bagian tujuh

180 13 0
                                        

"To the point aja"ujar adeeva karena ia tak mau berbasa basi.

"Gue mau perpanjang masa pacaran pura pura kita depan mama gue"ujarnya.sontak membuat gadis itu mengertkan keningnya.apa katanya perpanjang di kira ktp kali di perpanjang.

"Ogah.lagian kan peejanjiannya cuma sekali gue jadi pacar pura pura lo"protes nya karena dari awal mereka sepakat jika deeva cuma sekali menjadi pacar pura-pura nya.

"Ya gue pikir setelah gue ngenalin lo sebagai pacar gue ke mama semuanya akan selesai saat itu jga.tapi ternyata gue salah sekarang malah jadi ribet gini karena mama terlanjur suka sama lo"tuturnya.

"Yaitu si masalah lo bukan masalah gue,pokoknya gue gak mau jadi pacar pura-pura lo lg titik"putus gadis itu seraya melipatkan kedua tangannya.

"Gini deh gue akan bayar berapa pun asalkan lo mau bantuin gue"ucapnya.

"Gue gak butuh duit lo,dan jagan lo pikir dgn uang lo bisa beli semuanya"ketus gadis Itu.

"Yaudah pokoknya apapun yg lo mau gue turutin asalkan lo mau tetap jadi pacar pura pura gue depan mama"

Adeeva mengetuk ngetuk dagunya seperti sedang berpikir "Karena gue lg berbaik hati jadi okelah"ucapnya.

"Serius?"tanya Angkasa memastikan.lalu gadis itu menganggukan kepalanya.

"tapi dgn satu syarat"adeeva menganggantung ucapannya sedangkan lelaki itu setia menunggu lanjutan dari gadis itu "lo harus jadi supir gue selama gue jadi pacar pura pura lo dan lo harus ada kapan pun gue butuhin lo.gimana?"lanjutnya.

"Ogah"

"Yaudah kalo gak mau toh yg rugi itu elo bukan gue"ucapnya acuh tak acuh.

"Fine.gue terima syarat dari lo"putusnya. "Kalo bukan karena terpaksa ogah deh gue jadi supir cewek bar bar ini"lanjutnya dalam hati.

___

Bel pulang sudah berbunyi beberapa menit yg lalu.Adeeva pun langsung menuju parkiran karena Angkasa sudah menunggunya di sana.

"Lama bgt si lo"ketus cowok itu yg langsung menaiki mobilnya.Tanpa menjawab adeeva pun ikut masuk kedalam mobil itu.

Di perjalanan hanya ada keheningan sampai akhirnya Adeeva meminta agar mobilnya di berhentikan di tengah jalan.

"ada apaan si"ujar lelaki itu heran.

"Gue laper mau makan.lo mau ikut?"tanya gadis itu.

"Makan dimna?"

"Tuh di depan"tunjuk gadis itu pada tukang bakso yg berada di pinggir jalan.

Angkasa menggelengkan kepalanya "gak ah gue gak biasa makan di tempat begituan"ujarnya.

"yaudah kalo gak mau"ucap gadis itu yg langsung turun dari mobilnya Angkasa dan menghampiri tukang bakso tersebut.

"Pak bakso nya satu ya.yg pedes"ujar Adeeva pada bapak tukang bakso itu.Yg di angguki oleh si bapaknya.

Tak lama pun bakso pesanan gadis itu pun datang.tak membuang waktu lama lg gadis itu langsung menyantapnya. Di saat bersamaan tiba-tiba Angkasa datang menghampiri adeeva yg sedang memakan baksonya dgn lahap.

"lo ngapain kesini?mau makan"tanya adeeva.

"Enggak.cuma gue bosen aja dalam mobil"alibinya.

"Btw mau nyobain gak nih?enak tau"ujarnya.

"Enggak"

"Yakin ini enak bgt tau serius deh"

"Enggak"

"Cobain dulu"ujarnya yg menyuapkan pada lelaki itu.Angkasa menghela nafasnya lalu menerima suapan dari gadis itu.

"Gimna?enakan?"tanya gadis itu itu.

"Biasa aja"

"gila enak bgt nih bakso"batin Angkasa.

"pak pesen baksonya ya satu"ujar Angkasa

"Lah katanya tadi b aja tapi tetep aja pesen jga.kebanyakan gengsi si"cibir adeeva

"Kalo gak terpaksa jga gue gak bakal makan di sini"elaknya

"Serah deh"





Happy reading

See you next part

#kamis 20 februari 2020

when we fall in loveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang