Hay guys !
Yuhuuu😄
Author cameback😊
Tadi author sudah menjalani Ujian Tertulis Berbasis Komputer
Doakan ya semoga lulus di universitas yang selama ini sangat sangat sangat sekali lagi sangat author dambakan 🙏
Selamat membaca "Rasyi"
Jangan lupa vote dan komen yang banyak🙏
☘☘☘☘☘
Terlalu sering percaya
Namun pada akhirnya di kecewakan
-Afinda Nurul Mufiqoh
☘☘☘☘☘
Arsy duduk di salah satu kursi yang ada di kantin,sembari menunggu Rafael membelikannya ice cream.
Saat ini Arsy merasa senang sekaligus was-was. Ia khawatir ada salah satu teman sekelasnya melihat ia bersama Rafael.
"Arsy?" Sapa sebuah suara tapi lebih terdengar seperti pertanyaan untuk memastikan jawaban.
Arsy yang mendengar namanya disebut segera menoleh ke arah sumber suara.
"Lo ngapain disini?" Tanya Hilmi.
Arsy menghela nafas sesaat lalu menjawab pertanyaan Hilmi dengan malas "Di hukum."
"Oh gitu." Ujar Hilmi sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Boleh duduk disini?" Hilmi terus berusaha untuk mencari pertanyaan lain agar Arsy mau membuka suara.
"Kursi lain banyak yang kosong." Jawab Arsy tanpa menatap lawan bicara. Ia terkesan malas untuk memperpanjang obrolan saat ini.
Mungkin jika ia tidak sedang menunggu Rafael dapat di pastikan bahwa ia sudah pergi dari tadi sesaat setelah Hilmi menyapanya.
"Lo sendiri?" Tanya Hilmi lagi tetap keukeh. Hilmi juga dengan santainya menarik kursi yang berada di depan Arsy.
Arsy yang mendengar decitan suara goresan akibat dari bergesekannya kursi yang di tarik Hilmi dengan lantai menoleh ke arah sumber kegaduhan.
Ia mengerutkan keningnya lalu mengalihkan pandangannya ke arah ponsel. Seakan-akan tidak peduli dengan kehadiran Hilmi.
"Lo sendiri?" Ulang Hilmi.
"Nggak." Jawab Arsy ketus.
"Sama Viona?" Tanya Hilmi lagi.
"Nggak." Jawab Arsy masih ketus.
Mendadak suasana hening. Hilmi seperti dapat membaca situasi bahwa Arsy tidak nyaman akan kehadirannya.
Sedangkan Arsy sangat berharap Hilmi segera pergi. Ia sudah sangat muak dengan tingkah Hilmi yang menjadikannya seperti layangan.
Di tarik ulur terus, sampai suatu saat Hilmi melihat layangan lain yang lebih menarik. Lalu membiarkan layangan sebelumnya terbang di bawa angin bahkan tersangkut di pohon sampai hancur tak berbentuk lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rasyi
RomantikNabila Arsyinuri yang biasanya disapa Arsy adalah seorang gadis cantik,ceria,kocak,dan sangat bersahabat. Sempat beberapa kali terlibat dalam kasus PHP (Pemberi Harapan Palsu) bukan menjadi pelaku tapi menjadi korban. Sesekali menyukai laki-laki . N...
