PART 12 : YANG TERSEMBUNYI DI BALIK SENYUMAN

346 17 0
                                        

"Kebohongan yang dibungkus cinta tetaplah luka yang menunggu pecah."

~

Di ruang tengah, tengah malam.

"Ada apa, Ragini?" tanya Bibi Sujata, setengah mengantuk tapi panik melihat Ragini berteriak.

Semua yang tadi dipanggil oleh Ragini—Sujata, Annapurna, Durga Prasad, Ram, hingga Sanskar—keluar dari kamar masing-masing.

"Kenapa kamu belum tidur? Ini sudah larut malam, Ragini," ujar Annapurna khawatir.

"Ibu... coba lihat ke bawah... lihat apa yang mereka lakukan..." ucap Ragini dengan suara gemetar, air matanya terus mengalir.

Semua mata pun menoleh ke bawah—dan sontak mereka terdiam, terkejut. Di ruang tamu, terlihat Laksh berdiri dekat Swara, yang tengah menangis dan duduk di sofa. Kemeja Laksh acak-acakan dan kerahnya terbuka.

"Laksh..." bisik Sujata.

"Swara..." ujar Annapurna nyaris tak percaya.

Tuan Ram dengan sigap menyalakan semua lampu. Ruangan kini terang benderang.

"Swara!!" bentak Durga Prasad sambil turun dari tangga.

Laksh buru-buru menjauh dari Swara. Sementara Swara bangkit, tubuhnya gemetar dan air matanya tak berhenti mengalir.

"Apa yang kalian lakukan tengah malam begini?!" seru Annapurna, matanya terpaku pada keadaan Laksh yang tak wajar.

"Syukurlah kalian datang... aku tadi sangat butuh bantuan. Tapi untungnya Allah mengabulkan permintaanku..." ujar Swara terisak.

"Maksudmu apa, Swara? Kau tega berhubungan dengan suamiku di belakangku?!" pekik Ragini penuh amarah dan tangis.

"Tidak, Ragini! Kalian semua salah paham!" Swara membela diri.

"Salah paham bagaimana?" tanya Sujata curiga.

"Akan aku ceritakan semuanya."

"Jangan bohong, Swara! Kami semua melihat kau sedang bermesraan dengan Laksh! Aku yakin... kaulah yang menggoda dia!" Ragini menuduh.

"Jaga ucapanmu, Ragini!" Swara bergetar.

"Kenapa? Memang benar, kan? Kamu pasti yang menggoda Laksh!"

"Cukup! Biarkan Swara menjelaskan dulu!" ujar Durga Prasad tegas, menghentikan perdebatan.

Swara pun mulai menceritakan dengan jelas semua yang terjadi: dari awal ia bangun karena haus, hingga insiden Laksh yang mabuk dan mendekatinya tanpa sadar.

"Swara sayangku..." Laksh yang belum sepenuhnya sadar ingin memeluk Swara dari belakang. Tapi Sanskar segera mendorongnya menjauh.

"Iya, Ayah. Dia sedang mabuk. Dia terlalu banyak minum alkohol," ujar Sanskar.

"Pasti kau, Swara, yang menyuruh dia mabuk! Agar kau bisa bebas melakukan apapun dengannya! Alkohol cuma alasan kalian!" Ragini kembali menyerang.

"Apa kau gila?! Buat apa aku melakukan semua itu?! Sebesar apapun cintaku dulu pada Laksh, aku tidak akan pernah melakukan hal sehina itu!" Swara menahan amarah.

"Sudah cukup!!" teriak Laksh, matanya liar. "Kau, Ragini, telah menghancurkan hubunganku dengan Swara! Aku membencimu! Dan seumur hidup, aku akan tetap mencintai Swara!!"

PLAK!!
Swara menampar Laksh dengan keras.

"Swara! Apa yang kau lakukan?! Kau tega menampar suamiku?!" Ragini langsung menghampiri mereka.

PERJODOHAN💔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang