Flashback...
"Taemin.... Kenapa dia terus memperhatikan Jira dan temannya itu. Seperti nya ada yang tidak beres disini." Ucap Yoongi menaikkan alisnya dan berpura pura memesan ruangan yang agak dekat dengan ruangan Sanha dan Jira.
Ia tak bisa masuk keruangan itu,jadi ia hanya berdiam didalam ruangannya sambil sesekali memperhatikan Taemin.
Sudah 30 menit Jira dan Sanha tak keluar dari ruangan itu. Tiba tiba saja Taemin masuk kedalam ruangan itu sambil membawa kayu? Yoongi pun membelalakkan matanya mengingat Jira tengah hamil.
"Sial,aku harus masuk kesana." Yoongi pun berlari,tetapi seorang pelayan melarangnya untuk masuk.
"tidak boleh tuan,ruangan ini sudah dipesan." ucapnya.
"jangan halangi aku." Ucap Yoongi dengan datar.
Melihat aura Yoongi yang menyeramkan tersebut membuat pelayan itu menundukkan kepalanya dan pergi begitu saja.
"Dasar pengecut." Cibir Yoongi ia ingin membuka pintu nya. Tetapi pintu nya terkunci. Ia mendengar samar samar suara Jira yang meminta tolong dan menangis.
"sialan dikunci!! Bagaimana ini?!" Yoongi tak punya cara lain ia pun mendobrak pintu tersebut.
"SIAPAPUN TOLONG AKU!!" Suara Jira begitu bergetar dan ketakutan. Entah apa yang dilakukan Taemin kepadanya.
Brak!!!
"Lepaskan dia sialan!!" Ucap Yoongi. Sedangkan Taemin hanya tersenyum dan berjalan mendekati Yoongi. Sanha tengah memegang Jira agar tak lepas.
"eh? Min Yoongi... Pria dingin yang sangat dekat dengan ku semasa SMA. Kita masih sahabat bukan?" Ucap Taemin dengan nada remehnya sesekali terkekeh.
"lepaskan Jira." Ucap Yoongi to the point.
"kau masih sama ternyata. Tak suka basa basi. Hey tenanglah aku hanya sedikit bermain dengan Jira." Dasar lelaki psikopat batin Yoongi sambil menatap tajam ke arah Taemin.
Yoongi pun memandang kearah Jira yang ketakutan.
"kumohon bantu aku..." Lirih Jira memandang manik mata Yoongi.
Yoongi mengangguk dan langsung menendang Taemin.
Pria itu tersungkur dan berdiri sambil membawa kayu tersebut ia melayangkan kayu itu kearah kaki Yoongi. Tetapi nihil Yoongi pandai mengelak.
Tiba tiba saja dari arah belakang ada yang memukul kepalanya. Yoongi tersungkur kedepan dan mendapati luka dan bibir nya yang berdarah.
"Sialan. Berani nya kau memukul ku." Yoongi berdiri dan menghajar habis habisan anak buah Taemin.
Ketika Yoongi lengah, Taemin dan Sanha pun hendak membawa Jira pergi dari ruangan itu.
"YOON- mmhmpp." Yoongi pun menoleh dan berlari mengejar Sanha dan Taemin.
Ketika mereka sampai diluar dengan cepat Yoongi menahan tangan Jira.
"Yoon tolong aku..." Lirih Jira memegang erat genggaman Yoongi.
Dengam cepat pula Sanha menepis tangan mereka berdua. Mereka bertiga masuk kedalam mobil.
"Arghh!! Aku harus mengejar mereka." Yoongi pun berlari dengan sekuat tenaga ke arah mobil dan menjalankan mobilnya di atas rata rata.
Yoongi ingin sekali menyalip mobil milik Taemin. Tapi sangat beresiko sekali. Ia menyamakan mobilnya dengan mobil milik Taemin.
"LEPASKAN DIA BRENGSEK!!" Teriak Yoongi dari luar jendela.
KAMU SEDANG MEMBACA
Contract Marriage (END)
RomanceMenikah memang adalah sebuah kebahagiaan setiap orang. Berbeda dengan Lee Jira menikah baginya adalah sebuah petaka, ia harus menikah dengan lelaki yang tak dicintainya dan mengidap penyakit bipolar. Demi mencukupi biaya keluarganya ia rela menikah...
