Jangan heran kalau cerita ini hampir mirip sama cerita pemilik yang lain. Ya! Karena, cerita kaya gini itu banyak. So, ini semua hasil pemikiran aku sendiri. Real 100%. Dan hanya fiksi belaka.
~ Happy Reading~
❤
.
.
.
.
____________________________________________
Masa lalu ya masa lalu
Jangan diungkit dengan masa sekarang
____________________________________________
⚠Typo Bertebaran!!!!!
"Miss, wake up! 10 menit lagi jet mendarat" ucap pramugari tersebut sambil menepuk pelan lengan Sylvia'lah. Siapa lagi donk.
"Euggg....okay. Thanks" ucap Sylvia pada Pramugari tersebut sambil mengucek matanya. Pramugari tersebut tersenyum dan mengangguk kecil. Setelahnya kembali ketempatnya semula.
Sylvia bangkit dari tempat ia tertidur tadi. Berjalan menuju toilet jet sambil merenggangkan otot-ototnya. Sekedar menggambil sepenuhnya kesadarannya.
Setelah Sylvia membasuh wajahnya. Ia menuju tempat asalnya duduk. Mengambil beberapa alat make up'nya untuk dipoles di wajahnya. Tidak menor. Hanya tipis. Karena, Sylvia tidak suka menor.
Sambil menunggu jet mendarat. Sylvia mengabadikan moment ini sebentar. Ia mengambil camera'nya dan memfoto suasana awan yg putih-biru berseri-indah seperti itu.
Setelah memotret tersebut. Sylvia kembali melihat-lihat kembali foto yg telah ia potret.
Menarik. Satu kata itu yg menggambarkan foto yg telah Sylvia ambil. Beberapa foto saja. Ia berencana untuk mempostingnya nanti setelah mendarat.
Tak terasa, kini Sylvia tengah jalan menuruni tangga untuk menginjak lantai bandara.
Ya, Sylvia sudah berada di bandara Soekarno-Hatta.
Tak luput dari pandang orang-orang yg berada ditempat tersebut. Bagaimana tidak? Kecantikan sang Sylvia itu tak kalah saing dengan bidadari. Eh gk deng. Tapi, Sylvia ini benar-benar cantik.
Drttt...Drttt
Dengan cepat Sylvia melihat si penelpon.
Daddy.
Dengar segera Sylvia menggeser tombol hijau dan menempelkan Hp'nya di telingannya.
"Assalammu'alaikum Dad"
"Wa'alaikumsalam. Sudah sampai princess?" Tanya daddy di sebrang.
"Baru aja nyampe Dad" ucap Sylvia sambil mencari tempat untuk ia duduk.
"Ah iya. Bentar lagi abang twins nyampe jemput kamu yak" ucap Daddy yg bertepatan dengan Sylvia menjatuhkan bokongnya disebuah kursi besi panjang yg berada di situ.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Devil Cruel [COMPLETED]
RandomSebenarnya, ia ditakdirkan untuk bahagia atau tidak? Sylvia Queenella, Kini, ia yang tidak disangka akan berubah 180° dari sikap aslinya. Siapa sangka ia akan memasuki dunia gelap yang sangat dihindari oleh kebanyakan orang. Sikapnya pun dingin, dat...
![The Devil Cruel [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/218641726-64-k972037.jpg)