Aku terbangun dan mengerjapkan mataku, berusaha mengingat apa yang terjadi. Refleks aku mengecek pakaianku di bawah selimut.
"Ah masih lengkap"
Kulirik Iqbaal yang mendengkur halus di sampingku. Aku menahan senyum.
"Astagaaa, Sasha mimpi apa sih. Jadi aku ketiduran ya tadi" aku memarahi diriku sendiri sambil berusaha mengusir senyum yang masih bandel menempel di bibirku.
Sekali lagi kupandangi Iqbaal, wajahnya tenang sekali, aku mengecup pipinya sekilas, Iqbaal menggeliat kecil.
Buru-buru aku kembali memejamkan mataku, pura-pura tidur, jangan sampai Iqbaal tau mimpi apa aku tadi, hahahaha.

KAMU SEDANG MEMBACA
Melbourne Apartment
FanfictionDISCLAIMER : CERITA INI ADALAH FANFICT, HALU SEMATA, SO PLEASE NO OFFENSE BUAT SIAPAPUN YANG BACA, DIBAWA HAPPY AJA YA BEBS! This story is slightly 21+, so be wise ya :)))