bagian tiga puluh satu

126 4 0
                                        

Dua bulan kemudian

Bel istirahat sudah berbunyi  beberapa menit yang lalu.Adeeva berniat untuk ke perpustakaan seorang diri karena ketiga temannya menghabiskan jam istirahat nya di kantin.di koridor sekolah tak sengaja ia bertemu dgn Alva dan Raffi.mereka hanya berdua?lalu kmna Angkasa pikirnya.

"Kalian beedua aja nih"tanya adeeva yg langsung di angguki keduanya. "Terus Angkasa kmna?tumben gak bareng kaliam"lanjut gadis itu.

"Dia lg di rooptop gak tau lg ngapain"ujar alva.

"Kita duluan ya deev"ujar Raffi yg langsung di angguki gadis itu.

Adeeva mengurungkan niatnya untuk ke perpustakaan dan memilih menemui Angkasa di rooptop.

Sesampainya disana ia melihat seorang lelaki yg sedang berdiri menatap lurus ke depan.gadis itu langsung menghampirinya dan merangkulnya dari belakang.

"Lg ngapain?"bisik gadis itu tepat di telinga lelaki itu.

"Liatin pemandangan"ujarnya.

"Ada masalah apa?cerita aja"ujar gadis itu.karena ia tau jika Angkasa akan datang ke tempat ini jika dia bolos atau lg ada masalah yg ia pendam sendiri.

"Gada"ujarnya.gadis itu langsung mengubah posisinya menjadi menghadap lelaki itu seraya menatapnya lekat lekat.

"aku tau kmu lg bohong.aku jga gak bakal maksa kmu buat cerita kalo kmu gak mau"ujarnya.

Lelaki itu menghela nafasnya pelan.percuma ia berbohong karena wanita yg kini di hadapannya selalu tau ketika ia berbohong atau tidaknya.

"Mama aku sakit"ujarnya menunduk.

"Sakit?"

"kemarin pembantu di rumah aku tepon dan bilang kalo mama lg sakit dan katanya mama pengen ketemu aku"

"yaudah kita jenguk aja mama kmu"usul adeeva.

"Kalo aja itu mudah tapinya nyatanya susah deev.kemarin aku langsung ke rumah tapi sayangnya belum ketemu mama aja papah udah ngusir aku.papah bilang aku gak boleh ketemu sama mama kalo aku tetap bersikeras tidak mematuhi keinginan papah"

"ini semua gara gara aku.andai aja aku gak masuk dalam kehidupan kmu ini semua gak bakal terjadi dan kmu masih tetap tinggal bersama orang tua kmu"lirihnya.

"Jgan ngomong gitu aku udah bilang kalo ini bukan salah kmu"

"Tap_

"deev berhenti nyalahin diri kmu sendiri.aku cerita ini bukan untuk ngebuat kmu nangis kayak gini"ujarnya seraya menghapus air mata gadis itu.

"semua ini terjadi karena aku sa.kalo aku gada di hidup kmu semuanya akan berjalan baik baik aja gak kayak sekarang"

"udah aku bilang berkali kali jgan nyalahin diri kmu atas semua yg terjadi"ujarnya seraya memeluk erat gadis itu

"jgan nangis lg.aku gak bisa liat kmu nangis"ujarnya.

"aku beruntung punya kmu sa.tapi aku jga minta maap gara gara aku hubungan kmu sama papah kmu jdi kayak sekarang"batin adeeva

Happy reading

Mohon maap kalo part ini gaje hehe

See you next part

when we fall in loveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang