16. Bang Daniel

49 8 2
                                        

Jangan lupa 🌟vote dan 💬 komennya😄.

Happy Reading...
.
.
.
.
.
.
.
Hari minggu, hari yang paling ditunggu orang-orang untuk menghabiskan waktu liburan mereka bersama keluarga, sahabat pasangan atau bermalas-malasan di rumah. Seperti yang dilakukan Naura saat ini, yang masih bermalas-malasan di tempat tidur kesayangannya. Padahal jam sudah menunjuk pukul sembilan, tetapi Naura belum juga beranjak dari tempat tidurnya. Bahkan Mamanya sudah membangunkan Naura untuk sarapan tetapi Naura tak menghiraukan ajakan mamanya. Saat masih asyik dengan mimpinya, tiba-tiba ada orang yang menggangu tidur cantik nya sehingga membuatnya terganggu.

"Naura, bangun udah pagi!" Ucap orang tersebut, tetapi Naura tak menghiraukan panggilan tersebut.

"Naura bangun, ayo!! udah pagi ini!"

"..."

"Naura!"

"..."

"Naura bangun nggak! Kalau nggak bangun Abang ngambek nih" ucap orang tersebut yang tak lain adalah Daniel Abang Naura.

"..."

"Naura!" Ucap Daniel kesal.

"..."

"Naura..Bangun" Ucap Daniel  sambil berteriak yang seketika langsung membangunkan Naura.

"Ih Bang Daniel apaan sih teriak teriak, ribut tahu enggak" ucap Naura kesal.

"Ya abisnya Abang bangunin, kamunya nggak bangun-bangun" jawab Daniel.

"Ya, bangunin sih, bangunin! Tapi nggak usah teriak juga kali! Yang lembut coba ngomongnya!" Ucap Naura.

"Udah dari zaman purbakala Abang bangunin kamu, tahu enggak? sampai sakit ini tenggorokan, tapi kamunya nggak bangun-bangun" ucapan daniel geram.

"Masa sih aku nggak denger tuh" jawab Naura polos.

"Ya gimana mau dengar, kamunya enakan tidur dari tadi" ucap Daniel sambil melihat Naura yang cengengesan.

"Udah sana mandi siap-siap temanin abang ."ucap Daniel.

"Hah, temenin kemana?"tanya Naura pada Daniel.

"Enggak usah banyak tanya udah mandi sana "ucap Daniel.

" Ih kasih tahu dulu, mau ke mana "ucap Naura memaksa.

" Nanti aja tanyanya mandi dulu sana "perintah Daniel lalu beranjak keluar.

" Sekarang aja kasih tahunya" ucap Naura

"Abang tunggu di bawah ya "ucap Daniel tak menggubris ucapan Naura.

" Ih Bang Daniel! Bilang dulu kemana? " Abang Ih nyebelin banget sih "ucap Naura kesal lalu beranjak ke kamar mandi sedangkan Daniel sudah tertawa di luar karena berhasil mengerjai adiknya.

"hahaha rasain tuh pembalasan Abang! Lagian punya adik gitu amat emak gue dulu ngidam apaan sih sampai adik modelnya kayak gitu? "Ucap Daniel berbicara sendiri.

"Ngomong apa barusan kamu Daniel? "

" eh Mama! Nggak kok Daniel nggak ngomong apa-apa "ucap Daniel terkejut melihat mamanya yang tiba-tiba sudah ada di belakangnya.

" Aneh kamu, barusan Mama denger kamu ngomong nggak jelas sendiri kok "ucap mamanya.

"Nggak ada kok Mah, oh iya mama mau ke mana? "Tanya Daniel mengalihkan pembicaraan.

"Mama mau bangunin adik kamu" ucap mamanya.

"Oh udah bangun kok Mah tadi Daniel yang bangunin tapi sekarang lagi mandi" jawab Daniel.

"Oh ya udah nanti suruh Naura sarapan ya" ucap mamanya.

"Oke Mah" jawab Daniel.

Kemudian Mamanya pergi kembali ke dapur, sedangkan Daniel sudah bernapas lega karena mamanya tidak mendengar perkataannya tadi.

***

Saat ini Naura dan Daniel sedang berada di mall. Naura dibuat kesal oleh Daniel karena memaksanya untuk menemani Abangnya tersebut mencari hadiah untuk teman Abangnya yang sedang berulang tahun. Padahal hari ini Naura akan menghabiskan waktunya bermalas-malasan tetapi gagal karena abangnya itu.

"Naura jangan ngambek terus dong "ucap Daniel.

" Habisnya Abang beli hadiah aja minta temenin aku, kenapa nggak sendiri aja sih?! "ucapan Naura kesal.

" Ya maka dari itu Abang ajak kamu Abang tuh malas pergi sendiri berasal jomblo atau nggak! "Ucap Daniel.

" Lah emang Abang jomblo kan! jomblo ya ngaku aja kali "ucap Naura terkekeh.

" Kamu juga jomblo kali "ucap Daniel membalas perkataan Naura.

"Eh aku nggak jomblo ya! Aku tuh single tahu nggak" ucap Naura.

"Sama aja kali" ucap Daniel.

"Beda tahu single itu prinsip, Jomblo itu nasib. Jadi udah takdirnya abang jadi jomblo hahaha" ucap Naura tertawa.

"Kamu bisa aja, jadi udah gak ngambek lagi kan nih ceritanya" ucap Daniel.

"Siapa bilang aku masih kesel sama ya sama Abang"ucap Naura.

"Ya udah deh, biar enggak ngambek lagi. Nanti selesai cari hadiah kita beli es krim kesukaan kamu, oke!" ucap Daniel sambil meminta persetujuan Naura.

"Iya iya" Ucap Naura.

"Kok jawabannya ketus banget senyumannya mana?" Tanya Daniel. Naura pun langsung menampilkan senyum terpaksanya.

"Nah gitu dong, kan kelihatannya cantik.  Kalau cemberut terus nanti jomblo terus "ucap Daniel bercanda.

" Ih Abang apaan sih, gini gini juga ada yang suka kali "ucap Naura.

" Emang siapa yang suka sama kamu, pasti matanya katarak nih? Masa cewek kayak kamu ada yang suka" ucap Daniel bercanda lagi membuat Naura kesal dibuatnya.

"Bang Daniel bercanda terus kerjanya. Ini jadi nggak sih kalau nggak pulang aja deh" Ucapan Naura kesal.

"Iya Iya jadi kok udah ah enggak usah ngambek kita ke sana aja dulu" ucap Daniel menunjuk salah satu tokoh pakaian sambil menarik tangan Naura.

Mereka pun akhirnya berkeliling untuk mencari hadiah untuk teman Daniel mulai dari toko paDanie, aksesoris, sepatu dan lainnya hingga mereka menemukan hadiah yang cocok.
.
.
.
.
.
.
.
Halo semuanya, maaf baru up😆 kelupaan soalnya😅.
Semoga kalian masih mau baca cerita ini ya😄.

Jangan lupa 🌟vote dan 💬 komen ya😁.

DIARY NAURA [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang