Chapter 19

2.2K 214 6
                                        

3rd pov

New dan gun sedang berbincang bersama, new menceritakan semua kejadian kemarin dan cerita lengkap dari mulut tay tentang mild.

"Apa kau sudah meluruskan satu hal dengan tay? Sudahkah dia putus dengan mild?" gun bertanya pada new

"Hanya itu yg dia katakan padaku" jawab new singkat

"Apa maksudmu? Kau harus memastikan hal itu dengan tay. Jangan kasih mereka kesempatan untuk kembali bersama" omel gun sambil menatap new

"Ini tugasmu sebagai kekasih tay, kalau kau benar-benar mencintainya jangan pernah lepaskan dia, apa kau paham itu?"

"Apakah harus seperti itu?" new balas menatap gun

"Apa maksudmu?"

"Aku hanya berpikir tidak masalah kalau memang tay ingin pergi. Meski aku menangis memohon tay untuk tetap bersamaku, hal itu tidak akan ada gunanya"

Saat new dan gun sedang berbincang bersama, mereka melihat beberapa siswa mengerumuni seorang perempuan, dan tiba-tiba gun pergi menghampiri perempuan itu, new pun menyusul gun terlihat sangat jengkel.

New pov

"Apa yg kau lakukan disini? Kau bahkan bukan siswi kampus ini" omel gun pada perempuan itu yg tak lain adalah mild. Aku menarik tangan gun yg sudah siap seperti menjambak mild

"Gun, jangan membuat keributan seperti ini" aku masih memegangi tangan mungil gun

"Aku hanya ingin bertemu tay, apa tidak boleh?"

Para siswa yg berkerumun tadi pergi meninggalkan kami bertiga "dengar ya, aku tidak perduli apa hubungan mu dengan tay dulu, tapi saat ini tay sudah menjadi milik new" gun masih mengomel pada mild

"Maaf ya, aku hanya ingin bertemu dengan teman sma ku, kenapa kau terlihat begitu kesal. Dari caramu yg kesal seperti ini, sepertinya hubungan mereka tidak berjalan baik ya" mild tersenyum padaku juga gun, dan gun yg kalau kedua bahunya tidak aku tahan sudah pasti akan mendorong mild

Tiba-tiba mild datang mendekat padaku "gelang ini milik tay kan, kenapa ada padamu? Apa kau mengambilnya dari tay? Kembalikan gelang itu padaku" mild menggenggam tangan kananku yg terpasang gelang tay

"Lepaskan tanganku mild, tay sendiri yg memberikan itu padaku" ucapku

Melihat aku yg sedang dipaksa oleh mild, gun langsung mencoba memisahkan aku dan mild, namun wajahnya tidak sengaja tertampar oleh mild yg masih sibuk melepaskan gelang ditanganku. Aku pun reflek menghadap kearah gun dan mencoba melepaskan tanganku dari mild dengan paksa agar bisa memeriksa gun yg wajahnya terlihat memerah. Namun tidak sengaja mendorong mild terlalu kuat hingga terjatuh.

Tiba-tiba tay muncul dan langsung membantu mild untuk berdiri "Mild, apa kau baik-baik saja?"

"Sakit sekali tay, mereka sengaja mengerjaiku" jawab mild

Aku mendekat pada mild dengan rasa bersalah, aku tidak sengaja membuatnya jatuh "maafkan aku, aku tidak bermaksud mendorongmu, aku hanya ingin kau melepaskan tanganku"

"Bohong, kau jelas-jelas sengaja melakukannya padaku. Kau terlihat baik hanya didepan tay, aku tau membenciku kan, jadi kau mendorongku. Aku membenci orang seperti--" ucapan mild terpotong karena tiba-tiba tay membentak mild.

"Sudah cukup mild!!" tay meninggikan nada suaranya. Aku dan gun sangat terkejut melihat tay yg seperti itu kepada mild.

*

3rd pov

New menunggu tay yg sedang membawa mild ke ruang kesehatan untuk memeriksa luka karena terdorong tadi, new melihat mereka berjalan kearahnya.

Love within Tragedy [TayNew]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang