~MP (15) Rencana pertama~

1.2K 57 4
                                        

Lepaskan yang menyakiti, sayangi yang peduli, dan perjuangkan yang berarti.
-Rachel Adistia Razuma-

Hari ini adalah hari senin, dimana hari paling dibenci para siswa dan siswi karena harus melaksanakan upacara bendera dengan matahari pagi ini yang cukup terik.

"ASSALAMUALAIKUM GUYS! MORNING EPERIBODEHHH! ORANG GANTENG DATANG DENGAN MEMBAWA SEJUTA PESONA, EAAK!" pekik Chiko seperti orang gila. Sedangkan teman sekelas menatapnya aneh seraya menggelengkan kepalanya. Maklum, orang setres mah didiemin aja. Kata mereka.

"Heh kutil badak! Kuping gue ketarak bisa bisa denger suara jahanam lo!" Omel seorang cewek yang bernama Shilla.

"Sirik ae lu eek onta!" Jawab Chiko dengan menjulurkan lidahnya.

"Dasar setress!" Umpat Shilla. Sedangkan teman sekelasnya hanya menggeleng melihat tingkah mereka berdua, mereka memang tak pernah akur jika berada dikelas.

"EHH GUYS GUYS GUE MAU NGASIH SESUATU NIH! HUANJIRRR GILAK GILAK PENTING BANGETT!" tiba tiba, kembaran Chiko datang dengan helm dikepalanya membuat mereka tertawa.

"HAHAHAA NJIR LO NGAPAIN MAKE HELM GOBLOG!"

"YAALLAH TOBATKAN ORANG SETRES INI YAALLAH!"

"ANJIRRRR HAHAHAH SAKID PERUT GUE! SUMPAH KAL, LO KEK ORANG IDIOT!"

"ASTAGAAAA MIMPI APA GUE SEMALEM BISA SEKELAS SAMA KALIAN BERDUA?!"

"PUSING PALA BERBIH!"

"HAIKAL IDIOT IH!"

"PANUTANNYA SI CHIKO NAMBAH COKK!"

Seketika suasana kelas menjadi heboh karena tingkah aneh Chiko dan Haikal yang kelewat batas itu.
"Hah?! EH ANJIR GUE NGAPAIN PAKE HELM KE KELAS GINI TAIK! PANTESAN TADI PADA NGELIATIN GUE SEMUA! HANCUR SUDAH IMAGE GUE OMG!" Pekik Haikal lalu segera melemparkan helm nya.

"Lah si goblok!" Celutuk Chiko melihat tingkah teman nya itu.

"Apa lo?!" Jawab Haikal sensi.

"Najis bocah pms!"

"Kal tadi lo mau ngomong apa njirr!" Tanya salah satu teman sekelasnya, Jihan.

"AH IYA! JADI TUH GINI-"

"Gimana?" Potong mereka. Haikal menatap mereka dusta.

"Gue tadi-" lagi lagi, teman sekelasnya yang bernama Dino memotongnya.

"Kenapa anjir!?!" Ujarnya ngegas. Tak sabaran, sedangkan para ceweknya menatap Haikal curiga. Kok perasaan mereka tiba tiba gak enak ya?

"Sabar tai! Gimana gue mau ngomong kalo di potong potong mulu! Lo fikir gue ayam!?" Sewot Haikal. Sedangkan mereka hanya menyengir lebar.

"Jadi tuh... Kalian tau gak sih?!"

Brak!

"MASA TADI PAS GUE MANDI... BADAN GUE BASAH ANJIR!" Lanjut Haikal. Dan...

"SETAN LO KAL! GUE KIRA APAAN SIALAN!"

"ANJ NYESEL GUE DENGERNYA!"

"MATI AJA LO BANGSAD!"

"BUNUH HAIKAL RAME RAME NYOK!"

"AYOK! HAIKAL!!! SINI LOOO!!" pekik para perempuannya mengejar Haikal yang tertawa terbahak-bahak seraya berlari keluar kelas. Takut kena amukan mereka semua.

Sedangkan Rachel, dan Arka yang baru datang langsung kebingungan, Sepertinya mereka ketinggalan berita.

"Ko, mereka kenapa?" Tanya Arka penasaran, lalu duduk di sebelah Rachel.

My ProtectorCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang