[COMPLETED]
started on 9 may 2020.
finished on 30 june 2020.
high rank🏅
-3 in fiksipenggemar [240620]
-3 in njm [300620]
-3 in motor [300620]
-6 in nctfanfiction [030720]
-9 in najaemin [060720]
-3 in najaemin [090720]
-2 in najaemin [110720]
-1 in...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
votenya gaess cuma ngingetin doang ko hehe. selamat membaca karya sayaaa~
"Wohoo~ baso euy baso!"
"Minumannyalemonteaeuy."
"Baso si Natta yang bayar!"
"Minuman si Jaemin yang bayar!"
Natta menghela nafasnya berat, bencana besar tengah melandanya kali ini. Setelah memenangkan pikirannya, Natta mulai mengeluarkan uang senilai dua ratus ribu rupiah untuk di bayarkan membeli baso, untuk saja uangnya masih ada jika tidak, beuh di katain kere sama si Haechan nanti.
"Nih, makan aja sepuasnya."
"Anjay! Sultan mah bebas euy!"
"Yahaa~ gak tekor lu natt?"
"Mampus! Makanya kalo jadian bilang ke."
"Malah diem-diem baee deuih! Ah kumaha sih!"
Lagi, lagi Natta merotasikan matanya malas, sudah mah di traktir olehnya dan sekarang malah menghujatnya? Dasar manusia tidak ada akhlak kalian semua! Ku kutuk kau jadi batu baru taurasa kalian semua!
Dan akhirnya Natta duduk di samping Somi yang tengah berbincang ria dengan Herin. Tentu saja Somi maupun Herin yang melihat wajah Natta pun ingin tertawa. Kenapa demikian? Karena wajahnya sangat-sangat konyol.
"Kesel kenapa? Kesel karena kita minta di traktir hah? Ya salah kamu sendiri, kenapa jadian gak bilang-bilang hayoloh." Goda Herin.
"Aish, au ah sebel gue." Ucap Natta dan akhirnya membopong pipi kanannya sambil memainkan ponsel pintarnya.
"Jaemin! Pacar lo lagi bete nih!" Teriak Haechan.
"Ampass banget ih si Haechan!" Langsung saja Natta melayangkan tisu yang sedari ia remas-remas untuk menahan emosinya. Dan sekarang Haechan malah berbicara seperti itu?
Jangan salahkah Natta jika tisu itu masuk ke dalam mulut Haechan, "kurang asem lu natt! Ini tisunya masuk ke dalam mulut gue anjirlah!" Ucap Haechan sambil misuh-misuh tidak jelas.
"Rasain, emangnya enak." Ucap Natta masa bodoh tentang Haechan mah.
"Nih, kamu kenapa?" Tanya Jaemin sambil menyodorkan satu minuman di hadapan Natta.