bagian dua puluh tiga

142 7 0
                                        

Tak terasa sudah lima bulan adeeva dan angkasa berpacaran. Selama lima bulan ini hubungan mereka baik baik saja walaupun kadang ada ribut ributnya,karena kalo sebuah hubungan tidak ada ribut ributnya dan lurus lurus saja kan jga seru yakan.

Kini keduanya sedang menghabiskan jam istirahatnya di taman dekat perpustakaan.lebih tepatnya si Angkasa hanya menemani gadisnya itu yg sedang membaca novel miliknya.

"Sa aku ke toilet bentar ya.nitip novel jga"ujarnya seraya memberikan novelnya.lalu ia pun langsung pergi ke toilet.

Seraya menunggu gadisnya kembali lelaki itu memilih memainkan ponselnya untuk menghilangkan rasa Bosannya.selang beberapa menit Raffi menghampiri Angkasa dan ikut duduk di samping temannya itu.

"Sa"panggilnya lalu si pemilik nama pun menoleh seraya menaikan sebelah alisnya.Sebelum bicara ia celangak celinguk terlebih dahulu memastikan adeeva tidak ada,karena ia tau jika adeeva tak akan suka dgn apa yg akan ia sampaikan pada Angkasa.

"Dia ke toilet"ujar angkasa yg mengerti yg di maksud temannya itu.

"Bagus deh.oh iya jdi gimna lo jadi kan ikut balapan nanti"tanya Raffi

"Iyalah gue ikut karena ini menyangkut harga diri gue.lo tau kan si anton itu orangnya ke gimna"ucap angkasa

"Iya jga si.tapi cewek lo gak tau kan?soalnya kan dia ngelarang lo buat balapan"ujar Raffi

"Ya enggak tau lah kalo dia tau dia bisa marah kalo gue ikut balapan"ujarnya.

"ehemm"suara dehaman seseorang yg membuat kedua lelaki itu menoleh.

"Adeeva"pekik keduanya

"Mampus gue"batin Raffi

"eh gue duluan ya bye"ujar Raffi yg langsung pergi.

"Kmu mau ikutan balapan lg?iya"ujar adeeva

"Kmu denger omongan aku sama Raffi"tanya angkasa ragu.lansung saja gadis itu mengangguk.

"Udah berapa kali aku bilang jgan suka ikut ikutan balapan lg"

"Tapi deeva kali ini aja ya izinin aku ikut balapan yayaya"pintanya

"Enggak.aku tuh gak ngizinin kmu itu karena aku sayang sama kmu aku gak mau kmu knpa knapa kayak waktu itu"ujar adeeva.karena waktu itu angkasa sempat masuk rumah sakit akibat kecelakaan pas balapan.maka dari itu sejak itu adeeva melarangnya untuk ikut balapan.

"Tapi_"

"Kalo kmu tetep ikutan balapan itu aku marah sama kmu"sekatnya.

Angkasa menghela nafasnya "yaudah iya aku batalin.aku gak jdi ikutan balapan"ujarnya.

"Bneran?"

"Iya"

"yaudah telpon ke si Raffi bilang kalo kmu gak jdi ikutan"ujarnya.langsung saja menelpon Raffi.

"Hallo raff gue gak jadi ikut balapan"

"Ko gitu si sa "ujar Raffi

"deeva tau dan lo tau lah alesannya"ujar angkasa

langsung saja adeeva merebut ponselnya karena ia ingin bicara langsung dgn Raffi.

"Hallo Raff awas ya lo kalo ngajakin angkasa balapan lg gue becek becek lo"

"iyaiya gak lg deh galak amat"cecar Raffi

"Bodo"

Setelah itu adeeva langsung mematikan sambungan telponya.Dan mengasihkan handpone itu pada pemiliknya.

__

Siang sudah berganti malam Angkasa pun telah sampai di tempat balapan itu.ia tetap pergi tanpa sepengetahuan adeeva.

"Gue gak telat kan"tanya angkasa pada Raffi dan alva

"Enggak ko.gue kira lo bneran gak dateng"ujar Raffi

"Gk mungkin lah gue gak dateng.tapi jgan sampai adeeva tau ya bisa berabe nanti"ujar angkasa

"Iya lo tenang aja dia gak bakalan tau ko"ujar alva.

Semuanya sudah bersiap siap untuk balapan.dan tinggal menunggu intruksinya saja.

"Gue lo gak bakal dateng"ujar anton yg terseyum miring

"Knpa kalo gue Dateng?lo takut kalah"tanya angkasa

"Gue kalah?yg ada itu elo yg kalah"ujarnya.

"Kita liat aja nanti"

Setelah hitungan ketiga ke empat orang itu langsung melajukan motornya masing-masing dgn kecepatan tinggi.

Setelah beberapa lama akhirnya Angkasa kembali dan berhasil mengalahkan ketiga orang yg ikut balapan itu.angkasa tersenyum kecil karena bisa mengalahkan mereka terutama anton.

"selamat ya sa gue udah duga si lo yg bakal menang"ujar alva

"Iyalah temen kita ini emng the best deh"sambung Raffi

"Jgan seneng dulu lo pada.kali ini gue emng kalah tapi gue pastiin dia bakal kalah di balapan selanjutnya"ujar anton.

Di waktu yg sama tiba-tiba ponsel angkasa berbunyi menandakan ada yg menelponnya.

"Bentar ya"ujar angkasa yg langsung menjauh karena yg menelponnya adalah adeeva.ia sengaja menjauh karena di sana sangat berisik.

"Hallo"ujar adeeva terlebih dahulu

"hallo deev ada apa"

"Kmu ada dimana?"

"A..aku di rumah ko lg ngerjain tugas"ujarnya

"Bneran di rumahkan?gak lg bohongin aku kan"tanyanya

"Ya enggaklah sayang masa aku bohong"

Tiba-tiba Raffi dateng menghampiri angkasa

"Sa nih kunci motornya si anton.tadi gue udah ambil dari dia walaupun agak susah si"ujar Raffi.angkasa dan anton memang membuat perjanjian siapapun yg kalah harus memberikan motornya.

"Iya susah bgt ngambil nya dia tuh udah kalah balapan tapi gak mau ngasih kunci motornya.banci emng tuh orang"ujar alva.

"Diem lo berdua"bisik angkasa karena kedua temannya itu datang di saat yg tidak tepat.

"Terus aja bohongi aku sa.lanjutin aja pesta kemenangan kmu"ujar adeeva yg langsung mematikan telponnya.

"Ah gara gara lo berdua si adeeva jadi tau kan gue balapan"ujar angkasa

"Yakan gue gak tau kalo lo lg telponan sama dia"ujar Raffi

"Dia marah deh pasti"

"Yaudah itu mah urusan nanti.mending kita rayain kemenangan lo mkan makan ke gitu"ujar alvaro

"Makan mulu pikiran lo"cibir Raffi


Happy reading

See you next part

#rabu 4 maret 2020

when we fall in loveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang