"Sayang apa yang terjadi dengan Kai?!" Ucap Hoseok yang datang bersama Yoongi.
"Kai ditabrak hiks.. Aku melihat mobil itu menabrak Kai hiks.." Ucap Jira menangis dipelukan sang suami.
Sedangkan Yoongi hanya diam ia juga merasakan kesedihan yang dialami oleh keluarga Hoseok ini.
"Kai...." Lirih Yoona yang sedari tadi terdiam di kursi sambil menundukkan kepalanya.
"Yoona,kau yang sabar ya." Yoongi duduk disebelah anak perempuan itu.
Yoona hanya menatap Yoongi dan mengangguk setelah itu ia kembali menundukkan kepalanya.
Yoongi menghela nafasnya kasar setelah itu mendekati Hoseok.
"aku curiga yang melakukan itu Taemin." Bisik Yoongi ditelinga Hoseok ia tak mau membuat Jira mendengar itu.
"Aku juga berpikir begitu. Yoongi bisa kah kau membawa Yoona pulang? Aku kasihan melihatnya seperti itu. Aku yakin dia shock sekali. Ditambah lagi dia masih kecil. Aku dapat merasakan ketakutannya." Hoseok tau betul apa yang dirasakan Yoona. Karena ia pernah mengalami itu juga.
Setelah itu didepan ruangan operasi hanya ada Jira dan Hoseok. Jira tak henti henti nya menangis. Ia terus memanggil nama Kai.
"Hoseok Kai pasti selamatkan?" Ucapan itu terus terucap oleh Jira. Hoseok begitu sedih sekali. Ia tak bisa berbuat apa apa. Ia merasa gagal menjaga Kai.
Tiba tiba saja dokter keluar dari ruangan operasi.
"dok bagaimana keadaan adik saya?" Tanya Hoseok sambil merangkul istrinya.
"Pasien kehilangan banyak darah. Ditambah lagi benturan dikepalanya begitu keras,kami sudah berusaha sekuat mungkin.... Tapi usaha kami gagal.... Maaf pasien tidak bisa diselamatkan."
Deg.
Bagaikan disambar petir Jira tak kuasa mendengar adiknya meninggal ia merosot kebawah dan menangis.
"GAK DOK GAK!! DOKTER PASTI BERCANDAKAN!!! DOKTER BOHONG!!" Teriak Jira sambil menunjuk dokter yang sudah menundukkan kepalanya.
"Sudah sayang. Ikhlaskan Kai..." Lirih Hoseok memeluk erat tubuh istrinya.
Jira terus menggelengkan kepalanya ia menangis terus menerus hingga ia tak sadarkan diri.
.
.
.
.
.
.
"Sayang bangun dong...." Lirih Hoseok menggenggam tangan istrinya. Ia tak bisa melihat istrinya begini. Ia sangat terpukul.
Tangan Jira bergerak,perlahan ia membuka matanya dan menghadap ke wajah Hoseok.
"Hoseok kau tau? Aku tadi bermimpi Kai meninggalkan kita. Astaga untung cuman mimpi." Ucap Jira terkekeh. Kemudian ia kembali terdiam.
"Dimana Kai? Aku ingin menemuinya. Aku ingin mengatakan sesuatu kepadanya." Hoseok bungkam. Ia tak bisa menjawab apa apa.
"Jira... Itu bukan mimpi.. Kai memang benar benar meninggalkan kita." Sedetik kemudian Jira kembali menangis. Hoseok berusaha untuk menenangkan Jira. Ia memeluk tubuh Jira.
Hoseok ingin sekali menghajar Taemin. Tetapi ia tak dapat menemukan Taemin dimana mana setelah kejadian penculikan kemarin. Entah apa yang dilakukan pria gila itu.
.
.
.
.
Kini Hoseok,Jira,Yoongi dan Yoona berada dipemakaman Kai. Soal Jaehyun ia sudah mengetahui tentang kematian Kai. Ia sangat sedih sekali dan meminta maaf kepada Jira karena tak datang.
"Kai kenapa ninggalin Nuna kayak gini? Kamu kan mau lihat keponakan kamu. Kamu kan udah janji mau jagain keponakan kamu ini kalo Nuna sama Hyung gak dirumah. Kamu jahat kenapa ngingkarin janji." Ucap Jira menangis sambil memegang batu nisan sang adik.
KAMU SEDANG MEMBACA
Contract Marriage (END)
RomanceMenikah memang adalah sebuah kebahagiaan setiap orang. Berbeda dengan Lee Jira menikah baginya adalah sebuah petaka, ia harus menikah dengan lelaki yang tak dicintainya dan mengidap penyakit bipolar. Demi mencukupi biaya keluarganya ia rela menikah...
