28. Annoying

12.9K 626 7
                                        

~ Happy Reading ~

.

.

.

.

_______ooooo_______

⚠ Typo Bertebaran!!!

****

Pagi ini, disebuah kamar. Tepatnya, kamar Sylvia. Gadis ini tertidur dengan pulasnya. Sehingga, badan Sylvia terasa lebih berat dengan adanya benda lumayan berat itu tiba-tiba. Sepertinya, benda itu memiliki bau aneh. Karena benda itu, tidur Sylvia terganggu.

Sylvia mengerjap-erjapkan matanya beberapa kali, menyesuaikan cahaya yang menerpa matanya.

Ketika setengah sadar, Sylvia melihat benda yang berada pada tubuh bagian perut hingga dadanya itu.

Sylvia masih samar-samar melihat benda itu. Sylvia meraba benda tersebut dan benda ini seperti bukan sebuah barang. Rasanya ini saat di sentuh, mulus, agak lembek tetapi memiliki tonjolan otot, dan ini seperti bau kaos kaki, nyengat banget.

WHAT THE HELL!?

Mata Sylvia melotot, saat menyadari apa yang tengah menindih badannya ini. Seketika, Sylvia menepis kaki seseorang itu dengan kasar yang seenak jidat berada di badannya.

Sehingga, sang empu kaki terganggu dengan aksi Sylvia yang menepis kasar kakinya itu. Dan ia bergumam tidak jelas.

"Apa si, ganggu orang lagi tidur aja!" Gumam sang empu kaki dengan suara serak khas orang bangun tidur.

Sylvia tidak memperdulikan gumaman orang tersebut yang tidak tau siapa orangnya. Sylvia kembali menutup matanya lagi dan memeluk guling yang berada di sampingnya itu.

1 menit

2 menit

3 menit

5 menit....

Ceklek...

"Oww shit!" Maki orang yang membuka kamar Sylvia dan melihat ke arah kasur yang sedang berpenghuni tersebut.

Kini, terlihat di atas kasur empuk itu dengan seorang gadis tertidur dengan memeluk guling dari samping dan seorang lelaki tidur dengan posisi kepala bergelantung ingin jatuh dari kasur dan kaki yang sudah berada di lantai, selimut yang sudah berada di lantai, yang awalnya mereka gunakan bersama untuk menghangatkan tubuh mereka dari hawa dingin, akibat AC.

Seorang lelaki yang membuka pintu tersebut hanya dapat menggelengkan kepalanya saja.

Ia berjalan hendak membangunkan kedua manusia kebo itu. Belum sempat 3 langkah, dering Handphone sudah berbunyi nyaring di saku celana jeans panjang yang dikenakan lelaki tersebut.

Mommy

Kata itu lah yang tertera di layar Handphone milik lelaki tersebut. Lalu, ia mengangkat Vidcall tersebut dan sudah menampilkan wajah mommy serta daddy 'nya disana. Terlihat, mereka tengah tersenyum dengan lelaki ini. Dan lelaki tersebut dengan senang hati membalas senyuman dari mereka, mommy and daddy 'nya.

"Hallo bang saka" sapa mommy 'nya dari seberang sana.

"Hello mom, kenapa nelpon?" Tanya Arsaka dengan senyuman yang masih tercetak jelas lengkungan di bibirnya itu.

The Devil Cruel [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang