Hari Keberangkatan dan Permulaan Segalanya

382 46 0
                                        

Pukul tujuh pagi ini, para perwakilan peserta program Genetics, termasuk aku, telah berkumpul di depan gedung pertemuan utama. Hanya sesaat setelah Raina -orang terakhir yang datang- menunggu, transportasi roda empat bergerak mendekat kearah kami. Masuklah kami ke dalam mobil yang ternyata adalah transportasi pengantar bagi kami,

Entah kemana.

Tepat setelah memasuki mobil, aku dapat melihat kaca gelap yang memisahkan jok pengemudi dengan jok penumpang. Aku dan empat orang lain yang berada di bangku belakang saling berpandangan heran, "Kenapa kita tampak seperti tahanan dibanding perwakilan sekolah?"

Aku mengangguk saat mendengar perkataan Dane dari kursi penumpang tengah, dapat kulihat Raina yang duduk bersamaku di kursi penumpang belakang setuju pula dengan perkataan Dave. "Kalian tahu sesuatu yang mungkin penting dari program ini? Untuk informasi saja." tanyaku.

"Aku hanya tahu gosip yang kau tanyakan kepada Bu Fera saat itu." balas Raina kepadaku. Tiba-tiba, Clove seperti menyadari sesuatu, "Aku dapat merasakan perangai wanita itu kurang baik." Perkataan serius Clove membuat kami semua menatapnya.

"Maksudmu?" tanyaku lebih lanjut.

"Pertama pastinya dari umur. Dia terlihat bertahun-tahun lebih tua dari usianya. Kemudian, aku dapat merasakan ambisi dari matanya. Senyumnya memancarkan keinginan yang sangat kuat dan caranya bernafas menunjukkan keinginannya bukan sesuatu yang... Baik, setidaknya menurutku." Aku menggeleng-geleng tidak mengerti sembari menautkan alisku.

"Apa kau belajar meramal dengan raut wajah, Clove?" Clove menggeleng menanggapi Dane, wajahnya yang sangat ceria menjadi serius seketika.

"Aku tahu kau memakan sesuatu yang pedas dan berkonflik dengan nenekmu kemarin malam." tunjuk Clove pada Dane tiba-tiba. Wajah Dane yang tampak terkejut membuktikan ucapan Clove benar. Sebelum Dane bertanya, Clove berkata suatu hal yang membuatku terkejut,

"Aku punya kemampuan khusus, Face Profiling."

"Maksudmu melihat karakter dan peristiwa dengan hanya menatap wajah seseorang?" Clove menggeleng, "Aku tidak bisa membaca peristiwa yang terlalu lampau, hanya beberapa hari lalu, dan itu tergantung dari raut wajah orang tersebut pula. Untuk sisanya kau benar. Aku dapat membaca karakter dan umur, walaupun kebenarannya hanya 98%."

Menariknya, Nic yang hanya diam sedari tadi, tiba-tiba menyahut, "Kau mempelajari caranya, kan? Hal ini dapat dipelajari oleh orang yang tertarik akan hal itu."

"Jika saja aku mempelajarinya, aku tidak akan mengatakan itu 'kemampuan khusus'." sahut Clove. Nic seketika menatapku, Dane, dan Raina bergantian dengan cepat. Aku yang tidak mengerti akan perlakuannya hanya mengikuti apa yang Ia lakukan, dan dapat kulihat wajah Dane terkejut -walaupun Ia terlihat mencoba menyembunyikannya- dan wajah Raina yang menjadi sangat serius.

"Aku tidak mengerti. Jadi kau mengatakan umur wanita itu kemarin karena kau memang mengetahuinya, bukan menebaknya?" Clove mengangguk, "Aku tidak sengaja mengatakannya saat itu."

"Apa kalian menyadari sesuatu setelah mendengar perkataannya?"

Nic lagi-lagi berkata sesuatu yang tidak kumengerti, tetapi Dane perlahan mengangguk, sedangkan Raina hanya diam. "Raina? Kau menyadarinya?" Pertanyaan Nic dibalas dengan gelengan oleh Raina, "Aku tidak yakin. Mungkin hanya halusinasiku."

"Lalu, bagaimana dengan orang lain, Clove? Seperti pengemudi kendaraan ini misalnya?" tanya Dane yang dibalas dengan, "Lelaki yang menjadi pengemudi kita tampak sangat ramah, pikirannya saat ini dipenuhi keluarga dan kedua anak yang baru ditemuinya kemarin malam, dan... Banyak hal lagi, tetapi Ia... kurasa... baik."

The GeneticsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang