40. Sylvia VS Lucy

12.9K 608 11
                                        

Maaf, aku unpublish tadi. Scroll ke bawah, ada dialog tambahan.

~ Happy Reading ~
__________________________________

****

"ASSALAMU'ALAIKUM, WE'RE BACK DENGAN SELAMAT SENTOSA TANPA ADA LECET SEDIKIT PUN, DA___Mphhh." Ucapan Sylvia, eh ralat! Teriakan Sylvia terpotong dengan bekapan dari Sella yang berjalan disampingnya untuk menuju ruang keluarga. Kemungkinan mereka berkumpul disitu.

"Eh, bisa ngga tuh mulut di kecilin dikit aja volume-nya. Heran gue sama lo." ucap Sella yang masih membekap mulut Sylvia.

Sylvia memukul-mukul tangan Sella karena sudah kehabisan nafas dan mungkin akan segera pingsan setelah ini.

"Hoshh... hoshh." deru nafas Sylvia sudah jelas tidak teratur. Sylvia menghirup nafas sebanyak-banyaknya. Pasokan oksigen berasa habis dikarenakan bekapan dari Sella. Sella yang sadar tadi langsung melepaskan bekapannya dari mulut Sylvia dan nyengir seperti tidak melakukan apa pun.

"Gila lo La, Via hampir pingsan gara-gara lo." ucap Jessie yang berada di belakang bersama Nita.

"Bukan salah gue yak, dianya aja yang baru masuk udah keluar tuh toa." ucap Sella yang membela dirinya.

Ngga tau diri nih orang' batin Sylvia.

Sylvia menatap tajam ke arah Sella. Yang ditatap langsung diam tak berkutik. Hebat, sungguh hebat.

"Wa'alaikumsalam, aneh! Katanya udah tobat. Tapi masih aja sama." ucap Mommy saat Sylvia dkk sudah berada di ruang keluarga.

"Hehe, kebiasaan Mom biasa lah." ucap Sylvia sambil bersaliman dengan Mommy nya.

"Mereka temen kamu semua sayang?" Ucap Mommy yang melihat ketiga sahabat Sylvia.

"Yaiyalah Mom ya kali Via bawa musuh kesini kan ngga masuk akal." ucap Sylvia sambil memutar bola matanya.

"Kenalan dulu donk. oh ya, duduk, duduk dulu." ucap Mommy.

"Nah, ini namanya Sella, yang disebelahnya itu Jessie, terus di sebelah Jessie itu Nita. Nita itu temen lama Via dulu." jelas Sylvia yang duduk di sebelah Mommy nya.

"Oh, cantik semua anak gadis ini. Kalah anak Mommy." ucap Mommy sambil tersenyum ke arah ketiga sahabat Sylvia itu dan dibalas senyum juga oleh mereka. Sylvia? Jangan ditanya, cemberut sudah ini anak.

"Mommy, disini masih ada orangnya loh, ya." ucap Sylvia.
"Oh iya, Bunda mana Mom?" Lanjut Sylvia bertanya pada Mommy nya.

"Ada di dapur tuh, ngga tau ngapain." ucap Mommy.

"Didapur? Yaudah Via dateng Bunda dulu ya Mom, sekalian bikinin minum untuk tiga curut itu." ucap Sylvia dan berlalu pergi.

"Via lo kok ngeselin sih." ucap Jessie yang tidak terima dengan pengakuan Sylvia terhadap dirinya.

"Haha, memang begitu tuh anaknya, rewel." ucap Mommy yang sesekali tertawa melihat tiga sahabat Sylvia.
"Oh iya, kalian udah lama ya sahabatan sama Via?" Lanjut Mommy bertanya.

"Iya tan, kita berdua udah 2 tahun bareng Via saat kita di korea. Nah, Nita itu kita baru ketemu pas masuk sekolah di sekolahnya Via." jelas Sella pada Mommy.

"Oh Nita masa lalu bukan?" Tanya Mommy sambil melihat Nita.

Nita hanya membalas dengan senyuman dan anggukan kecil.

Cukup lama mereka berbincang sehingga tak terasa Sylvia sudah datang dengan nampan berisikan minuman untuk teman-temannya dan juga untuk dirinya yang pasti. Di sampingnya ada Bunda.

The Devil Cruel [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang