PART 44 : AKHIR KISAH INI

835 21 5
                                        

"Cinta yang lahir dari paksaan tak akan pernah tumbuh dengan sempurna. Perjodohan mungkin menyatukan dua nama di atas kertas, tapi tidak bisa memaksa dua hati untuk tetap setia. Dan pada akhirnya, pengkhianatan adalah tanda bahwa cinta itu tak pernah benar-benar ada."

~

Saat Laksh pulang dengan wajah kusut dan pakaian berantakan, ia membuka pintu rumah dengan langkah gontai. Semua anggota keluarga Maheshwari yang sudah menunggu di ruang tengah langsung menatap tajam ke arahnya. Suasana rumah terasa begitu mencekam.

“Laksh! Apa benar kau berpisah dengan Ragini?” suara Durga Prasad terdengar tegas, penuh amarah.

“Katakan yang sebenarnya, Laksh!” Annapurna ikut menekan dengan nada penuh kekecewaan.

Laksh menunduk. Suaranya bergetar ketika menjawab, “Iya, ayah, ibu… aku dan Ragini sudah berpisah.”

“Kenapa harus berpisah?!” Durga Prasad menahan marah.

“Sebenernya apa yang terjadi? Kemarin Sanskar dan Swara, sekarang kau dan Ragini. Apa pernikahan bagi kalian hanya permainan belaka?” bentak Sujata, tak bisa lagi menahan kebingungannya.

Durga Prasad menghempaskan tangannya ke meja. “Kalian berdua ini! Sanskar, Laksh! Apa kalian tidak bisa berpikir dewasa?! Kalian mempermalukan keluarga ini!”

Sanskar yang baru saja tiba ikut terdiam, menatap ayahnya dengan bingung.
“Apa maksud ayah?” tanyanya hati-hati.

“Laksh bercerai dengan Ragini! Rumah tangga kalian hancur! Tidak ada satu pun yang bertahan!” suara Durga Prasad bergetar, antara marah dan kecewa.

Annapurna menambahkan dengan lirih, “Laksh… apa alasanmu? Sanskar dan Swara berpisah karena orang ketiga. Lalu kau? Kenapa bisa sampai begini?”

Laksh mengepalkan tangannya, menahan rasa sakit di dadanya. “Maaf, ibu… aku tidak bisa memberitahu lebih jauh.”

Durga Prasad menatap tajam. “Tuan Shekar mengatakan yang menggugat cerai adalah Ragini. Apa itu benar?”

“Iya,” jawab Laksh lirih, “tapi aku menyetujuinya. Jadi kami sepakat untuk berpisah.”

Suasana makin tegang. Sujata yang sejak tadi menatap curiga akhirnya bersuara lantang.
“Kenapa perpisahan kalian terjadi bersamaan? Sanskar menggugat Swara, Ragini menggugat Laksh. Alasan Sanskar dan Swara berpisah karena orang ketiga. Itu berarti…” Sujata menoleh tajam pada Laksh.

Semua mata langsung mengikuti arah pandangan Sujata.

“Maksudmu… orang ketiga itu adalah Laksh?” tanya Annapurna to the point, tanpa aba aba.

Sanskar langsung menoleh cepat. Pandangannya menusuk. “Cukup, bi! Jangan tarik kesimpulan sembarangan!”

“Tapi ini terlalu kebetulan, Sanskar! Kau tidak bisa menutupinya dengan kata-kata manis!” Sujata membalas dengan keras.

Sanskar menahan napas sejenak sebelum akhirnya berkata pelan, namun tegas, “Jika aku dan Swara ditakdirkan bersama… kami pasti akan kembali bersatu, bagaimanapun caranya. Jika tidak… maka mungkin memang kami tidak ditakdirkan bersama. Itu saja.”

PERJODOHAN💔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang