~ Happy Reading ~
.
.
.
.
.
______ooooo______
⚠Typo Bertebaran!!!
****
Bel pulang telah berbunyi sejak 10 menit yang lalu. Namun, Sylvia masih berada dalam kelasnya. Sendirian. Ya sendirian, sahabat-sahabatnya telah pulang duluan. Jika Sylvia tidak memaksa mereka untuk pulang maka mereka tak akan meninggalkan Sahabatnya ini.
Sylvia hanya diam duduk dikursi miliknya yang hanya ia menepatinya, kursi sebelahnya kosong. Karena memang kursi itu tidak berpenghuni.
Sylvia larut dalam lamunannya. Entahlah, tiba-tiba saja masa lalunya terputar kembali di benak pikiran Sylvia. Padahal Sylvia berusaha untuk melupakan kejadian itu. Namun, semuanya nihil.
'Ck! Gk ush sok ngeluarin air mata buaya lo deh yak. Seharusnya lo tuh mikir dulu bego. Udh gila lo yak'
'Nyesel sih gue sahabatan sama lo. Dasar bitch gk tau diri lo'
'Gue sih gk nyangka bisa punya pacar kek lo__eh! Sorry! Sekarang kita gk ada hubungan apa-apa lagi'
Kepingan kejadian masa lalu yang terjadi 2 tahun lalu berputar-putar di benak pikiran Sylvia, seperti kaset rusak saja.
Sylvia masih kecewa dengan keluarganya apalagi dengan sahabatnya. Walaupun sekarang ia sudah bertemu dengan sahabatnya dan mantan pacarnya?! Itu.
Rindu? Sudah pasti
Kecewa? Sangat
Marah? Sedikit
Tidak, Sylvia tidak marah kepada mereka semua. Hanya saja rasa kecewanya yang melanda keseluruh tubuhnya bahkan mulai menguasai benak pikirannya.
Tak terasa, ternyata setetes air mata Sylvia jatuh mengalir di pipinya yang sontak membuyarkan lamunan Sylvia.
15:20
Sylvia melihat arloji yang melingkar ditangannya dan ia tak menyangka, ia melamun selama 20 menit di kelas.
Sylvia beranjak untuk keluar kelas dan berjalan menuju parkiran khusus petinggi. Sylvia jalan dengan santainya, karena memang sekolah sudah sangat sepi. Tidak ada seorang murid pun kecuali Sylvia.
Sylvia menjalankan mobil sport merah miliknya dan melaju di jalan raya dengan kecepatan diatas rata-rata. Sudah menjadi kebiasaannya itu. Mendapatkan sumpah-serapah dari pengendara lain pun sudah menjadi sebuah kebiasaan yang Sylvia dengar.
10 menit...
Waktu Sylvia untuk menuju mansion kedua orangtuanya hanya membutukan waktu 10 menit.
"Mobil siapa?" Tanya Sylvia pada dirinya sendiri kala matanya menangkap benda asing berada di depan mansion. Mobil ini begitu asing untuk mata Sylvia.
Sylvia hanya mengangkat bahunya acuh. Lalu memasuki mansion lewat pintu depan.
"Assalamu'alaikum" ucap Sylvia saat memasuki mansion besar tersebut.
"Lah, kok sepi kagak ada orang" gumam Sylvia saat melihat keadaan mansion ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Devil Cruel [COMPLETED]
De TodoSebenarnya, ia ditakdirkan untuk bahagia atau tidak? Sylvia Queenella, Kini, ia yang tidak disangka akan berubah 180° dari sikap aslinya. Siapa sangka ia akan memasuki dunia gelap yang sangat dihindari oleh kebanyakan orang. Sikapnya pun dingin, dat...
![The Devil Cruel [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/218641726-64-k972037.jpg)