget kalo lo dari tadi ngelihatin Arga"tambah Caca sambil terkekeh saat melihat Alya sedang salah tingkah.
"Ihh enggak kok"elak Alya lagi dengan pipinya yang blushing.
"Cieee Alya lagi jatuh cinta"goda Caca dan mereka tertawa melihat Alya yang blushing.
"Ihh apaan sih kalian"dengan malu malu.
"Ehh lo gak usah sok kecentilan deh"kata Monica yang tiba tiba menghampiri Alya dengan dayang dayangnya membuat tawa mereka seketika berhenti berubah dengan wajah yang penuh emosi.
"Yang kecentilan tuh elu"kata dira menunjuk monica.
"Gah usah tunjuk tunjuk,gue gak ada urusan sama lo, urusan gue cuma sama nih cewek ganjen"kata Monica sambil mendorong pelan tapi penuh dengan penekanan di bahu Alya.
"Kalo lo berurusan sama Alya berarti lo juga berurusan sama gue"kata Arga yang tiba tiba datang.
Arga sedari tadi selalu memantau Alya Dari jauh sambil berlatihan basket, ia juga tau jika Alya sedari tadi memperhatikannya, Arga hanya melirik sekilas ke arah Alya. Ia di buat kaget saat Monica menghampiri Alya Dan sahabat sahabatnya, ia tak habis pikir Monica masih berani melabrak Alya walau di tengah keramaian.
"Ihhh sayang kok kamu gitu sih"rengek Monica kepada Arga membuat Alya and friends bergidik jijik melihat Monica seperti itu.
"Gue bukan pacar lo jadi gak usah panggil gue sayang"kata Arga.
"Kenapa kamu belain cewek gatel kaya dia sih?!"Tanya Monica kesal.
"Jangan pernah ngatain orang lain sebelum diri lo sendiri bener, dan kenapa gue belain Alya itu bukan urusan lo karna lo bukan siapa siapa gue"kata Arga sedikit ketus dan menusuk.
Setelah mengucapkan itu, Arga langsung menarik tangan Alya untuk pulang dan sebelumnya Arga mengambil tasnya dibawah pohon dekat lapangan basket tempat Tim Arga berkumpul untuk istirahat.
"Ihhh Argaaaaaaaa"teriak Monica dengan menghentak hentakkan kakinya di tanah.
"Ihhh kasihan banget sih ditolak mentah-mentah"ejek Lena membuat Dira dan Caca tertawa.
"Kalo gue digituin si gue bakalan masuk ke sumur, malu bangetttt coyyy"kata Dira membuat wajah Monica merah padam karena menahan amarah.
"Awas aja kalian"kata Monica berlalu pergi.
🍁🍁🍁🍁
~30 juli 2019~
shofi_trI am come back guysssss 😂
Aku harap kalian suka sama cerita aku:)
Makasih banya yang udah ngeluangin baca cerita aku dan ngevote cerita aku:)
Jangan lupa vote and comment.

KAMU SEDANG MEMBACA
my prince [ Completed ]
Roman pour Adolescents[ FOLLOW SEBELUM MEMBACA ] Alya Adevva Ramanjaya biasa dipanggil Alya. Seorang gadis cantik, pintar, moodyan, pecinta es krim dan pencinta novel. Arga Adrian Dirgantara biasa dipanggil Arga. The most wanted di SMA Dirgantara yang mempunyai sifat pos...