Hello welcome back....
Dan kali ini aku telat lagi update nya😂😂 maaf kan aku ya semua😅.
Semoga kalian suka sama chapter kali ini😄.
Eitss... jangan lupa vote 🌟 dan komen 💬.
Happy Reading....
.
.
.
.
.
.
.
Hawa dingin dan sejuk pegunungan masih terasa, padahal hari sudah hampir siang berbeda jika di perkotaan hanya hawa panas dan polusi yang terasa di siang hari. Karena cuaca nya yang sejuk dan segar, pas sekali jika meluangkan waktu untuk bersantai, seperti yang di lakukan Naura saat ini, tampak Naura sedang bersantai sambil menulis di pinggir kolam renang. Ia tampak serius dengan bukunya sehingga tidak menyadari sekitarnya bahkan seseorang yang sedari tadi memanggilnya pun ia tak menyadari.
Dear Diary,
Liburan kali ini aku liburan ke villa bersama keluargaku dan juga keluarga Alvin sepupuku. Ohh ya dan satu lagi Devan sahabat Alvin, juga ikut berlibur bersama kami, ya sungguh mengesalkan kenapa juga dia ikut? Kami jarang akur, entah apa masalahnya sehingga kami selalu ribut. Seperti tadi pagi saat jogging, aku terjatuh saat menghampiri nya yang berjalan lebih dulu di depanku, yang berakhir aku harus ada di gendongan nya karena kakiku terkilir. Tetapi karena insiden itu aku jadi mengingat kembali masa kecilku, masa dimana aku jatuh cinta untuk pertama kali nya, hah lucu ya, aku masih kecil tetapi sudah bisa merasakan namanya jatuh cinta. Ku pikir itu hanya perasaan biasa, yang kata orang cinta monyet atau apapun itu. Tapi nyatanya sampai sekarang perasaan itu masih ada, untuknya sahabat kecilku, cinta pertamaku. Mungkin aku masih menunggunya yang berjanji akan kembali, entah bagaimana rupanya sekarang dan dimana dia berada sekarang, aku tak tau. Tapi percaya lah aku masih mencintainya sekarang, dan mungkin seterusnya sambil menunggu janjinya untuk kembali padaku.
"Tapi percaya lah aku masih mencintainya sekarang, dan mungkin seterusnya sambil menunggu janjinya untuk kembali padaku."ucap sesorang seketika membuat Naura langsung menoleh kebelakang.
Tampak disana, tepat di belakangnya Devan sedang tersenyum konyol sambil menaikan alis nya naik turun, melihat ke arah Naura.
"Ihh Devan lo apa-apaan sih, seenak nya baca diary gue."ucap Naura kesal sambil menutup bukunya cepat.
"Siapa suruh dari tadi gue panggilin gak jawab-jawab, jadi karena gue penasaran kenapa lo gak jawab panggilan gue, ya gue baca"jelas Devan.
"What? Jadi lo baca semuanya?"tanya Naura dan di balas anggukan santai oleh Devan.
"Ihh Devan ngeselin banget sih. Lagian lo ngapain di belakang gue?"tanya Naura sambil memukul Devan.
"Woii apaan sih? Sakit tau. Gue udah bilang tadi, gue manggil lo, tapi lo nya gak jawab."ucap Devan sambil meringgis akibat pukulan Naura.
"Tadi gue disuruh nyokap lo cariin lo!"lanjut Devan.
"Ngapain nyokap gue nyariin gue?"tanya Naura.
"Ya mana gue tau"ucap Devan.
Mendengar jawaban tak memuaskan dari Devan, Naura pun langsung beranjak pergi menemui mamanya di ikuti Devan setelahnya.
"Ma, mama nyariin aku?"tanya Naura setelah menemukan mamanya di halaman belakang.
"Ia sayang, mama mau minta tolong sama kamu"ucap mama nya.
"Minta tolong apa ma?"
"Itu mama minta tolong beliin bahan-bahan untuk
barbeque nanti malam, bisa kan?"ucap mama nya.
"Oh bisa kok ma, oh ia aku perginya sama siapa? Masa sendiri?"tanya Naura.
"Emm kamu pergi sama Devan aja ya. Devan kamu bisa antar Naura beli bahan-bahan untuk barbeque kan?"tanya mama Naura pada Devan yang baru tiba.
KAMU SEDANG MEMBACA
DIARY NAURA [END]
Roman pour AdolescentsNaura, begitulah orang memanggilnya. Seorang gadis cantik yang masih duduk di bangku SMA. Ia merupakan siswi berprestasi dan ramah, sehingga banyak orang yang mau berteman dengannya. Hingga suatu hari ia harus pindah sekolah mengikuti kepindahan ora...
![DIARY NAURA [END]](https://img.wattpad.com/cover/219456273-64-k514731.jpg)