06. Rindu Bunda

8.9K 1.2K 150
                                        

***

Plak!


"Kaka! Tolong hargai bunda sekali aja!" Teriak Lami dan langsung menampar Natta.

Jaemin terkejut bukan main, jadi Jaemin tau kenapa Natta berubah seperti ini, dia anak broken home. Dia benar-benar kehilangan kasih sayang dari orang tuanya.

"Gue gak bisa nerima dia! Lo lupa gimana sakitnya nyokap gue saat nyokap lo datang ke dalam keluarga gue! Lo lupa!"

"Gue gak bisa nerima dia sebagai nyokap gue, sampai kapan pun juga!"

Natta pergi dari hadapan semuanya, diam- diam Lina menggertakan giginya kesal. Sedangkan Lami menghampiri Jaemin yang tengah mematung hebat di dekat sofa, segera mungkin Lami menyuruhnya pulang.

"Ka, kaka pulang ya. Ini udah malem, makasih banyak udah bantuin tugas Lami." Ucap Lami pada Jaemin.

"Ah iya sama-sama, kalo gitu kaka pamit pulang."

"Ka jangan bilang sama siapa-siapa ya tentang keluarga aku, aku gak mau bunda jadi stres karena ini." Bohong, padahal Lami tidak mau ada yang tahu jika ibunya adalah orang ketiga dari orang tuanya Natta.

"Iya, kaka bakalan jaga rahasia ini. Kaka pamit ya." Lami mengangguk lalu mengantar Jaemin pergi ke arah gerbang.

"Hati-hati ka, maaf ngerepotin."

"Gak papa ko, kaka pamit ya." Ucap Jaemin, Lami tersenyum lalu melambaikan tangannya pada Jaemin.

"Ka Natta!" Teriak Lami dari luar dan bergegas masuk ke dalam kamar Natta tanpa permisi. Natta menatapnya tajam sedangkan bi Ami hanya terkejut ketika bi Ami sedang mengompres luka Natta.

"Maksud kaka apa bicara kaya gitu di depan ka Jaemin? Kaka mau jatuhin harga diri aku sama bunda?! Iya?!" Tanya Lami keras.

"Non, non Natta lagi diobati. Non kembali ke kamar ya." Ucap bi Ami.

"Minggir bi ini urusan aku sama ka Natta!"

Dengan sekuat tenaga Lami mendorong tubuh bi Ami hingga bi Ami tersungkur di lantai kamar Natta. "Bi! Bibi ke kamar dulu ya, Natta bisa urus ini." Bi Ami hanya mengangguk lalu keluar dari kamar Natta.

"Bisa gak sih lo jangan kasar-kasar sama bibi? Bibi itu udah gue anggap sebagai nyokap gue sendiri tau ga." Ucap Natta lalu mendorong bahu Lami kasar. Dan Lami hanya tersenyum getir menanggapinya.

"Ibu kaka itu ibu Lina bukan bi Ami!" Teriaknya sekali lagi.

"Udah gue bilang gue gak akan nerima dia sebagai nyokap gue!" Bantah Natta.

"Natta ikut ayah sebentar, ayah mau bicara sama kamu." Tiba-tiba Heechul muncul dari balik pintu kamarnya Natta dengan raut wajah yang tidak enak dipandang.

"Gak, gak mau."

"Natta." Tekan Heechul sekali lagi.

"Aku udah bilang gak mau ayah." Ucap Natta ga mu kalah.

Heechul geram lalu mengepalkan tangannya kesal, ia sudah muak dengan anak semata wayangnya itu.

Racing ; Na Jaemin Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang