Bel pulang baru saja berbunyi lima menit yg lalu.mendengar itu membuat seluruh siswa bersorak ria dan langsung membereskan alat tulisnya masing-masing.
"Deeva"panggil anggi lalu si pemilik nama pun menoleh.
"Lo ada masalah apa lg sama Angkasa"lanjutnya.adeeva mengerutkan keningnya "gada.knpa emng"tanya adeeva.
"Abisnya tuh orang liatin lo terus tuh,dan aneh aja gitu dia berdiri di situ"ucap anggi seraya melirik ke arah Angkasa yg sedang berdiri di ambang pintu kelas.entah sejak kapan pria itu berada di sana.
"Mungkin dia nge fans kali sama gue"celetuk deeva.
"Bisa jadi"kekeh silfia.
"Yaudah gue duluan ya"pamit adeeva yg langsung bangun dari duduknya.ifi dan anggi menganggukkan kepalanya dan melanjutkan membereskan alat tulisnya.
"Lama bgt si lo"ucap Angkasa dgn datar.
"Siapa jga yg nyuruh lo nunggu gue"ucap adeeva acuh tak acuh.lelaki itu langsung menarik tangan adeeva menuju parkiran.
_
Setelah menempuh perjalanan akhirnya keduanya telah sampai di pekarangan Rumah mewah milik keluar Angkasa.
"Ngapain lo bengong di situ?gue tau rumah gue bagus"ucapnya dgn sombong.
"Mulai deh sombong nya"batin adeva.ingin rasanya ia menceburkan cowok sombong ini kedalam jurang biar musnah sekalian.
Angkasa mendengus kesal lalu menghampiri gadis itu dan menarik pergelangan tangannya "ayo buruan ih"ucapnya.
"jantung gue knpa"batin adeeva.tidak tau knpa saat jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya.apakah ini yg di namakan cinta?ah rasanya tak mungkin.
Sesampainya di dalam rumah mereka di sambut hangat oleh elena yg tak lain adalah mama dari angkasa.Keduanya langsung menyalami tangan elena.
"kmu cantik sekali"puji elena pada adeeva.gadis itu tersenyum kecil lalu berkata "tante lebih cantik"
"Ini siapa"bisik elena pada putrannya itu.bukannya menjawab lelaki itu langsung merangkul adeeva seraya tersenyum "dia pacar angkasa ma"ucapnya.
"oh jadi ini pacar kmu.mama kira pas kmu bilang kmu udah punya pacar itu bohongan ternyata kmu jujur"ucap elena.kemarin angkasa memang bilang pada mamanya jika dirinya sudah punya pacar yg walaupun aslinya ia masih ngejomblo.sebenernya ia tak bermaksud untuk membohongi mamanya itu hanya saja ia tak mau jika harus di jodohkan dgn anak dari teman mamanya itu.
"mana pernah si mah aku bohongin mamaku ini"cecar angkasa.
Adeeva tersenyum kecil nyaris tak terlihat"buktinya sekarang aja lo bohongin mama lo"batin adeeva.
"Yaudah ma aku ke atas dulu mau ganti baju.deeva gue tinggal gpp kan"tanyanya.adeeva langsung menganggukan kepalanya.
"Oh iya sampai lupa kmu mau minum apa sayang"tanya elena seraya mengajak adeeva duduk di sofa.
"Apa aja tante"ucap adeeva.elena hanya mengangguk. dan langsung memanggil bi surti pembantu nya.tak lama bi surti pun datang.
"Bi tolong ambilin minum ya buat adeeva"ucap elena yg langsung di angguki bi surti.
"kmu udah berapa lama pacaran sama anak tante"tanya elena.
"satu minggu tante"jawab adeeva ngasal.
"oh satu minggu.pasti lg sayang sayangnya nya"celetuk elena.
"Sayang sayangan dari hongkong yg ada gedeg gue"batin adeeva
Dari kejauhan Angkasa tersenyum kecil melihat mamanya yg ceria seperti sekarang ini.mamanya memang menginginkan anak perempuan hanya saja elena tidak bisa mewujudkan keinginannya itu karena rahimnya sudah di angkat 4 tahunan yg lalu.makanya elena dan suami sangat menyanyagi putra semata wayangnya itu.dan mungkin karena sering di manjakan oleh kedua orang tuanya angkasa memiliki sifat sombongnya sekarang.
Hay para riders ku_😊
Gimna suka gak sama part ini?
Maapin author jika di setiap part mungkin gak dapet feel nya hehe
See you next part
#selasa 18 februari 2020
KAMU SEDANG MEMBACA
when we fall in love
JugendliteraturAngkasa yg memiliki sifat sombong,angkuh dan tidak berhati.nmun semuanya berubah saat dirinya berpacaran dgn gadis bernama Adeeva leara khanza
