Hai... semuanya😊
Happy Reading...
Maaf kalau typo!
.
.
.
.
.
.
.
Aku segera pergi ke kelas setelah mendengar bel masuk berbunyi, untung saja guru belum masuk. Begitu sampai di kelas aku pun segera duduk di kursi ku.
"Woi...Devan tumben banget lo baru datang!?" Tanya Aldo, salah satu sahabat ku kelakuannya sebelas duabelas lah sama aku dan menyenangkan orangnya.
"Iya biasa juga lo cepat dari kita-kita!" Kata Kevin, Kevin juga salah satu sahabatku orangnya kadang tenang kadang juga sama aja kayak aku, dia teman sebangku Aldo.
"Gue tadi nungguin semut nyebrang dulu, makanya lama!" Jawabku asal.
"Ngapain Lo tungguin semut nyebrang dulu? nggak ada kerjaan lo ya?" Kata Alvin, dia teman sebangku ku.
Orangnya sedikit gesrek, ada kalanya dia bersifat dewasa dan bijak, mungkin.
"Ya enggaklah! Ngapain juga tungguin semut nyebrang dulu."jawabku.
"Tahu tuh Alvin. Kayak nggak tahu Devan aja." Sahut Kevin terkekeh.
"Ya.. terserah kalian deh!" Ucap Alvin.
"Emang lo kenapa? Kesiangan lagi?" Tanya Aldo.
"Iya gue kesiangan, mana Gue nggak sempat sarapan lagi." jawabku.
"Kebiasaan lo kesiangan mulu!" Kata Kevin.
"Ya mau gimana lagi? itu kan udah jadi rutinitas gue setiap pagi." Ucapku sambil nyengir nggak jelas.
"Lagian ya tadi gue nggak sengaja tabrakan sama cewek! Tapi gue nggak kenal, gue rasa dia anak baru." Lanjutku.
"Hah...cewek! Cantik nggak?" Sergap Alvin.
"Cewek aja cepet lo, gini nih nasib kalau jones udah kelamaan." kata Aldo membuat kami tertawa.
"Terus aja ngata-ngatain gue! Gue mah pasrah di kata-katain." Kata Alvin sok dramatis, membuat kami muak melihatnya.
Kami segera berhenti berbicara ketika Bu Nisa masuk ke kelas untuk mengajar fisika pelajaran yang tidak begitu aku sukai.
Saat kami sedang belajar, Pak Aryo kepsek sekolah ini datang ke kelas, memanggil Bu Nisa, kulihat Bu Nisa keluar setelah itu. Tak lama Bu Nisa masuk lagi.
"Baiklah anak-anak kalian hari ini kedatangan teman baru" ucap Bu Nisa. Seketika kelas menjadi ricuh saat Bu Nisa selesai berkata demikian.
"Semuanya harap tenang" lanjut Bu Nisa, kemudian menginstruksi seseorang untuk masuk.
"Ayo masuk, perkenalkan dirimu disini!" Ucap Bu Nisa. Kemudian masuklah seorang cewek dan ternyata cewek itu adalah orang yang tidak sengaja kutabrak tadi.
"Ayo Naura perkenalkan dirimu!" Perintah Bu Nisa.
'Oh jadi namanya Naura' batinku.
"Hai semuanya Perkenalkan nama saya, Nau..." belum selesai dia memperkenalkan diri tiba-tiba ada suara teriakan.
"NAURA...lo pindah ke sini!? Kok nggak bilang-bilang gue sih kalau pindah ke sini!" Teriak seseorang dan ternyata itu Alvin.
'Aduh.. ini anak ngapain lagi teriak-teriak segala! Malu-maluin aja' batinku.
Seketika kelas menjadi Hening dan melihat ke arah Alvin, dapat kulihat cewek itu melotot saat melihat Alvin, nggak tahu kenapa?
"Alvin duduk ke kursimu, kamu ini belum selesai Naura memperkenalkan diri, kamu udah teriak-teriak saja." Ucap Bu Nisa. Alvin hanya cengengesan menanggapinya.
"Ayo Naura lanjutkan perkenalannya!" Ucap Bu Nisa.
"Hai perkenalkan nama saya Naura, pindahan dari SMA Pelita salam kenal Ya! "Ucapnya.
"Baiklah Naura kamu duduk dengan....!" Bu Nisa melihat sekeliling kelas, mencari tempat yang kosong untukku.
"Dengan saya aja Bu! Kursi sebelah saya kosong." Tawar tessa yang memang kursi disebelahnya kosong.
"Oh ya, Naura Kamu bisa duduk dengan Tessa!" Ucap Bu Nisa.
"Baik bu," jawabnya.
Saat dia menuju ke tempat duduknya, Alvin melambaikan tangan ke arah nya, dan dibalas lambaian juga olehnya. Aku Kevin serta Aldo memandang Alvin bingung karena melambaikan tangannya ke cewek itu.
Saat dia melambaikan tangan ke Alvin dia melihat ke arahku, cukup lama. Aku pun hanya menyeringai ke arahnya tetapi dia langsung mengalihkan pandangannya.
"Eh lo kenal sama cewek itu?" Tanya Aldo, Aku dan Kevin menoleh kearah Alvin menunggu jawabannya.
"Ya iyalah dia kan sepupu Gue!" Jawab Alvin.
"Hah...sepupu loh?" Ucapku terkejut.
"Kenapa lo van, sampai terkejut gitu? Emang lo kenal?" Tanya Kevin.
Saat aku akan menjawab tiba-tiba sebuah suara yang melengking menghentikan ku.
"Hai... nama gue LOLA, lo Naura ya? Lo pindahan dari mana?" Tanya Lola. Sifatnya nggak jauh beda lah sama Alvin, tapi lebih parahan dia.
"Lola kenapa kamu? Perhatikan saya di depan, nanti saja berkenalan nya." ucap Bu Nisa.
"Baik bu" ucap Lola sambil cengengesan.
" Tu... Al Lola, cocok tu sama lo!"kata Aldo Sambil tertawa begitu pula aku dan Kevin.
"Yeh...Sembarang lo pada, masa orang ganteng kayak gue dipasangin sama Lola" jawab Alvin.
"Ya Cocok lah kan sama-sama gesrek, walaupun gue akui lo nggak segesrek Lola." Ucapku sambil tertawa.
"Eh... enak banget lo ngatain gue gesrek!" kata Alvin.
"Udah udah nanti dimarahin Bu Nisa kalau kita ketahuan bicara!" Ucap Kevin menghentikan kami.
Aku pun segera menghentikan tawaku begitu pula Aldo, sedangkan Alvin menggerutu kesal sedari tadi. Kami pun melanjutkan pelajaran dan memperhatikan Bu Nisa di depan, yang tidak kumengerti apa yang sedang dijelaskan oleh Bu Nisa, karena aku memang tidak begitu suka pada pelajaran fisika.
Devan off
Note : gesrek (kurang waras, dll)
.
.
.
.
.
.
.
Oke terima kasih sudah membaca! Jangan lupa vote🌟 dan komennya💬 ya karena itu Gratis nggak dibayar kok😅.
KAMU SEDANG MEMBACA
DIARY NAURA [END]
Novela JuvenilNaura, begitulah orang memanggilnya. Seorang gadis cantik yang masih duduk di bangku SMA. Ia merupakan siswi berprestasi dan ramah, sehingga banyak orang yang mau berteman dengannya. Hingga suatu hari ia harus pindah sekolah mengikuti kepindahan ora...
![DIARY NAURA [END]](https://img.wattpad.com/cover/219456273-64-k514731.jpg)