[END] Entah mengapa Kim Sejeong bisa berada di sebuah hotel yang katanya diperuntukan sebagai tempat beristirahat, jiwa-jiwa yang tersesat. Anehnya lagi dia disambut dengan baik oleh para pegawai di hotel. Seperti tamu kehormatan yang harus dilayani...
Perhatian buat pembaca baru, dimohon tinggalkan jejaknya setelah membaca. Diharap menuliskan kesan, pesan, ataupun saran di kolom komentar. TERIMA KASIH,
dan
SELAMAT MEMBACA.
Summary, Karena kau telah mengambil semua kesakitanku,maka tidak ada lagi alasan untukku tetap di sini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
PROLOG Terkurung dalam pesonamu dan tidak bisa menapik perasaan gelisah saat kau tidak ada. Menguasai pikiran dan tubuhku yang terus terpaku pada satu objek terindah yang hadir di kehidupan tenangku.
Salahku ingin mengakhiri, menyisakan perih dalam hati yang terbalut sepi.
Salahku membawamu ke tempat ternyamanku, membiarkan sepi itu luruh.
Salahku telah mengenalmu, meluruhkan kesakitan yang justru berbalik menyakitimu.
Harusnya aku bisa pergi setelah bertemu denganmu, namun aku takut kehilanganmu hingga terpaksa berlaku egois.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Disclaimer Fanfiction ini terinspirasi dari drama Hotel Del Luna, isi cerita sepenuhnya imajinasi penulis. Karakter tokoh dibuat untuk keperluan cerita dan bukan dimaksudkan untuk merusak karakter asli tokoh yang digunakan, tetapi justru karena kecintaan penulis terhadap tokoh-tokoh tersebut.
Mohon untuk tidak memperbanyak maupun mengedarkan sebagian atau keseluruhan cerita tanpa izin tertulis dari penulis. Sanksi pelanggaran Pasal 113 Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.