Tay POV
Siang itu aku sedang menuju ke rumah sakit tempat p'sun dirawat, sialnya aku kesasar dan berakhir di sebuah taman yg cukup luas. aku memutuskan untuk menanyakan alamat rumah sakit yg berada di daerah kepada seseorang disini, karena aku benar-benar tidak tau keberadaan rumah sakit itu.
Akhirnya aku memutuskan untuk bertanya kepada seseorang laki-laki berkulit putih yg sedang duduk di bangku taman tepat disebelahku berdiri, pandangannya sesekali menatap ke depan dan tangannya bergerak menggambar sesuatu di kertas gambar yg dipangkunya. Pipinya terlihat gembil dari samping, poni depan yg jatuh menutupi dahinya namun tetap bisa terlihat bulu matanya yg lentik dan juga bibir pink merona. dia menatapku sebentar saat diriku mulai bertanya arah ke rumah sakit tersebut dan kembali menundukan kepalanya. Dia menggunakan kemeja putih panjang dengan kancing yg ditutup rapat oleh dasi miliknya.
"hai, apa kau tau arah menuju rumah sakit gmm?" tanyaku tanpa basa-basi.
tidak ada jawaban dari lelaki itu, dia hanya menulis di kertas entah apa yg dia tulis dan menyobeknya lalu diberikan padaku, setelah itu dia pergi meninggalkan aku dengan cepat sebelum aku bisa ucapkan terimakasih. aku merasa sedikit bingung karena belum namun aku tetap membuka kertas yg dia berikan, dan kertas itu bergambarkan denah menuju rumah sakit yg aku tanyakan, aku pun langsung bergegas pergi ke tempat tujuanku.
New POV
Saat itu aku sedang focus menggambar sketsa ibu dan anak di depanku dibangku taman yg sering aku datangi. Tiba-tiba aku mendengar suara yg terdengar tidak asing menanyakan sebuah rumah sakit, aku menaikan kepalaku sebentar dan benar saja suara itu berasal dari orang yg sangat aku tidak sukai di kampus. Aku sedikit takut dan tanganku bergetar saat menggambarkan denah lokasi rumah sakit tersebut lalu tanpa pikir panjang aku menyobek kertas tersebut dan memberikan padanya tanpa menoleh lagi. Setelah itu aku bergegas pergi meninggalkan lelaki itu yg sudah ingin mulai ingin berbicara sesuatu lagi.
Aku berlari dengan cepat untuk pulang ke rumah, dengan sesekali menoleh ke belakang. Sesampainya di dalam rumah aku bergegas mengunci pintu rumah dan berjalan menuju ke kamarku, namun baru beberapa langkah aku mendengar suara kunci pintu dan kenop pintu yg dibuka dari luar. Rasa takutku semakin bertambah, ketika aku melihat sebelah tangan kanan dengan kemeja putih yg sedang membuka pintu, dan ternyata sosok itu adalah mama ku.
"New, mama sedang di lantai atas dan melihatmu berlari seperti orang ketakutan, ada apa nak? Apa kau baik-baik saja?" Tanyanya padaku.
"Tadi aku bertemu dengan orang yg tidak aku suka di taman, jadi aku bergegas berlari" jawabku pelan.
"Siapa dia? Apa orang itu melakukan sesuatu padamu?" Tanya mamaku dengan nada khawatir.
"Dia seorang yg brengsek, dia menanyakan arah padaku" jawabku lagi.
Ibuku tersenyum lega "Hanya menanyakan alamat kenapa kau sampai setakut itu New" ujarnya.
"Mungkin karena aku tidak menyukainya" aku menjawab dengan berbisik dan kembali berjalan ke kamar.
Tay POV
sesampainya di rumah sakit itu aku pun bertemu dengan p'sun dan p'aom. aku mendengar kabar bahwa p'sun mengalami kecelakaan saat balapan, ya p'sun adalah pembalap superbike. aku mengenalnya sudah cukup lama karena dia adalah teman ayahku, sedikit banyak aku merepotkan dirinya setelah aku memutuskan pergi dari rumah. aku mengaguminya karena dia adalah pembalap pertama yg menjadi idolaku, aku ingin menjadi pembalap juga di masa depan. aku mengobrol banyak dengan p'sun dan p'aom mengenai kejadian dan penyebab kecelakaan itu.
P'aom menanyakan ku kenapa begitu lama untuk sampai ke rumah sakit ini, aku mengatakan cerita lengkapnya sambil menunjukan kertas yg bergambarkan denah yg diberikan laki-laki tadi. P'aom lalu menyadari sesuatu, ada sketsa bergambar ibu yg sedang menggendong anak bayinya. P'aom memarahiku karena melipat-lipat kertas dengan sketsa yg sangat indah itu. Aku mengamati sketsa tersebut sambil tersenyum hangat. Tidak lama lamunan ku di buyarkan oleh p'sun.
"Tay mumpung kau ada disini, aku ingin bilang padamu mulai sekarang aku mempercayakan motorku padamu" ucapnya serius.
"Kenapa tiba-tiba p'? Bukannya itu motor kesayanganmu dan kau masih bisa memakainya setelah sembuh dari cederamu?" tanyaku padanya.
P'sun terdiam cukup lama dan membuatku kebingungan dengan ucapannya, kenapa tiba-tiba dia mau memberikan motor kesayangannya padaku. lalu jawaban p'aom memecah keheningan.
"p'sun mu sudah tidak bisa mengendarai motor lagi tay, jadi dia ingin memberikan motor kesayangannya padamu karena dia tau kau akan menjaga baik-baik motor itu." ucap p'aom menjawab pertanyaanku.
"Maksudnya bagaimana p'? aku tidak mengerti" tanyaku lagi.
"Aku tidak hanya cedera tay, tapi aku sudah menjadi cacat. akibat kecelakaan itu aku harus kehilangan satu kakiku dan agar bisa berjalan lagi aku harus menggunakan kaki palsu. untuk berjalan saja aku pincang apalagi mengendarai motor tay, itu mustahil" p'sun menjawab pertanyaanku dengan nada sendu.
aku yg mendengar jawaban dari p'sun pun sangat terkejut dan tidak bisa berkata apa-apa lagi. Aku senang mendapat kepercayaan untu merawat motornya namun tetap dengan berat hati aku mengiyakan permintaan p'sun untuk merawat motornya agar dia bisa tenang menjalani masa pensiunnya sebagai pembalap. lalu aku pamit untuk pergi mengambil motor p'sun dan meninggalkan dirinya yg masih terdiam diatas kasur.
3rd person POV
New yg tertidur di ruang tv malam itu tiba-tiba terkejut dengan suara kunci pintu yg terbuka dari arah luar, dan samar-samar muncul sosok pria dengan kemeja putih dan dasi kantornya. New sangat terkejut dan ketika dia siap untuk beranjak dari sofa kemudian langsung terbangun dari mimpinya. New terduduk dan langsung menatap kearah pintu yg sedari tadi tertutup rapat dan tidak ada siapa-siapa selain dirinya di rumah itu. Perlahan New mulai meneteskan air matanya sendu.
*
*
*
Tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
Love within Tragedy [TayNew]
FanfictionKisah seorang lelaki (Tay Tawan) yang tidak pernah memiliki keseriusan semasa hidupnya. Di pikirannya hanya ada balapan, taruhan, dan wanita. Lalu dia dipertemukan dengan seorang lelaki (New Thitiphoom) yang memiliki ketakutan bersosialisasi dengan...
![Love within Tragedy [TayNew]](https://img.wattpad.com/cover/212989281-64-k625161.jpg)