~ Happy Reading ~
____________________________________
⚠Typo Bertebaran!!!
****
Senin?
Kembali lagi dengan hari senin.
Teruntuk Semua pelajar, apakah kalian senang jika dihadapkan dengan hari senin?
9 dari 10 persen pelajar pasti jawabannya, tidak? Right?
Mungkin ada juga yang menyukai hari senin. Apalagi bagi anak rajin yang gemar dengan pelajaran, sebagian ada yang hobby dengan belajar.
Tetapi, bagi yang tidak menyukainya, hari itu juga akan terasa membosankan. Apalagi disuguhi dengan upacara bendera, terik matahari yang sangat mengganggu akan meresap banyak energi, bukan?
Disinilah Sylvia beserta teman-temannya. Berdiri di barisan kelas masing-masing ditengah terik matahari dan mendengarkan nasihat dari kepala sekolah----Andre.
Bosan!
Satu kata yang dapat menggambarkan lapangan luas di SMA MERAK ini. Banyak murid yang mengeluh karena sedari tadi hanya berdiri, berdiri, dan berdiri. Mereka hanya bisa berbisik-bisik, tidak berani bersuara lebih keras lagi, jikapun ada habislah.
"Anjer, berapa lama lagi si?!" Keluh Mildan pada barisan kelasnya, depresi sudah dengan upacara yang tidak ada ujungnya ini.
"Emang biasanya lama kaya gini yak?! Kenapa gue ngga bolos aja tadi!!" Kesal Jordan yang berada di samping Mildan.
"Eh anjer siapa tuh yang pingsan?!!" Terkejut Mildan saat melihat salah satu murid yang kira-kira anak kelas 11 pingsan.
"Wah parah nih! Lamain aja trus upacaranya sampe semua murid pingsan sekalian!!" Ucap Jordan sambil melihat siswi yang pingsan tersebut digotong oleh beberapa teman sekelasnya, cowo.
"Bisa diem ngga lo pada?!!" Bisik Disty selaku teman satu kelas Sylvia dan Roland dkk.
"Ngga bisa sumpah! Lama banget anjer!" Tukas Mildan lagi.
"Eh lo pada bosen ngga sih?!" Bisik Jordan pada barisan kelasnya.
"Bosenlah! Siapa bilang ngga?!!" Balas Bisma yang berada di depan Jordan.
"Heh kalian yang bisik-bisik! Bisa diem ngga?!!" Tegur kepala sekolah----Andre yang melihat Jordan serta yang ikut berbisik tadi.
"Tau nih lama banget lagi!" Ucap Jordan yang tidak mendengar jelas teguran dari Andre.
"Ssstt....Jor diem!" Bisik Mildan pada Jordan dan menyikut lengan Jordan.
"Apa si?!" Kesal Jordan pada Mildan dan mendongakan kepalanya melihat wajah Mildan.
Mildan memberi intruksi pada Jordan untuk menghadap kedepan dan pada saat Jordan menghadap kedepan, ia melihat Andre menatapnya dengan tatap tajam miliknya.
"Anjer, kenapa lo ngga bilang!" Bisik Jordan yang menggaruk tengkuknya dan menunduk malu. Mildan tidak menimpali kesal dari Jordan.
Murid-murid yang lain menahan tawa mereka agar tidak pecah untuk menertawakan kelakuan Jordan.
Sekitar satu jam lamanya upacara bendera ini terlaksanakan. Murid-murid seperti terlepas dari siksa yang mendalam dan kini merasa lega.
Di kelas 12 Ipa 2, hanya ada Sylvia dkk dan beberapa murid lainnya. Roland dkk mungkin kekantin. Sebelum memulai Pelajaran, murid-murid dikasih 10 menit untuk istirahat.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Devil Cruel [COMPLETED]
CasualeSebenarnya, ia ditakdirkan untuk bahagia atau tidak? Sylvia Queenella, Kini, ia yang tidak disangka akan berubah 180° dari sikap aslinya. Siapa sangka ia akan memasuki dunia gelap yang sangat dihindari oleh kebanyakan orang. Sikapnya pun dingin, dat...
![The Devil Cruel [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/218641726-64-k972037.jpg)