15. Aksi Agatha

10.9K 535 36
                                        

~ Happy Reading ~

~o0o~

Pagi ini, seorang gadis yang masih tertidur pulas, nafas teratur dan memeluk gulingnya masih berada pada alam mimpi.

Bunyi jam wekernya selalu berbunyi dari tadi. Tetapi, sepertinya gadis ini tidak terganggu sama sekali.

Sehingga pintu kamar sang gadis di ketuk beberapa kali oleh sang pengetuk. Tetapi tidak ada jawaban dari sang gadis.

Sehingga si pengetuk akhirnya masuk ke kamar sang gadis yang kebetulan tidak dikunci. Sang pengetuk hanya menggelangkan kepalanya dan menghela nafas kasar, kala melihat sang adik masih tertidur dengan nyenyak tanpa terganggu oleh si jam weker.

"Dek bangun, sekolah hari ini. Cepet bangun." ucap Lans lembut sambil mengusap lembut kepala Sylvia.

"5 menit lagi." ucap Sylvia sambil mengangkat sebelah tangannya yang menunjukan kelima jarinya.

"Ayo bangun ntar telat. Mau abang tinggalin lagi, hm." ucap Lans lagi.

"Iya, nih dah bangun." ucap Sylvia yang tadinya tidur sekarang menjadi duduk. Mengucek-ucek matanya, mengembalikan ototnya dengan merentangkan kedua tangannya.

"Dah sana. Sylvia mau mandi." ucap Sylvia sambil mengibaskan tangannya untuk menyuruh Lans pergi.

"Etdah, ngga tau terimakasih emang. Udah dibangunin malah diusir." guman Lans sambil berjalan keluar kamar.

"Kedengeran, bang." ucap Sylvia yang sudah berada di depan pintu kamar mandinya.

"Hehe," cengengesan Lans dan langsung keluar kamar Sylvia untuk turun kebawah.

Sylvia sedang melakukan ritualnya yaitu mandi. Setelahnya ia menuju walk in closet dan menuju tempat riasnya seperti biasa menggunakan bedak serta lipbalmnya sedikit saja.

Sylvia turun kebawah untuk sarapan bersama keluarganya.

"Morning all." ucap Sylvia.

"Morning too." ucap mereka yang pastinya itu, Ortu dan dua abangnya.

Sylvia beranjak makan nasi goreng buatan mommynya yang menjadi makanan favoritenya.

Setelah selesai makan Sylvia dan Lans pergi ke sekolah bersama.

15 menit waktu mereka untuk menuju sekolah yang tentunya dari rumah menuju sekolah.

Sylvia dan Lans berjalan bersama melewati koridor sekolah dan hari ini Sylvia medapatkan sarapan pertamanya disekolah dengan bisikan bisikan para siswa-siswi sekolah.

"Eh gue ngga nyangka ya Sylvia bisa lakuin itu."

"Gue kira dia anak yang baik-baik."

"Cantik luar busuk dalem."

"Ogah gue berteman ama kuman."

"Masih ngga nyangka sih."

"Kasihan Agatha di bully sama dia."

The Devil Cruel [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang