Zee membawa beberapa botol wine dan juga sebuah bouquet bunga cantik berwarna lilac ,
berjalan begitu percaya diri dengan penampilannya yang sudah rapi dan
terlihat sederhana dengan sweater jeans abunya
(*style casual ) .
Langsung menekan bel sesampainya
di depan rumah si Marsha
"Woah ... apa ini ?"
(Marsha terlihat setengah kaget begitu pintunya terbuka )
"Supprise "
(Zee tersenyum manis sambil
memberikan bouquet lavender yang dipeganginya itu )
"Tiba² supprise nih ?
thank you ya "
(Marsha tersenyum manis sekali )
"Syukur deh kalo lo suka ,
gue sempat ragu loh tadinya "
"Kenapa ? "
"Ya ... takutnya lo ga suka aja -
kalo gue bersikap begini ,
sedikit berlebihan iya kan ?
soalnya di salah satu artikel yang gue temuin di internet tertulis bahwa sesungguhnya mayoritas wanita di muka bumi ini ternyata suka banget ama supprise yang beginian ...
makanya gue ikutan "
(Zee tersipu malu sambil mengelus belakang lehernya )
"Ga mesti kepoin internet kali ,
kan bisa tanya langsung aja ke gue biar sederhana + ga pake ribet juga "
(Zee malah tertawa puas berkat leluconnya si Marsha yang kurang berakhlak itu )
"Kok ketawa ?
ada yang lucu ya ? "
"Lo ... manis banget sih Sha "
"Gue lagi serius loh ini ...
lain kali kalo mau tau kesukaan gue tanyain langsung aja oke "
"Tapi kan ...
jadi bukan suprrise lagi
dong itu namanya ? "
"Iya juga sih ,
emang gimana baiknya dong ? "
"Entahlah ... gue juga belom nemu gimana caranya meluluhkan hati orang selain disuap pake hadiah "
"Ga bisa dan itu ga mungkin Zee ,
karena point terpentingnya adalah harus saling menguntungkan ,
layaknya simbiosis ...
mana ada kan orang yang ngerasa senang kalo keterusan dimanfaatin ?
pada akhirnya mereka juga butuh imbalan atau keinginan yang perlu dipenuhi sebagai apresiasi atas usaha yang udah dilakukannya bukan ?
Ga ada yang gratisan di dunia ini karena setiap hal itu punya nilai
tersendiri biar bisa dianggap lebih berharga toh .
Faktanya manusia itu
memang makhluk perhitungan ,
bahkan sampah sekalipun ...
masih bajal didaur ulang biar
bisa lebih berguna kan ? "
"Ngeri amat sih filosofi nya ?
gue jadi merinding gini loh
dengernya ... serius "
(Zee berakting kedinginan sambil memeluk tubuhnya yang jelas terasa hangat itu )
"Ga perlu drama gitu juga kali ,
mungkin pernyataan gue terkesan kasar tapi lo juga perlu tau kalo hidup itu emang ga sepolos yang selalu kita bayangkan Zee .
Udah deh buruan masuk sini ! "
(Marsha menarik lengannya Zee
agar segera ikut dengannya )
"Mama mana ? udah tidur ? "
(memperhatikan sekeliling
ruangan yang terlihat sepi )
"Mama ya ?
udah pulang tadi siang "
"Pulang ?
jadi lo ditinggal sendirian ? "
"Ya kan gue emang hidup
sendirian sebagai anak rantau ,
lagian tinggal disini kan biar lebih dekat ama cafe aja jadi ga
kelamaan otwnya gitu deh "
"Oh begitu ...
btw mama kapan kesini lagi ya? "
"Bulan depan mungkin "
"Yah ... padahal gue udah berencana mau nghabisin hari libur bareng kalian loh ntar "
"Oh jadi mau nyogok nih ceritanya ? "
"Ga gitu juga sih ...
lebih sopannya mau pendekatan dulu sama calon mertua buat minta restu sekalian "
KAMU SEDANG MEMBACA
Be The Only 1 ( End )
DragosteKisah cinta yang terlambat diantara 3 orang yang saling terlibat dalam sebuah hubungan rumit . Aldo yang terlambat menyadari perasaannya harus merelakan Marsha yang dicintainya menikahi pria lain yaitu Zee . Masalah barupun muncul dimulai dari kesal...
