Kisah seorang lelaki (Tay Tawan) yang tidak pernah memiliki keseriusan semasa hidupnya. Di pikirannya hanya ada balapan, taruhan, dan wanita. Lalu dia dipertemukan dengan seorang lelaki (New Thitiphoom) yang memiliki ketakutan bersosialisasi dengan...
New mengejar tay yg berjalan sangat cepat di depannya, dirinya sebisa mungkin menjelaskan semuanya sambil setengah berlari. Namun kemudian, tay menghentikan langkah nya tiba-tiba.
"Sssttt diam dulu, apa kau dengar suara itu?" tanya tay sambil memegang perutnya.
"Kau lapar? Kenapa tadi kita buru-buru untuk pulang padahal makanannya terlihat enak sekali" jawab new terkekeh.
"Lagi pula aku tidak biasa makanan mewah seperti itu, perut ku akan terasa aneh" tay berujar dan berjalan ke warung makan pinggiran yg menjual makanan ringan khas Thailand, new mengikuti dibelakang nya.
"Aku lebih suka dengan makan di tempat sederhana seperti ini, perut ku tidak akan merasa aneh nantinya" ucap tay yg mulutnya sibuk mengunyah.
New gunakan kesempatan ini untuk menjelaskan tentang pertemuannya dengan ayah tay. Mereka kemudian sepakat untuk tinggal bersama di rumah ayah tay.
***
Keesokan paginya, sebuah mobil jaguar yg berhenti di depan area kontrakan tay. Tidak perlu bertanya-tanya lagi siapa, tay tau pasti kalau itu adalah supir ayahnya yg datang menjemput mereka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setibanya mereka di depan rumah ayah tay, raut wajah new terlihat sangat terkejut melihat ukuran rumah tay yg bukan main besarnya. Keluar dari mobil mereka disambut oleh dua orang pelayan laki-laki dan perempuan yg meminta untuk membawakan barang bawaan mereka.
New berjalan disamping tay mengikuti dua orang pelayan tadi, dirinya kemudian berbisik pada pria disampingnya itu "tay, benarkah ini di Thailand? Kenapa rumah ayahmu bisa sebesar ini. Sekarang aku mulai mengerti kenapa kau tidak suka berada disini" mendengar perkataan new, tay hanya terkekeh padanya.
Dua pelayan tadi mengantar tuan muda mereka menuju kamar tay. Mereka berjalan cukup jauh dari ruang tamu, di tengah jalan tay menghentikan langkahnya.
"Apa yy kau lihat tay?" tanya new penasaran dan ikut menatap pada ruangan yg tay lihat.
Kamar tay terlihat cukup luas dengan king bed size. Warna hijau menghiasi ruangan pribadinya itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.